Archive | Recommended RSS feed for this section

Mandarin Oriental Jakarta, Fokus Pada Sajian Kuliner Khas Oriental

Mandarin Oriental Jakarta sejak dibuka pertama kali pada tahun 1978 dan dengan cepat menjadi salah satu tempat pertemuan yang berkelas untuk sosialita Jakarta dan komunitas ekspatriat. Setelah renovasi komprehensif, hotel bintang 5 tersebut dibuka kembali pada bulan Oktober 2009.

Hotel 272 kamar yang luas termasuk 24 suite dirancang dalam gaya klasik kontemporer oleh perusahaan desain terkenal Lim, Teo dan Wilkes (LTW). Mandarin Oriental Jakarta juga menawarkan tempat makan untuk tamu hotel mulai dari masakan Asia hingga masakan Eropa.

Salah satu tempat makan berkelas di hotel ini adalah Cinnamon yang siap menyajikan sarapan, makan siang dan makan malam. “Semua makanan disiapkan ‘à la minute’ memastikan keaslian dan kualitas bahan baku dan prosesnya, dalam lingkungan yang nyaman dan menyenangkan,” jelas Malinda Yasmin, Communications Manager, Mandarin Oriental, Jakarta.

Untuk makanan Eropa disediakan juga restoran khas Perancis dengan nama Lyon, yang menyajikan hidangan tradisional Perancis dengan bahan-bahan terbaik dalam konsep Brasserie.

Xin Hwa Restaurant
Dengan ciri khas Oriental, Restoran Xin Hwa merupakan tempat unggulan dari Mandarin Oriental Jakarta. Mengkhususkan diri dalam masakan Kanton klasik dikombinasikan dengan interpretasi segar sentuhan modern, Xin Hwa adalah tempat favorit untuk para tamu lokal dan internasional.

Xin Hwa menawarkan lingkungan yang intim dan dilengkapi dengan tiga ruang makan pribadi, yang cocok untuk jamuan bisnis dan acara sosial. Restoran ini memiliki tiga ruang makan pribadi, salah satunya dapat menampung hingga 12 tamu, dan dua kamar berukuran lebih kecil dengan kapasitas untuk 8 orang.
Untuk makan siang dibuka mulai dari Pk. 11:30-02:30, sementara makan malam mulai dari Pk. 18:30-22:30, dan untuk Sabtu dan Minggu All- you- can-eat Dim Sum dibuka mulai dari Pk. 10:00-02:30 WIB.

Beberapa Menu Unggulan
Untuk menu unggulan dimulai dari appetizer seperti Crispy Fish Skin dengan plume sauce, Shanghai Style Smoked Cod Fish Filltet, merupakan hidangan yang tepat untuk mengawali petualangan makan para tamu.

Shanghai Style Smoked Cod Fish Fillet

Shanghai Style Smoked Cod Fish Fillet

Selain itu untuk main course seperti Wok Fried Live Crab dengan black pepper sauce, Australian Rock Lobster, Sauteed Broccoli Topped dan Oven Baked Tiger Prawn merupakan makanan utama yang menjadi favorite di restoran ini.

Dimulai dengan appetizer Shanghai Style Smoked Cod Fish Fillet yang disajikan dengan honey sauce dimana daging ikan dibuat fillet, kemudian digoreng kering, “Kemudian dicampur dengan honey sauce, simple saja,”ungkap Jeff Lee, Executive Chinese Chef di Xin Hwa Restaurant.

Main course lain seperti Sauteed Broccoli Topped merupakan campuran sayuran sehat dan segar dengan paduan Shimeji Mushroom. Sebelumnya brokoli dipotong, kemudian di-blunch, setelah itu wortel dipotong kecil, ditambahkan mushroom. Terakhir disiram dengan campuran oyster sauce.

Untuk main course kedua, Oven Baked Tiger Prawn merupakan udang yang dipanggang dengan saus XO, dengan topping mozzarella cheese. “Kami menggunakan udang segar, setelah ditaburi mozzarella cheese, tiger prawn lalu dipanggang tidak terlalu lama, kemudian disajikan dengan garnish menggunakan daun mint yang sudah digoreng,” jelas Chef Jeff Lee.

Untuk hidangan penutup bias ajukan Deep Fried Chinese Pancake Stuffed dengan perpaduan Red Bean paste, dan home-made black sesame ice cream. Pancake dibuat dengan red bean paste yang dibungkus dengan tepung kemudian digoreng yang disajikan bersama dragon fruit, melon, dan rock. (RS/IR)

Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jakarta Pusat 10310

Comments { 0 }

Mademoiselle Patisserie, Serving Afternoon Tea Set as a Part of Business Concept

Ketertarikan yang sempat tumbuh pada proses pembuatan cake yang dilihat Thirza D dari sang Ibu, saat usia sekolah, membuat Thirza memutuskan melanjutkan sekolahnya di Le Cordon Bleu, Sidney, Australia, setelah terlebih dahulu menyelesaikan gelar S1 Marketing Advertising di salah satu Universitas di Perth, Australia.

Passion for Pastry
Kenangan saat membuat cake dengan sang Ibu memang menjadi kunci pertama ketertarikan Thirza pada pastry, selain karena proses pengolahan pastry yang menurutnya menyenangkan dan sarat proses kreatif yang berseni. “Akhirnya menumbuhkan passion saya terhadap pastry,” buka Thirza D, Pemilik Mademoiselle Patisserie, yang akrab disapa Thirza ini.

Sebelum kembali ke Indonesia, Thirza mengakui sempat bekerja di 2 Perusahaan makanan di Australia, yakni Pattison’s Patisserie dan La Crème Ice Cream Factory and Cake Shop. “Pattison’s Patisserie merupakan sebuah factory besar yang menjadi supplier pastry di berbagai café dan resto di Australia. Di sana, saya mendapat banyak pengalaman di bidang teknikal pastry dan semakin diasah saat saya menjadi Assistant Pastry Chef di La Crème untuk lini pastry,” kata Thirza.

Afternoon Tea Set as a Part of Business Concept
Kembali ke Indonesia, Thirza memutuskan membuka online cake shopnya dengan brand Mademoiselle Patisserie. Dukungan penuh kedua orang tua dan keluarga membuat semangatnya semakin berkobar dengan fokus terlebih dahulu membuat konsep bisnis yang diinginkannya, termasuk konsep brand, logo maupun desain cake box dan website.

“Awalnya, saya menjual fruit cake dan macaron kepada kolega bisnis ayah saya dan tetangga terdekat. Lalu, dengan arahan dari ayah saya, penjualan mulai meningkat secara perlahan ke kalangan publik,”jelas Thirza.

Thirza mengakui, sebagian besar produk cakenya mengarah pada konsep American Cake dengan sedikit campuran French pastry seperti Choux, Lemon Tart dan sebagainya.

“Selain itu, konsep Mademoiselle Patisserie juga saya arahkan ke lini Afternoon Tea Set. Produk-produk yang tersedia di Mademoiselle Patisserie juga tersedia dalam ukuran small size yang cocok diaplikasikan untuk sajian Afternoon Tea Set,” kata Thirza.

Best Seller Products
Triple Chocolate Cake, Tiramisu, Fruit Cake, Blueberry Cheesecake, Chocolate Mousse, Fruit Tart, Lemon Meringue Tart, Choux, Cupcakes, dan varian Quiche menjadi beberapa produk yang tersedia di Mademoiselle Patisserie.

Afternoon Tea Set

Afternoon Tea Set

“Produk favorit kami yang hampir setiap hari selalu diorder oleh pelanggan Mademoiselle Patisserie adalah Triple Chocolate, Tiramisu dan Quiche. Untuk Quiche, tersedia 3 varian rasa, yaitu Smoke Beef Quiche, Tomato Basil Salmon Quiche dan Chicken Mushroom Quiche,” papar Thirza.

Fruit tartnya terbuat dari shortbread based yang kemudian diberi filling cream patisserie atau custard dan potongan buah-buahan segar. “Sama seperti Fruit Tart, Lemon Meringue Tart juga dibuat menggunakan shortbread based. Filling-nya saja yang berbeda, yakni menggunakan Lemon Curd yang dibuat menggunakan air perasan buah lemon segar lalu diberi topping meringue sebagai penyeimbang rasa antara rasa asam segar Lemon Curd dan manis dari meringue-nya,” jelas Thirza.

Cake in a Jar
Pemesanan produk-produk untuk Afternoon Tea Set diakui Thirza cukup tinggi, bahkan lebih banyak dari regular order. Meskipun demikian, Thirza tetap menghadirkan varian-varian produk baru supaya pelanggan Mademoiselle Patisserie tidak lantas menjadi jenuh.

“Produk baru dari Mademoiselle Patisserie adalah Cake in a Jar. Semua varian cake di Mademoiselle Patisserie seperti Tiramisu, Triple Chocolate, Chocolate Mousse dan sebagainya dapat dipesan dalam bentuk Cake in a Jar, yang dikemas dalam Jar kemasan 250 ml dengan minimum pembelian 6 buah,” pungkas Thirza.

Inbox
Ciri Khas Sajian Afternoon Tea

Thirza D, Pemilik Mademoiselle Patisserie, yang lama tinggal di Australia, mengakui bahwa Afternoon Tea Set pun sudah menjadi budaya di Australia.

“Afternoon Tea Set itu awalnya berasal dari budaya minum teh di Inggris yang kemudian menyebar ke negara-negara Eropa lainnya, maupun di luar Eropa, termasuk Australia. Di Australia, budaya minum teh dengan ditemani sajian produk sweet and savory pastry sudah menjadi hal yang biasa,” kata Thirza.

Waktu penyajian Afternoon Tea Set diakui Thirza berkisar di jam 3 sore hingga jam 5 atau 6 sore. “Dinamakan Afternoon Tea Set karena disajikan menjelang sore hari. Afternoon Tea Set memiliki ciri khas yakni penyajian beragam varian produk pastry dan cake, baik yang manis dan savory dalam bentuk small size. Karena, dengan begitu, penikmat Afternoon Tea dapat menikmati beragam sajian tanpa harus merasa terlalu kenyang,” jelas Thirza.

Thirza juga menyarankan saat menyajikan Afternoon Tea Set, selain terdapat sweet pastry atau cake products, harus tersedia juga varian savory pastry seperti quiche, sandwich, scones dan sebagainya, minimal dalam 1 tier dari 3 tiers yang digunakan.

“Afternoon Tea pun sebaiknya disajikan dengan minuman teh yang ringan dan cenderung netral, seperti Jasmine Tea, Earl Grey, Chamomile dan sebagainya, sehingga tidak akan menutupi rasa dari produk pastry yang disantap. Meskipun demikian, ada sebagian orang yang senang menyantap sajian Afternoon Tea ditemani dengan minuman kopi. Hal ini kembali pada preferensi masing-masing individu,” tutup Thirza. (DS/HW)

www.mademoisellepatisserie.com

Comments { 0 }

Lady Alice Tearoom, Serving All Day Afternoon Tea Set

Lady Alice Tearoom hadir dengan konsep tearoom yang fun, ceria dan nyaman dengan dekorasi taman yang cukup dominan. Menurut Angela Mega, Marketing Manager Lady Alice Tearoom, konsep Lady Alice Tearoom terinspirasi dari cerita klasik Alice in Wonderland.

Edukasi Minuman Teh
“Pemilik Lady Alice Tearoom, Ina Susanti, memiliki visi melalui Lady Alice Tearoom yaitu untuk mengubah terminologi meminum teh menjadi sesuatu yang lebih edukatif sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan pengunjung yang menikmati aneka varian minuman berbasis teh di Lady Alice Tearoom,” jelas Angela Mega.

Selain dikenal dengan sajian minuman teh-nya, Lady Alice Tearoom yang juga memiliki gerai di Benton Junction Lippo Karawaci ini, juga dikenal dengan produk Chimney Cake dan menu Afternoon Tea Set-nya. “Chimney Cake adalah salah satu products signature kami yang merupakan salah satu pastry tertua dari Hungaria,” kata Angela Mega.

2 Menu Pilihan Afternoon Tea Set
Saat ini, ada 2 menu Afternoon Tea Set yang tersedia di Lady Alice Tearoom, yaitu Alice’s Tea Party set dan High Tea Special Edition. Alice’s Tea Party merupakan menu Afternoon Tea Set dengan pilihan beragam cake dan pastry yang diletakkan dalam cake tiers bersusun 3, dilengkapi dengan tea drinks dari varian Alice’s Tea Choice, untuk 2 orang.

“Menu Afternoon Tea Set terbaru kami adalah High Tea Special Edition, yaitu dengan pilihan item produk yang lebih banyak, tetapi dalam ukuran yang lebih kecil dan light yang disusun dalam 3 tingkat cake/3 tiers dan juga disajikan dengan tea drinks dari pilihan Alice’s Tea Choice. Variasi produknya terdiri dari fried snack, seperti samosa dan spring roll, mini cake, macaron, crème brulee, mousse type item seperti chocolate mousse, dan mini sandwich,” jelas Angela Mega.

Alice’s Tea Choice
Pilihan Alice’s Tea Choice menu didominasi sajian teh tradisional seperti Earl Grey Tea, English Breakfast, Green Tea, Chamomile atau bahkan yang bercitarasa buah seperti Peach Tea.

Sedangkan jika ingin memesan tea drinks unik kreasi dari Lady Alice Tearoom, pilihan menu Alice’s Tea Variation adalah pilihan yang tepat. Ada Fruit De La Passion Tea, Green Apple Tea, Rose Strawberry Tea, Sweet Fruit Tea dan Rose Hibiscus Vanilla Tea dan lain sebagainya di lini Alice’s Tea Variation.

IMG_2612_Lady Alice - Copy

Masih ada kategori menu Homemade Tea yang memiliki varian racikan tea drinks ala Lady Alice Tearoom, seperti Honey Spiced Tea, Ginger Milk Tea, Lemon Hibiscus Tea dan Lemon Tea.

All Day Afternoon Tea Set
Angela Mega lebih lanjut menjelaskan jika konsep classic Afternoon Tea dengan Japanese influence merupakan konsep Afternoon Tea Set yang dipilih untuk diadaptasikan di menu Afternoon Tea Set di Lady Alice Tearoom.

“Afternoon Tea Set memang berasal dari Inggris dengan salah satu ciri khasnya terdapat item Scones di dalamnya. Alice’s Tea Party Set kami memiliki item Scones yang disajikan dengan strawberry jam dan cream. Scones kami sudah dimodifikasi sehingga memiliki tekstur yang lebih moist, mengikuti selera para pelanggan Lady Alice Tearoom,” kata Angela Mega.

Untuk waktu penyajian, menurut Angela Mega, pelanggan Lady Alice Tearoom bisa memesan Afternoon Tea Set dari pagi hingga malam. “Waktu yang umum menyajikan tea set adalah sore hari, berkisar dari jam 3 sore hingga jam 5 sore. Tetapi, Lady Alice Tearoom memang lebih fokus pada sajian tea party dengan tea set yang bisa dinikmati kapan saja,” ucap Angela Mega.

Strawberry Macaron dan Butterfly Flower Tea
Lady Alice Tearoom juga aktif mengeluarkan produk-produk baru, seperti Strawberry Macaron berukuran diameter 8 cm yang diperuntukkan sebagai dessert. Ada juga sandwich dengan saus pesto sebagai topping dengan isian smoked beef maupun passion fruit crème brulee yang menjadi varian favorit di menu High Tea Special Edition.

“Untuk menu beverage terbaru terdapat Carica Cocktail, Pilihan Fresh Juice dari 100% buah asli dan Butterfly Flower Tea di lini menu tea drinks,” pungkas Angela Mega. (DS/HW)

Gandaria City Shopping Mall Jakarta Selatan – Level 2 Lot 211

Comments { 0 }

BUNK Lobby Lounge at Pullman Jakarta Central Park, Serving French Influenced Afternoon Tea Set

BUNK Lobby Lounge terletak di Ground Floor Pullman Jakarta Central Park dan menjadi 1 dari 2 f&b facilities yang tersedia di Pullman Jakarta Central Park. Suasana yang kental dengan pop artworks sebagai bagian dari desain interior BUNK Lobby Lounge ternyata merupakan konsep dari Pullman Jakarta Central Park secara keseluruhan.

“Konsep kami mengacu pada Industrial Raw design, yang merupakan perpaduan dari modern museum dan designer signature hotel. Di BUNK Lobby Lounge dapat dilihat unfinished ceilings yang merupakan salah satu ciri industrial raw design dan penempatan pop artworks di berbagai sudut,” buka Arditiya Chandra Putra, Marketing Communication Executive Pullman Jakarta Central Park.

Tapastry at BUNK Lobby Lounge
Menu light snack seperti Tapas diakui Arditiya sebagai salah satu menu unggulan di BUNK Lobby Lounge. “Kami memiliki menu Tapastry yang merupakan set menu dari beberapa light snack, seperti beef yakitori, shrimp cakes, Vietnamese spring roll dan sebagainya. Tapi, bagi tamu yang ingin menyantap menu yang termasuk heavy meals bisa memesan di sini tanpa harus berpindah ke Collage All Day Dining Restaurant yang juga ada di sini,” kata Arditiya.

Selain Tapastry, ada menu Afternoon Tea Set yang menurut Arditiya dapat dipesan in advance, sekitar 2 hari sebelumnya. “Ini sudah menjadi ketentuan dari BUNK Lobby Lounge. Tapi, kami juga memiliki daily High Tea khusus bagi para tamu Pullman Jakarta Central Park yang menginap di Executive Floor. High Tea tersebut berada di Executive Lounge dengan waktu penyajian dari jam 14.30 sampai jam 17.00,” jelas Arditiya.

France Influenced Afternoon Tea Set
Afternoon Tea Set yang ada di BUNK Lobby Lounge lebih mengarah pada France influenced afternoon tea. Hal ini terlihat dari varian-varian produk pastry yang digunakan, yang sebagian besar termasuk dalam kategori French pastries.

Chef Alexis Gudimard, Pastry Chef Pullman Jakarta Central Park yang menemani BARECA MAGAZINE berbincang sore itu menjelaskan bahwa varian pastry untuk sajian Afternoon Tea Set tersebut memang didominasi dengan traditional French pastries berkonsep rotasi menu yang akan berganti-ganti setiap adanya pemesanan Afternoon Tea Set di BUNK Lobby Lounge.

“Kami menyajikan produk pastry yang masuk dalam kategori sweet pastry products dalam Afternoon Tea Set ini karena di BUNK Lobby Lounge sudah tersedia menu savory yaitu Tapastry. Dan menurut saya, afternoon tea sebaiknya memang menyajikan sajian pastry yang manis,” jelas Chef Alexis.

High Quality French Pastries
Ada Macaron dalam berbagai rasa seperti caramel, pistachio, raspberry dan lain sebagainya yang disajikan dengan Financier, Madelines, Paris Brest, Triple Chocolate Bavaroise dan Fruit Tartlet dalam Afternoon Tea Set di BUNK Lobby Lounge.

Paris Brest-nya hadir dengan rasa hazelnut dengan citarasa hazelnut yang cukup kuat, tanda bahwa penggunaan hazelnut paste sebagai campuran filling-nya digunakan cukup banyak. Tekstur renyah dari potongan tipis almond panggang di bagian atas kulit Paris Brest yang terbuat dari adonan yang sama dengan pate a choux memberi ekstra tekstur selain kelembutan dari isian hazelnut custard di dalamnya.

Traditional French pastries memang mengutamakan citarasa dan tentunya menggunakan bahan baku terbaik. Varian produk yang dapat diaplikasikan dalam sebuah sajian Afternoon Tea Set memang banyak sekali. “Tapi, kami memutuskan lebih fokus pada produk-produk Traditional French pastries karena beberapa keunggulan tersebut. Meskipun, ke depannya menu sweet pastries lainnya bisa saja diaplikasikan ke dalam Afternoon Tea Set di BUNK Lobby Lounge,” tutup Chef Alexis.

Mengenal Afternoon Tea ala Perancis
Chef Alexis Gudimard, Pastry Chef dari Pullman Jakarta Central Park yang berasal dari Montpellier, Perancis ini menjelaskan bahwa Afternoon Tea di berbagai negara memiliki perbedaan tergantung budaya masing-masing negara.

“Afternoon Tea Set di Hotel pasti disajikan dengan cake tiers. Ukuran varian produknya pun diperkecil supaya dapat memuat lebih banyak varian dan memberi kesempatan para tamu untuk mencicipi berbagai macam produk pastry tanpa harus menjadi cepat kenyang. Tapi, di Perancis, contohnya, hal ini berbeda. Afternoon tea di Perancis seringkali cukup hanya dengan sepotong cake favorit dalam ukuran cukup besar dan minuman teh pilihan,” jelas Chef Alexis.

Afternoon Tea Set

Afternoon Tea Set

Chef yang sudah bekerja selama 9 tahun dan pernah bekerja di salah satu f&b establishment milik Michel Roux di London, Inggris ini juga menambahkan jika memang sebagian besar classic Afternoon Tea Set selalu tersedia Scones di dalamnya, tetapi tidak mutlak ada.

“Di London, ada tempat-tempat tertentu yang mana Afternoon Tea Set-nya tidak terdapat Scones di dalamnya. Hal ini kembali ke preferensi masing-masing tempat dan individu,” kata Chef Alexis.

Chef Alexis juga mengakui bahwa dirinya lebih memilih sajian sweet pastry products untuk Afternoon Tea Set tanpa adanya savory pastry products. Tentunya hal ini kembali lagi ke preferensi masing-masing tempat dan individu. Tapi, sebagai seorang Perancis yang memiliki budaya minum teh, baik di waktu makan pagi maupun untuk afternoon tea, Chef Alexis hampir selalu memilih untuk menyantap sajian pastry yang manis.

“Contohnya, seperti Pain au Chocolat, Brioche, Marble Cake, Roti dengan mentega dan madu, Almond Croissant, Tartlet dan sebagainya untuk sajian di waktu makan pagi maupun saat afternoon tea tersebut,” tuntas Chef Alexis. (DS/HW)

Podomoro City Jl. Let. Jend. S. Parman Kav.28 Jakarta Barat

Comments { 0 }

Tea and Cupcakes, Sediakan Menu Afternoon Tea Set Sebagai Menu Unggulan

Online cake shop Tea and Cupcakes mengedepankan menu Aternoon Tea Set sebagai salah satu menu unggulan yang dapat dipilih oleh para pelanggan Tea and Cupcakes.

Modern Pastry and Classic French Pastries
Bermula dari produk cupcakes, hingga saat ini, beragam varian rasa cake dan pastry lainnya dapat ditemui di Tea and Cupcakes. “Konsep kami adalah menyajikan produk pastry yang mengarah pada modern pastry seperti macaron, cupcakes yang juga dikombinasikan dengan classic French Pastries seperti millefeuille, madelines, éclair dan sebagainya,” buka Jenifer Christy Hadimartana, Pemilik Online Cake Shop Tea and Cupcakes. Produk-produk tersebut selain dapat dipesan secara regular order juga terbuka untuk pemesanan kebutuhan Dessert Table dan Afternoon Tea Set.

Bermula dari pesanan salah satu temannya, Jenifer yang mengakui sudah gemar membuat kue sejak kelas 6 SD, karena pengaruh sang Mama yang piawai membuat kue-kue tradisional dan klasik, akhirnya memutuskan membuka online cake shop dengan brand Tea and Cupcakes sejak Februari 2013.

Gemar Santap Sajian Afternoon Tea Set
“Saya gemar menyantap Afternoon Tea Set di berbagai Hotel dan restoran di Jakarta dan dari situlah mendapat inspirasi untuk menghadirkan menu-menu produk pastry yang dapat dipilih untuk sajian Afternoon Tea Set tersebut,” ungkap Jenifer yang masih berkuliah di Kedokteran Gigi Universitas Trisakti Jakarta.

Menurut Jenifer, pemesanan produk-produk pastry untuk Afternoon Tea Set di Tea and Cupcakes adalah minimal 5 macam jenis cake dan pastry dari berbagai varian cake dan pastry yang tersedia di Tea and Cupcakes.

“Selain cupcakes, juga tersedia berbagai rasa macaron, marble cake, cookies seperti chocolate chips cookies, red velvet cookie, butter cookies maupun jenis roll cake, dan sebagainya,” jelas wanita berusia 19 tahun ini.

Tea Pairing
Selain menyediakan produk-produk cake dan pastry untuk kebutuhan Afternoon Tea Set, Jenifer mengakui juga menyediakan jenis-jenis teh sebagai pelengkap dan cake tiers untuk penyajian, jika memang direquest oleh pelanggan Tea and Cupcakes.

Afternoon Tea Set

Afternoon Tea Set

“Afternoon Tea Set sebaiknya disajikan dengan minuman teh. Di beberapa tempat, banyak yang juga menyajikannya dengan minuman kopi. Tapi, menurut saya, sebaiknya penyajian Afternoon Tea Set di-pairing dengan minuman teh yang ringan dan netral, sehingga tidak menutupi rasa dari produk-produk pastry dan cake yang disajikan,” kata Jenifer.

Hanya Sajikan Sweet Pastry and Cake Products
Sebuah sajian Afternoon Tea Set menurut Jenifer memang umumnya disajikan sore hari, berkisar antara jam 4 sore hingga jam 5.30 sore sampai ke jam 6 sore. Pilihan cake dan pastry yang umum disajikan pun diakui Jenifer berkisar pada sweet and savory pastry and cake products.

“Tapi, Afternoon Tea Set yang ada di Tea and Cupcakes hanya berkisar pada sweet products. Hal ini, karena menurut pengalaman pribadi saya dan teman-teman, saat menyantap sajian Afternoon Tea Set di tempat lain, seringkali kami hanya menghabiskan menu-menu pastry dan cake yang termasuk sweet products. Varian savory products, seringkali tidak kami habiskan. Melihat dari pengalaman itu, akhirnya saya memutuskan untuk fokus 100% pada sajian sweet pastry and cake products dalam menu Afternoon Tea Set di Tea and Cupcakes,” jelas Jenifer.

Nutella Cupcake dan Leopard Roll Cake
Nutella Cupcake dan Vanilla Nutella Mini Cake bisa menjadi pilihan saat memilih varian cake yang akan dimasukkan saat memesan menu Afternoon Tea Set di Tea and Cupcakes. Nutella Cupcake dibuat dari basic chocolate cake yang cukup pekat rasa cokelatnya dengan frosting berupa nutella buttercream yang lembut serta chocolate syrup dari Hershey’s.

“Salah satu produk roll cake yaitu Leopard Roll Cake juga menjadi varian roll cake favorit yang cukup banyak dipilih untuk pelengkap menu Afternoon Tea Set, selain untuk pembelian regular,” kata Jenifer.

French Pastries Variations
Marble Cake ala Tea and Cupcakes, dibuat Jenifer dengan mengandalkan resep klasik milik sang Mama. Teksturnya cukup moist dengan aroma mentega yang natural dan citarasa seimbang, tidak terlalu manis.

Produk favorit lainnya yang seringkali dipilih untuk sajian Afternoon Tea Set adalah macaron yang tersedia dalam beragam rasa, seperti chocolate, red velvet, pink velvet, bubble gum, green tea, blueberry, coffee, bacon and cheesecake dan sebagainya.

Selain itu, pelanggan Tea and Cupcakes juga bisa memilih beragam French Pastries, seperti éclair, millefeuille dan madelines. “Tetapi, jika memilih jenis ini, sebaiknya melakukan pemesanan 1 minggu sebelumnya, supaya hasilnya lebih maksimal,” pungkas Jenifer. (DS/IR)

www.facebook.com/teandcupcakes (Instagram : @teaandcupcakes_id)

Comments { 0 }

Le Meridien Hotel, Nikmati Pengalaman Kuliner Khas Timur Tengah

Hotel Le Meridien Jakarta yang terletak di lokasi yang strategis di Ibukota membuatnya menjadi pilihan utama untuk para pebisnis yang mencari pelayanan hotel bintang 5 International namun berkonsep tradisional Jawa. Menyediakan 396 kamar yang bergaya chic- kontemporer dan dilengkapi dengan teknologi terbaru, termasuk akses gratis untuk Internet dan Wi – Fi ( hingga 1 Mbps ).

Hotel Le Meridien Jakarta juga menyediakan sajian kuliner berkelas di restaurannya yaitu di La Brasserie, Le Rendezvous Lobby Lounge, Al Nafoura Lebanese Restaurant, dan La Boutique Gourmande yang merupakan toko kue yang menyediakan pilihan makanan ringan berkualitas.

Di Le Meridien Jakarta para tamu dapat menemukan makanan dari Timur Tengah khas Lebanon di Al Nafoura Restaurant. Restoran ini menyuguhkan perpaduan suasana, arsitektur dan makanan ala Timur Tengah khususnya Lebanon.

Resto dua tingkat yang luas, dengan dinding bertekstur batu bata dan lantai terakota, menjadikannya perpaduan yang kaya warna. Para tamu dapat menikmati Shisha dan hidangan pencuci mulut khas Timur Tengah di teras luar resto sambil menikmati pemandangan kolam renang hotel.

Resto Timur Tengah Di Jantung Jakarta
Al Nafoura Restaurant memiliki kapasitas sekitar 150 tempat duduk yang terbagi dalam tiga tempat yaitu ruang utama, teras, dan lantai atas untuk suasana yang lebih privat.

Sebelum menikmati makanan utama sebaiknya mencoba roti khas Lebanon yaitu Pita Bread yang dipanggang di tungku tanah liat, adonan roti dibakar dengan kayu bakar dan gas. Roti terasa hangat dan lembut saat dinikmati dengan appetizer (hidangan pembuka) unggulan seperti Hommous, Tabouleh dan Babaganoush.

Hommoush, terbuat dari Puree Chick Peas yang dicampur dengan sesame paste, lemon juice dan olive oil. Hommous merupakan signature dari kuliner Lebanon dan menjadi pendamping Pitta Bread sebelum menikmati makanan utama.

Tabouleh, adalah salad khas Timur Tengah yang terdiri dari cincangan daun Parsley, tomat campuran cracked wheat, lemon juice dan olive oil. Sedangkan Babaganoush, merupakan Grilled Eggplant Salad dengan campuran tomato, capsicum, cucumber, onion tossed in lemon juice, dan olive oil dressing.

Main Dish : Paha Kambing Utuh
Makanan Utama favorit para tamu di Al Nafoura adalah Haruf Ouzi, yaitu Lamb Shank dengan Ouizi Style yang disajikan dengan oriental rice assorted nuts, dan yoghurt sauce. “Paha kambing utuh direbus selama 1,5 jam dengan campuran wortel, bawang bombay dan seledri untuk menghilangkan bau kambing. Setelah itu dimarinated dengan rempah-rempah. Paha Kambing tersebut kemudian didinginkan lalu digrill supaya lemaknya turun,” Hussein Sleiman – Executive Chef di Al Nafoura menjelaskan.

Haruf Ouzi (Lamb Shank)

Haruf Ouzi (Lamb Shank)

Jangan lewatkan dessert khas tradisional Lebanon yaitu Baklawa, yang merupakan dessert dengan rasa yang cukup unik dengan pilihan 4 kacang dan simple syrup. ”Baklawa merupakan pastry khas Lebanon yang terdiri dari 4 kacang yaitu almond, kacang mede, pistachio, dan kacang biasa. Sementara untuk minuman silahkan coba Iranian Juice dengan campuran yoghurt dan dry mint.

Setelah menikmati makanan di Al Nafoura sempatkan mengunjungi La Boutique Gourmande yang merupakan toko kue populer untuk roti dan kue pastry. Para tamu selalu mencari Mille Feuille yang merupakan best seller dan signature cake dari Le Meridien Jakarta.

Afternoon Tea
Di La Boutique Gourmande, tamu dapat menikmati kopi dari Illy dan teh dari Dilmah ditemani kue dan makanan ringan dalam menu Afternoon Tea dengan konsep dapat memilih kue favorit yang tersedia di display. Kue potongan (sliced cake) yang tersedia seperti Devil cake, Black Forest, Chocolate Sacher, Tiramisu, Strawberry Mousse, Strawberry Fruit Tart atau berbagi rasa Éclair. Untuk pilihan rasa teh juga tersedia mulai dari rasa klasik seperti English Breakfast tea, Earl gray, Camomile hingga rasa vanilla, pepper mint dan lain sebagainya

Sebagai hotel berbintang lima yang berlokasi di pusat kota Jakarta, Le Meridien tentunya tidak sendiri dalam menawarkan produk dan layanan berkelas di sekitar daerah Jalan Sudirman Jakarta. Menurut Arie Ardianti selaku Marketing Communications Manager Le Meridien Jakarta, persaingan dengan hotel di sekitar Sudirman membuatnya menjadi semakin kreatif dan inovatif namun tanpa melupakan ciri khas hotel Le Meridien itu sendiri.

Produk dan pelayanan yang ditawarkan oleh Hotel Le Meridien lebih spesifik kepada target market tamu hotel yaitu para pebisnis. “Selain itu, kami juga menawarkan produk dan fasilitas hotel yang sesuai dengan kebutuhan tamu hotel kami, pelayanan atau servis yang terus selalu ditingkatkan, variasi menu di restoran yang up to date dengan perkembangan jaman sesuai dengan ciri khas Le Meridien,”pungkas Arie. (RS/IR)

Le Meridien Hotel, Jl. Jenderal Sudirman Kav 18-20, Jakarta 10220

Comments { 0 }

The Media Hotel & Tower, Menikmati Santap Malam Di Bawah Cahaya Langit

The Media Hotel & Towers adalah satu-satunya hotel bintang lima yang berlokasi di bagian utara Jakarta Pusat. Hotel ini terletak strategis di dekat Mangga Dua Shopping Complex, Taman Rekreasi Impian Jaya Ancol, dan exhibition hall Jakarta International Expo (JI EXPO), serta memiliki akses langsung ke Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Ditujukan bagi para tamu pebisnis dan pelancong yang menginginkan layanan bertaraf Internasional, hotel ini menawarkan 350 kamar dan suites yang terdiri dari Classic Room, Premium Room, Tower Room, Club Suite, Executive Suite, Presidential Suite dan Penthouse.

The Media Hotel juga dilengkapi dengan tiga restoran yaitu: The Breeze Café all day dining restaurant dengan pemandangan kolam renang & kota Jakarta, Dragon Court Chinese Restaurant dengan kuliner Cantonese dan Szechuan, Sukhothai Authentic Thai fine dining restaurant, The Deli Cake Shop.

Variasi Tema Kuliner
Salah satu resto favorit, The Breeze menyediakan beberapa jenis dan menu makanan dimulai dari hari Senin hingga Jumat. Setiap hari The Breeze mempunyai tema yang berbeda, untuk hari Senin bertemakan Betawi Buffet, Selasa : Jawa Tengah Buffet, Rabu : Kapau Padang, Kamis : Sundanesse Buffet, dan Jumat : Barbeque Dinner.

Banyaknya variasi makanan tentunya terdapat beberapa menu unggulan dari The Breeze sebegai contoh untuk appetizernya seperti Spicy Prawn Mango Salad Mix Salad. Komponennya cukup menarik karena disajikan dengan potongan mangga, udang dengan dressing rasa pedas dan asam.
“Udangnya saat masih fresh langsung kami rebus tidak terlalu lama, sekitar 5-10 menit saja,”buka penjelasan Fikri, Executive Chef dari The Media Hotel saat dikunjungi oleh tim dari BARECA Magazine.

Untuk main course pilihan terdapat jenis Bebek Goreng Sambal Penyet yang direbus sekitar 4 jam agar dagingnya terasa empuk. “Bumbunya sebenarnya simple saja, dari buah pepaya dan daun pepaya, agar daging terasa empuk dan tidak terlalu berbau, serta perpaduan bumbu kunyit. Kemudian digoreng dengan sebelumnya ditiriskan dahulu minyaknya. Lalu disajikannya dengan tempe mendoan, tumis kangkung, sambal hijau, sambal mangga,”tambah Fikri.

BBQ Skylight Dinner
Sementara untuk tema Jumat malam, The Media Hotel & Towers menawarkan jenis kuliner baru bertajuk BBQ Skylight Dinner di The Breeze Café all-day-dining restaurant yang terletak di lantai 6 hotel.

BBQ Skylight Dinner merupakan menu makan malam baru dengan konsep prasmanan yang menawarkan pilihan menu bakar dan panggang lengkap, meliputi berbagai kreasi terbaik yang dipersiapkan oleh para juru masak berpengalaman.

Menu yang ditawarkan mulai dari pilihan variasi salad yang segar dari berbagai negara, pilihan 8 macam menu utama dengan tambahan masakan khas Indonesia sebagai masakan tradisional yang tersedia pada side dishes, sebuah live cooking stall yang menyuguhkan Mongolian BBQ atau Tumis Kangkung, Iga Bakar, dan lain-lain.

Untuk hidangan penutup menurut Slamet Supriyanto, Pastry Chef The Media Hotel, jenis Cheese Caramel merupakan kegemaran para tamu di The Media Hotel. Komponennya berupa cream cheese, telur, gula dan susu cream, raspberry sauce, dan mango sauce. Terdapat assorted fruit seperti buah kiwi, strawberry, dragon.

Cheese Caramel

Cheese Caramel

Sedangkan untuk penikmat minuman segar The Breeze menyediakan jus dengan nama Media Punch, yang terdiri dari, guava juice, orange juice, pinepple juice, lime juice kemudian diberi soda water tanpa diblend dan dishake. Sedangkan Juice Healthy terlihat segar dengan tambahan pepaya, strawberry, dan yoghurt diblend dicampur dengan syrup agar terasa segar dan manis.

Indra Lesmana sebagai Food & Beverages Director The Media Hotel mengungkapkan bahwa dengan mengusung moto “Welcoming, Personalized and Memorable” menjadi acuan dalam memberikan “service” beyonds the expectation & from our heart, yang pada akhirnya bermuara kepada kepuasan para tamu. (RS/HW)

The Media Hotel & Towers, Jakarta Jl Gunung Sahari Raya No 3 Jakarta 10720

Comments { 0 }