Tag Archives | macaroon

Sucré, Patissier & Chocolatier, Unggulkan Chiffon Cake dan Beragam Pastry Products

A cup of tea, sweet canapes and financier

A cup of tea, sweet canapes and financier

Memulai usaha dari sebuah garasi di daerah Dadali, Bandung, pada 2013 yang berkembang pesat, membuat Gitta Angelina memutuskan untuk mendirikan gerai pastry shop dengan nama Sucré Pâtissier & Chocolatier pada pertengahan 2015.

Kreasi pastry klasik hingga modern, tertata rapih di showcase yang menjadi andalan Sucré. Berbekal pengalamannya dalam menempuh pendidikan di Le Cordon Bleu, Sidney selama 2 ½ tahun, Gitta mengolah setiap produknya mengikuti selera pelanggannya.

Ragam Rasa Chiffon Cake

Sajian Pastry, red velvet cupcakes, macaron, panacotta

Sajian Pastry, red velvet cupcakes, macaron, panacotta

Turun langsung menjabat sebagai pastry chef di Sucré, Gitta menyajikan aneka chiffon cake sebagai produk signature. Ragam rasa chiffon yang banyak dicari pelanggan Sucré, di antaranya adalah pandan, cheese, orange, dan strawberry.

Cita Rasa Scones, Tart, Quiche yang Klasik

Tidak hanya menyajikan ragam chiffon, Sucré juga menyediakan sajian sweet & savory canapé untuk berbagai acara seperti ulang tahun, pernikahan, dan sejumlah acara lainnya yang dapat disesuaikan dengan permintaan konsumen.

Beragam pastry pun tersedia, seperti tart dan quiche hingga scone. Untuk scone, Gitta menyajikan plain scone dengan strawberry jam dan krim sebagai kondimennya.

Sementara untuk tart, Gitta menghadirkan chocolate tart dan fruit tart. Fruit tart-nya memiliki topping buah, seperti blueberry, potongan buah naga, kiwi, dan strawberry.

Aneka pastry favorit lainnya di Sucré, meliputi red velvet cupcake, sandwich, panna cotta yang diberi passion fruit jelly, dan coconut pannacotta yolk mango puree. Selain itu, tersedia pula macaron dengan isian blackcurrant dan strawberry, serta madeleine sebagai classic pastry.

Seduhan Teh dari Brand Lokal dan Internasional

Di Sucré pun tersedia sajian ragam teh dari berbagai brand lokal maupun Internasional. Jenis teh yang dipilih disesuaikan dengan jenis pastry yang disediakan.

Beberapa brand yang yang digunakan Sucré, di antaranya adalah Dilmah, Heirlome, dan Havilla Tea. Sementara jenis teh yang disediakan meliputi Earl Grey, Jasmine, English Breakfast, Chamomile, dan masih banyak lagi. Info lebih lengkap bisa Anda dapatkan dalam Majalah BARECA Edisi Agustus 2016.

Penulis : Ronald Setiadi

Fotografer : Idcham Rahadian Putra

Jalan Kaca-kaca Wetan No.3, Bandung

Comments { 0 }

Gaia Tea & Cakes, Indonesian Premium Tea

Afternoon Tea Set

Afternoon Tea Set

“Koleksi Teh Gaia berasal dari perkebunan-perkebunan teh terbaik yang ada di Indonesia. Dalam memilih beragam tea leaf terbaik ini, kami dibantu Tea Specialist and Public Speaker dalam beragam tea events, yaitu Ratna Somantri, yang menjadi konsultan Gaia,” Zakaria Zack Hamzah, COO Gaia Tea & Cakes membuka percakapan.

Zack pun menjelaskan jika Gaia Tea & Cakes tidak hanya menawarkan beragam tea leaf yang telah dikemas dalam kemasan yang didesain menarik saja, namun juga beragam tea drink, cakes, dan afternoon tea set.

West Java Silver Needles Tea

West Java Silver Needles Tea

 

West Java Silver Needles & Indonesian Green Tea

West Java Silver Needles adalah salah satu tea leaf unggulan di Gaia, selain Indonesian Green Tea dan beberapa jenis tea leaf lainnya.

Di jenis green tea-nya, ada Indonesian Genmaicha, Indonesian Sencha, dan West Java Gunpowder Green Tea.

West Java Gunpowder Green Tea yang memiliki tasting note vegetal dan medium astringency, menurut Zack, berasal dari salah satu perkebunan di Jawa Barat yang memiliki kualitas ekspor ke beberapa Negara Eropa dan Morocco.

 

 

 

Uniknya Indonesian Beauty

Indonesian Beauty menjadi salah satu varian tea leaf yang juga diunggulkan Gaia yang memiliki tasting note sedikit vegetal, sweet after taste, dan low astringency. Indonesian Beauty ini dipetik dari perkebunan teh di Gunung Halimun, Jawa Barat.

Menurut penjelasan Zack, Indonesian Beauty merupakan versi lokal dari Oriental Beauty Tea (Dongfang Meiren), yang dikenal unik dan terkenal di Taiwan. Daun tehnya ditanam tanpa pestisida untuk menarik serangga (green leafhopper) datang ke area perkebunan. Info lebih lengkap bisa Anda dapatkan dalam majalah BARECA Edisi Agustus 2016.

Penulis: Dewi Sri Rahayu

Fotografer: Idcham Rahardian Putra

Jl. Kemang Raya No.27A Jakarta Selatan

Comments { 0 }