Tag Archives | restaurant

Sana Sini Restaurant, Western Food with a Twist

Smoked Wagyu Brisket

Smoked Wagyu Brisket

Menjadi satu dari lima gerai F&B yang ada di Pullman Jakarta Indonesia, Sana Sini Restaurant yang pernah menerima award sebagai The Best Buffet Variety versi Now Jakarta! Best Restaurants, Bars and Café Awards 2014 ini, menawarkan sensasi kuliner dari aneka masakan Eropa—termasuk Western food lainnya dan juga kuliner Asia.

Carrot & Miso Tahini with Nori

Carrot & Miso Tahini with Nori

Western Food with a Twist

Chef Cameron Michael Gardiner, Executive Chef Pullman Jakarta Indonesia, menyajikan beberapa kreasi sajian buffet maupun ala carte, khususnya untuk menu Western food dengan twist yang unik.

Di Carving Station ini, ada variasi menu Smoked Wagyu Brisket yang diasap selama 12 jam. Smoked Wagyu Brisket ini dapat dinikmati dengan mashed potato, Yorkshire pudding, dan coca cola jus. “Coca cola jus dibuat dari campuran beef gravy dengan Coca Cola dan dimasak hingga reduce,” chef yang akrab disapa Chef Cameron ini menuturkan.

Menu Carrot with Miso Tahini & Nori hadir dalam plating yang menarik dan modern, dengan pembentuk cita rasanya yang turut diberi twist khas Asia yang diwakilkan oleh penggunaan Miso Tahini dan Nori. Info lebih lengkap bisa Anda dapatkan dalam Majalah BARECA Edisi Desember 2016.

Penulis: Dewi Sri Rahayu

Fotografer: Hendri Wijaya

Jl. M.H. Thamrin 59 – Jakarta Pusat

Comments { 0 }

Sichuan Palace, Unggulkan Sensasi Pedas Khas Sichuan

img_1507

All You Can Eat Shabu-Shabu

Sichuan merupakan sebuah provinsi di barat Tiongkok yang terkenal akan aneka sajian dengan rasa pedas. Sensasi rasa pedas tersebut didapatkan melalui penggunaan rempah yang merupakan komoditas utama pertanian selain beras dan gandum.

Melihat masyarakat Indonesia yang gemar menyantap sajian pedas, kehadiran Sichuan Palace dapat menghadirkan bentuk pilihan lain serta pengalaman berbeda dalam menyantap hidangan Chinese food.

Kodok Goreng Jintan

Kodok Goreng Jintan

The Real Sichuan

Julukan tersebut melekat pada Sichuan Palace berdasarkan sejumlah alasan yang diungkapkan oleh Iwan, Marketing dari Sichuan Palace. Selain menggunakan bahan baku seperti rempah yang berasal langsung dari Sichuan, setiap hidangan dari restoran ini menggunakan resep asli yang sudah digunakan sejak zaman dinasti.

Ikan Bakar Mala

Rempah mala menjadi komponen utama dari sejumlah produk Sichuan yang dikombinasikan dengan cabai dan rempah lainnya. Jenis rempah ini memberikan sensasi rasa pedas yang cukup membuat setiap pelanggan meneteskan keringat.

Salah satu produk unggulan dari Sichuan yang menggunakan mala adalah Ikan Bakar Mala. Dalam hidangan ini, pelanggan dapat memilih jenis ikan seperti kerapu, gurame dan nila yang akan dikonsumsi bersama tofu, ketimun, dan jamur kuping.

Chongqing Style

Sebuah wilayah yang juga menginspirasi beberapa menu dari restoran yang memiliki dua cabang lainnya di Gajah Mada dan Taman Anggrek, Jakarta ini adalah Chongqing. Beberapa menunya adalah Tumis Kambing Jintan dan Ayam Chongqing.

Meski didominasi varian menu dengan kategori pedas, Iwan tetap menghadirkan sejumlah hidangan yang tak memiliki kadar pedas seperti Sup Paikut dengan Akar Teratai.

All You Can Eat Shabu Shabu

Kehadiran menu shabu-shabu kian melengkapi rangkaian sajian Sichuan. Iwan menuturkan, pelanggan dapat memilih konsep “ala carte” ataupun “all you can eat” dalam menyantap shabu-shabu. Varian shabu-shabu dari Sichuan cukup lengkap mulai dari jenis daging, beragam jenis sayuran, hingga aneka makanan laut. Info lebih lengkap bisa Anda dapatkan dalam Majalah BARECA Edisi November 2016.

Penulis : Raka Pradipta

Fotografer : Hendri Wijaya

Jl. Raya Marina Cordoba, Blok F No. 19, Pantai Indah Kapuk, Jakarta

Comments { 0 }

Ming by Tunglok, Cantonese Foods in Modern Presentation

dsc_5118

Steak Udang dengan cincangan kasar yang memberikan tekstur yang khas

Berada di bawah naungan manajemen Tunglok Group dari Singapura dan menjadi sister company dari Taipan Restaurant, Mangga Dua Jakarta, restoran Ming by Tunglok telah berdiri sejak tahun 2008.

Menempati area seluas 1.000 meter persegi dengan 6 VIP Room, restoran ini hadir dengan desain interior yang elegan. Ming by Tunglok mengedepankan konsep menu Kanton yang otentik, namun disajikan dalam presentasi modern.

Steak Udang dengan Saus Mayo Black Pepper

Ditemani Rose Tjahja, General Manager dari Ming by Tunglok, sejumlah menu direkomendasikan oleh wanita yang akrab disapa Rose ini. Steak Udang dengan Saus Mayo Black Pepper menjadi menu pembuka yang masuk dalam jajaran menu signature dan favorit pelanggan Ming by Tunglok.

Steak Udangnya tersaji dalam porsi yang cukup dan dibuat dari cincangan kasar udang yang memberi tekstur yang khas. Dengan berlimpah cita rasa manis segar udang berbumbu ringan, sajian ini semakin lengkap dengan salad buah sebagai side dish-nya.

 

 

Chinese Thick Soup: Sup Perut Ikan

Sup Perut Ikan

Sup Perut Ikan

Sup Perut Ikan menjadi sajian sup yang direkomendasikan, terasa unik karena menggunakan campuran labu kuning dalam proses pengolahannya. Terdapat irisan perut ikan, irisan jamur shiitake, dan jamur kuping di dalam thick sup yang menggunakan kaldu ayam ini.

Menu Utama & Menu Penutup Favorit

Nasi Goreng Beras Merah dengan Seafood dan Daging Sapi Tenderloin dengan Saus Spesial menjadi bagian dari menu utama favorit pengunjung Ming by Tunglok.

Nasi Goreng Beras Merah dengan Seafood tampil di dalam hot stone bowl, dimana nasi goreng beras merahnya bercampur potongan seafood, termasuk scallop dan aneka sayuran. Tidak ada rasa gurih berlebih, namun keseluruhan cita rasa terbentuk dengan baik dengan sentuhan rasa manis dan smokey taste yang khas.

Puding Kelapa Utuh menjadi salah satu menu penutup favorit, dimana puding kelapanya dibuat langsung di dalam batok kelapa yang penyajiannya dilengkapi dengan mango ice cream, sehingga presentasi dessert ini tampil unik sekaligus menggugah selera saat menutup santapan. Info lebih lengkap bisa Anda dapatkan dalam majalah BARECA Edisi November 2016.

 

Penulis: Dewi Sri Rahayu

Fotografer: Idcham Rahadian Putra

Senayan City Lantai 3 – Jalan Asia Afrika Lot 19, Jakarta Pusat

Comments { 0 }

Wee Nam Kee, Ragam Menu Hainan dengan Cita Rasa Istimewa

15107244_10154652561564030_1838960625586670972_nDikenal akan produk Hainanese chicken rice sejak 1989 di negara asalnya berdiri, Singapura, kini Wee Nam Kee melebarkan lini bisnisnya untuk hadir di Indonesia. Tak cukup hanya berdiri di wilayah yang kian tumbuh berkembang, Bumi Serpong Damai (BSD), Wee Nam Kee juga mendirikan gerai kedua di Mall Grand Indonesia, Jakarta.

“Indonesia memiliki penggemar nasi Hainan yang cukup banyak dan akan terus bertambah. Selain itu, itu Wee Nam Kee hadir di Indonesia dengan nuansa yang lebih nyaman dan desain interior menarik, namun tetap mempertahankan kualitas makanan dengan karakteristik tradisionalnya,” Steffi Weliani, Marketing dari Wee Nam Kee Indonesia mengungkapkan alasan dari restoran yang sudah beroperasi satu tahun tersebut memilih untuk membuka cabang di Indonesia.

 14993395_10154652542844030_6167511215970569600_n

Bahan Baku Berkualitas

Dalam upaya mempertahankan kualitas yang sama di setiap gerai, quality control diterapkan secara ketat dalam dapur Wee Nam Kee. Penggunaan bahan baku dengan kombinasi lokal dan impor untuk menyajikan aneka hidangan yang disesuaikan dengan selera masyarakat. Hal tersebut tertuang dalam ragam menu dari restoran tersebut, salah satunya dalam menu unggulan Hainanese Chicken Rice.

Steffi mengungkapkan jika Hainanese Chicken Rice dari Wee Nam Kee terdiri dari irisan ayam rebus dan disajikan bersama semangkuk nasi Hainan serta didampingi beragam jenis saus seperti saus sambal, dan saus jahe bawang.

“Daging ayam yang kami gunakan selalu dalam keadaan segar dan diproses hingga memiliki tekstur lembut dan juicy. Nasi Hainan pun tak lupa kami olah hingga terasa gurih,” Steffi menjelaskan.

Penyajian daging ayam dalam menu tersebut dapat dipilih sesuai selera dari pelanggan seperti Half Chicken Mix Roasted and Steamed atau Quarter Chicken Soya.

 

Spesialis Menu Hainan

Selain Hainanese Chicken Rice, Wee Nam Kee juga memiliki varian menu hidangan unggulan lain seperti Sambal Noodle yang dipadukan bersama dengan aneka seafood. Bagi pecinta menu curry juga dapat mencicipi Slice Fish Curry. Sementara Deep Fried Flitters dan Fried Mantao dapat dipilih sebagai sajian pembuka.

Iced Barley, Dragon Fruit Juice, hingga Iced Lemongrass kian melengkapi secara keseluruhan hidangan unggulan dari Wee Nam Kee sebagai sajian penutup. Label halal yang melekat dari restoran yang sudah memiliki cabang di 4 negara lain seperti Jepang dan Filipina ini, juga dapat menarik minat masyarakat untuk mencicipi setiap hidangan Hainan tanpa keraguan. Info lebih lengkap bisa Anda dapatkan dalam Majalah BARECA Edisi November 2016.

Penulis : Raka Pradipta

Fotografer : Hendri Wijaya

The Breeze, Batik 2, L22, BSD, Tangerang

Comments { 0 }

Pao Pao Liquor Bar & Dim Sum, Fresh Made Dim Sum & Pao

Pao Pao Liquor Bar & Dimsum Interior

Pao Pao Liquor Bar & Dimsum Interior

Mengusung konsep perpaduan restoran dan bar yang menyajikan casual Chinese food, terutama dim sum juga berbagai macam minuman beralkohol, menjadi konsep yang diusung oleh Pao Pao Liquor Bar & Dim Sum.

Di sisi menu, restoran yang buka setiap hari dari mulai pukul 5 sore ini menyajikan Steamed Dim Sum Platter dan Fried Dim Sum Platter yang menjadi menu unggulan. Seasonal Asian inspired cocktails pun tersaji di buku menu, melengkapi beragam spirits dan liquors.

Pao Salted Egg

Pao Salted Egg

Steamed Dim Sum Unggulan

Selain Dim Sum Platter, ada 13 menu steamed dim sum dan 8 menu fried dim sum, serta 2 baked dim sum yang disajikan di Pao Pao. Beberapa menu unggulan dari jenis steamed dim sum, meliputi Siu Mai, Har Gau, Char Siu Bao, Pao Telor Asin, dan Jiaozi Crystal Shrimp.

Har Gau ala Pao Pao memiliki kulit dim sum yang cukup ketebalannya, tidak terlalu tipis namun juga tidak terlalu tebal. Isian udang yang berbalut bumbu oriental yang ringan dan pas cita rasanya, terasa segar dengan rasa manis udang yang alami.

Turut menyertakan menu Pao Telor Asin yang saat ini kembali banyak digemari para pecinta dim sum dan pao, semakin melengkapi aneka dim sum berlimpah rasa di Pao Pao. Tekstur pao yang lebih padat namun lembut, berpadu apik dengan isian custard telor asin yang gurih manis. Info lebih lengkap bisa Anda dapatkan dalam Majalah BARECA Edisi Oktober 2016.

Penulis: Dewi Sri Rahayu

Fotografer: Hendri Wijaya

Jl. Senopati No,16 Jakarta Selatan

Comments { 0 }

Viverri Coffee, Sajikan Varian Kopi dengan Biji Kopi Lokal

Aglio Olio ala Viverri Coffee

Aglio Olio ala Viverri Coffee

Dinding dengan gambar peta yang berisikan penyebaran biji kopi di Indonesia, akan menyambut pecinta kopi saat memasuki Viverri Coffee. Coffee shop yang memilih Monochrome Industrial sebagai konsep dari interior, menghadirkan serta menawarkan pengalaman dalam menikmati aneka olahan kopi menggunakan biji kopi lokal.

Iced Avocado Cube

Iced Avocado Cube

Toraja, Aceh, dan Bali

Viverri memiliki ciri khas yakni menghadirkan sajian kopi dengan karakter yang chocolaty, citrus, high sweetness, medium acidity, dan spicy note yang lebih cenderung memiliki rasa asam.

Namun, jika dibuat berdasarkan milk base seperti cappuccino atau latte maka rasanya akan seimbang. Hal tersebut didapatkan melalui house blend Viverri yang memadukan tiga biji kopi lokal yang berasal dari Aceh, Bali, dan Toraja.

Terdapat tiga menu kopi dari Viverri yang kerap dipesan yakni Ice Avocado Cube, Ice Espresso, dan Ice Mocca Cream. Saat memesan Ice Avocado Cube, pelanggan akan disuguhi tiga gelas yang terdiri dari avocado cube yang berasal dari fresh avocado blended lalu segelas susu cokelat dan espresso.

Western and Brunch Menu

Aldi Marza, Head Chef dari Viverri menuturkan bahwa kehadiran brunch menu disesuaikan dengan lokasi Viverri yang dekat dengan pusat perkantoran. Hadirnya brunch menu tersebut guna memenuhi kebutuhan masyarakat atau karyawan yang memiliki mobilitas tinggi.

Seperti halnya kopi, Aldi juga menghasilkan aneka hidangan dengan ciri khas yakni memiliki konsep sehat dan segar. Seperti yang tergambar dalam Spaghetti Agli Olio, yang diproses menggunakan black olive dan dry oregano. Info lebih lengkap bisa Anda dapatkan dalam Majalah BARECA Edisi Oktober 2016.

Penulis : Raka Pradipta

Fotografer : Hendri Wijaya

Jl. Muara Karang Raya Utara No. 16, Jakarta

Comments { 0 }

EATALIA, Mampu Hadirkan Artisan Pasta dan Pizza

Napolitana With Meatball

Napolitana With Meatball

“Saya begitu antusias dan mungkin “tergila-gila” terhadap setiap hidangan khas Italia. Sewaktu di Australia, saya pun selalu menyempatkan diri membuat pasta dan pizza sepulang bekerja,” Ivan Tanzil, seorang pengusaha sekaligus chef, memaparkan kecintaannya terhadap Italian Food dan kini ia hadirkan dalam sebuah restoran, yang diberi nama Eatalia Italian Delight.

Variasi Topping

Berbeda dengan konsumsi masyarakat Italia yang lebih menyukai perpaduan pasta dengan butter serta saus tomat sebagai topping, Ivan mengisyaratkan bahwa masyarakat Bandung lebih menyukai varian pasta dengan cream dan keju sebagai topping.

Chicken Fettucine Eatalia

Chicken Fettucine Eatalia

Melihat hal tersebut, Ivan pun menghadirkan Chicken Fettuccini Ala Eatalia dengan rasa yang lebih kompleks. Salah satu hidangan unggulan Eatalia ini terdiri dari sepiring fettuccini dengan balutan white sauce yang berasal dari cream dan keju. Perpaduan itupun semakin lengkap dengan taburan grilled chicken bersama sundried tomato sebagai topping.

Kombinasi Savoury dan Sweet Pizza

Ragam varian pizza dari Eatalia tak luput dikreasikan Ivan dari sisi tekstur dan topping. Salah satu hasil kreasi tersebut adalah Carbonara Pizza ala Eatalia yang menghadirkan fettuccini carbonara sebagai topping. Kehadiran Black Forest Pizza dengan tekstur empuk berpadu dengan vanilla ice cream pun cukup disukai pelanggan kalangan remaja. Info lebih lengkap bisa Anda dapatkan dalam Majalah BARECA Edisi September 2016.

Penulis : Raka Pradipta

Fotografer : Idcham Rahadian Putra

Jl. Lengkong Besar no. 45, Bandung

Comments { 0 }