Archive | Recommended RSS feed for this section

Blackball, Kreasi Dessert Berkualitas dari Taiwan

Bagi penikmat dessert manis dan segar tidak salah untuk mencoba mampir ke cafe asal Taiwan dengan nama Blackball. Resmi masuk di Indonesia pada Januari 2013 lalu, Blackball mencoba memperkenalkan sajian kuliner dengan mengusung motto “No.1 dessert house in Taiwan” yang sebagian besar produk utamanya diimpor langsung dari Taiwan.

Sebagai cafe waralaba asal Taiwan, sejak dibuka sampai kini Blackball sudah memiliki 19 cabang di Jakarta Bali, Semarang, Medan, Batam, Pontianak, Balikpapan dan Surabaya. “Penambahan gerai kami dalam setahun ini membuktikan bahwa masyarakat sudah menggemari makanan sehat dengan kualitas bahan yang kami miliki,”jelas Daniel Tamara sebagai Operational Manager dari Blackball Indonesia. Selain berada di Indonesia Blackball sudah membuka gerai lain di beberapa negara seperti Taiwan, Malaysia, Fillipina, Singapura, China, dan Australia.

Untuk memberikan kenyamanan kepada pelanggan, bagian interior dan eksterior dibuat semenarik mungkin dengan penambahan rumput buatan layaknya berada di sebuah taman, serta meja bar yang memiliki ukuran setinggi dada orang dewasa.

Kacang Dalam Produk Blackball
Sebagai penyedia makanan yang sehat (healthy food), tentunya komponen kacang-kacangan merupakan bagian penting untuk memberikan manfaat baik untuk tubuh. Berbagai jenis kacang yang disediakan meliputi kacang hijau, kacang tanah, kacang merah, pinto bean, lotus seed, barley, dan basil seed, yang melalui proses pengawetan secara alami berupa gula cair dengan takaran yang sesuai.

Menurut Daniel kacang merupakan makanan sehat bagi tubuh manusia seperti contohnya barley yang merupakan biji-bijian yang menyerupai gandum, dan mempunyai manfaat seperti melancarkan buang air besar, menurunkan kolesterol, dan melindungi usus.

Blackball Signature

Blackball Signature

Ciri khas dessert asal Taiwan adalah penggunaan topping yang dapat disesuaikan dengan selera costumer, seperti taro & sweet potato balls, macha & black sesame balls, Taro & Sweet Potato Q, dan masih banyak lagi. Sebelum memilih topping costumer dapat memilih pilihan menu dengan bahan dasar seperti grass jelly, ice jelly, dan no jelly.

Fresh Milk with Boba

Fresh Milk with Boba

Selain pelanggan dapat berkreasi dengan menu sendiri (standar Taiwan), Blackball juga menyediakan menu paket unggulan yang sudah menjadi khas cafe ini, seperti Blackball Signature, Blackball Winter Melon Ice, Blackball Classic. “Untuk signature Blackball tersedia pilihan topping favorite seperti grass jelly ice, grass jelly, taro & sweet potato balls, taro & sweet potato Q, pearls, dan kacang merah,”ujar Daniel.

Sementara untuk minuman favorit tersedia pilihan dalam kategori Milky Variant, Fresh Milk Series, dan Signature Drinks. “Jika berkunjung ke tempat ini kurang lengkap rasanya tanpa mencicipi minuman favorit seperti Boba Milk Tea dengan kombinasi black tea, fresh milk, dan boba,”pungkas Daniel. (RS/HW)

Ruko Garden House, Blok A, Bukit Golf Mediterania, Pantai Indah Kapuk, Jakarta

Comments { 0 }

Grand Preanger Hotel, Menikmati Kuliner di Gedung Bersejarah

Jika jalan – jalan ke Bandung tidak lengkap tanpa mengunjungi tempat bersejarah bernama Hotel Grand Preanger. Sebelum menjadi hotel bintang lima saat ini, dulunya pada tahun 1884 ketika para Priangan Planters (pemilik perkebunan di Priangan) berhasil dalam usaha pertanian dan perkebunan di sekitar kota Bandung. Tetapi pada tahun 1897 wilayah tersebut diambil alih oleh seorang W.H.C Van Deeterkom diubah menjadi Hotel Preanger.

Selama seperempat abad Hotel Preanger yang berarsitektur gaya Indische Empire menjadi kebanggaan orang – orang Belanda di Kota Bandung yang kemudian direnovasi kembali dan didesain ulang pada tahun 1929 oleh C.P. Wolff Schoemaker dibantu oleh muridnya Ir. Soekarno dan menjadi terkenal di dalam maupun di luar negeri. Semakin berjalannya waktu Grand Preanger mengalami pergantian pengelola, namun pada 1987 hingga kini dikelola oleh PT Aerowisata.

Revitalisasi Grand Preanger di tahun 2013 telah selesai, semua renovasi executive room di Naripan Wing berubah menjadi Naripan Suite yang menjadi tampilan baru dari Aerowisata Grand Hotel Preanger. Di area lantai 9 terdapat 3 kamar suite dan 1 presidential suite yang dilengkapi dengan kaca jendela anti peluru. Sedangkan area umum yang direnovasi adalah Lobby, Preanger Brasserie, Grand Ballroom, Eksekutif Lounge, dan Kolam Renang. Seluruh renovasi dilakukan dengan tetap mempertahankan pola-pola art deco yang menjadi ciri khas Grand Preanger.

Preanger Brasserie Restaurant
Menginap di Grand Preanger tidak lengkap sebelum mencoba sajian kuliner khas Grand Preanger di Preanger Brasserie. Buka selama 24 jam menyediakan maknanan dari pagi, siang, dan malam dengan menu continental dan international yang disajikan secara prasmanan dan a la carte. Preanger Brasserie mempunyai beberapa menu unggulan terbaru seperti Buntut Goreng, Lime Honey Baby Chicken, dan Kupat Tahu Wuenak.

Untuk Kupat Tahu Wuenak merupakan tradisional untuk appetizer, beda dengan kupat tahu biasa “Kupat Tahu di sini kami goreng dengan tepung agar rasa ada crispy dan crunchy, selain itu disajikan sama halnya kupat tahu biasa menggunakan bawang merah, tauge, kerupuk tanpa pewarna dan bumbu kacang,” Jelas Ernest Pandapotan selaku Executive Chef di Grand Preanger.

Kemudian untuk main course, Buntut Goreng disajikan dengan sambal hijau, lime, emping dan sup buntut. “Buntut ini dapat digoreng atau dibakar, sebelumnya kami menggunakan buntut lokal yang sudah melalui proses pengepukan agar tidak keras jika dimakan,” Untuk tastenya diberi tambahan kacang merah dan tepung, bawangbombay, tumis, beberapa vegetable, dan nasi putih.

Sementara untuk menu main course kedua Lime Honey Baby Chicken adalah menu yang sebelumnya dimarinated dengan madu, lime, kemudian digrill, lalu finishing di oven, disajikan dengan mushroom sauce, carrot, brokoli, green bean. “Semua bahan yang kita gunakan adalah dari bahan lokal terbaik.,” tambahnya.

Tidak lengkap tanpa mencicipi dessert seperti Blueberry Cheese Cake, “untuk penampilannya kami menggunakan butter scott sauce, cream berry, kami tambahkan juga dengan whipe cream, sehingga kombinasi warna dan tastenya bisa terasa,”jelas Ferry. Sebagai Pastry Chef Grand Preanger.

Afternoon High Tea

Afternoon High Tea

Untuk minumannya Black Forest Coffee, pada dasarnya terdiri dari espresso, cokelat saus, whipe cream, dan es krim cokelat, “semua dominan dari kopi dan saus cokelatnya dan bahannya semua lokal,” ujar Rosidin sebagai Bartender dari Grand Preanger.

Konsep Mix Traditional
Sementara untuk konsep afternoon tea di Preanger Brasserie adalah Mix Tradisional dan berbagai macam kue khas International dengan hiasan boneka salam khas Aerowisata yang terdiri dari kue jajanan pasar khas Indonesia dan International. Fruit Tartlet, Kue Sus, Green Tea Opera, Vanilla Tartlet, Éclair, Brownies Pannacotta, Tiramisu, Mango mouse, dan lain-lain.

Untuk melengkapi santap menjelang sore selain bermacam variasi kue, di restoran ini menyediakan minuman teh khas Indonesia yaitu Walini, yang merupakan brand lokal. “Kekhasan teh Walini karena familiar dengan lidah orang Indonesia yang memiliki variasi warna seperti ras Green, Ginger, dan Lemon,” jelas Ernest.

Sebagai hotel bersejarah di Kota Bandung dan sudah lama berdiri, Grand Preanger tetap mempertahankan ciri khas seperti ekstrior bagian luar yang mengalami sedikit renovasi, itu dikarenakan agar dapat memperkenalkan ciri khas gedung bersejarah di Indonesia dan sebagai tempat wisata termewah di Kota Bandung.

Selain mempertahankan ciri khas bangunan Aerowisata Grand Hotel Preanger Bandung juga terus menjaga dan memberikan inovasi dalam menghadapi persaingan di industry bisnis perhotelan. “Kami akan terus mempertahankan layanan seperti service kami, agar para tamu dapat kembali lagi ke hotel kami dengan rasa puas, dan terus memberikan beberapa upgrade untuk beberapa menu makanan sehingga para tamu tidak bosan jika kembali kesini,” tutup Nurani Fitri Kireina selaku Maketing Communication dari Grand Preanger. (RS/IR)

Jl. Asia Afrika No. 81 Braga Sumur bandung, Bandung Jawa Barat

Comments { 0 }

Sheraton Bandara, Sajian Makanan Ringan Berbasis Kacang

Hotel Sheraton Bandara tidak pernah kehabisan kreatifitas dalam menghadirkan sajian kuliner berkelas kepada para tamu yang berkunjung dan ingin menikmati santapan di sana. Sebagai Hotel berbintang lima di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sheraton terus berkembang berkreasi mengikuti perkembangan kuliner di belahan dunia.

Salah satu sajian bertaraf International yang tersedia adalah Soy Bean Honey Panacotta, Hazelnut Partait Orange Jelly, dan Florentines yang menggunakan bahan kacang berkualitas. Untuk Soy Bean Honey Panacotta disajikan dengan jelly, Strawberry, dan mango jelly di atas white chocolate.

”Kacang kedelai / soy bean kami beli langsung dari supplier dengan kualitas baik, dan biasanya soy bean tidak memiliki rasa yang kuat. Untuk memberi rasa asam dan manis maka kami beri potongan buah strawberry, dan mango jelly,”buka penjelasan Widodo selaku Jr. Sous Chef di Hotel Sheraton Bandara.

Menurutnya alasan penggunaan soy bean pada dessert karena jenis kacang ini jarang digunakan untuk adonan, dan soy bean juga memiliki kandungan gizi yang baik untuk kesehatan.

Hazelnut Partait Orange Jelly
Hazelnut Partait Orange Jelly merupakan dessert yang terdiri dari kombinasi bahan seperti hazelnut pasta, cream, susu, gula, yang dimix kemudian dicetak bersama cokelat biscuit pada bagian bawah. Setelah itu diberi jelly di atasnya.

Huzelnut Partait Orange Jelly

Huzelnut Partait Orange Jelly

Supaya partait orange jelly tidak cepat meleleh, maka kombinasi adonan harus seimbang seperti campuran 1 liter orange juice, 100 gr gula, dan 13 lembar gelatin. “Sementara untuk hazelnut biasanya diblender hingga halus kemudian dicetak dan dimasukan ke dalam freezer. Proses pengolahan hazelnut hampir mirip dengan pembuatan selai,”jelas Widodo.

Penggunaan Hazelnut pada dessert ini selain karena disukai kaum muda, juga khasiat dari kacang ini adalah untuk menambah kalsium pada tubuh, memperlancar peredaran darah, memperhalus dan mempercantik kulit karena di dalamnya terdapat kandungan vitamin, mineral, dan minyak alami.

Florentines
Sementara untuk Florentines (Cookies dari Italia) merupakan makanan kering yang terdiri dari almond slice atau cashew nut, raisin, honey, gula, dan campuran kulit jeruk yang dikeringkan kemudian dipotong-potong kecil.

Florentines

Florentines

“Untuk produk ini kami menggunakan butter yang diaduk dan setelah itu di bawahnya diletakkan sugar dough, kemudian dicetak dan dipanggang dengan suhu 170?C selama 25 menit”, papar Widodo. Setelah itu lanjut Widodo, adonan dipanggang selama 25 menit, lalu dikeluarkan dari oven dan dipotong menggunakan pisau gerigi untuk mencegah adonan tidak hancur.

“Perlu diperhatikan dalam mengolah kacang almond agar waktu memasak kacangnya tidak terlalu lama, karena yang berbentuk slice almond akan cepat gosong,” pungkas penjelasan Widodo. (RS/HW)

Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten 19110, Indonesia

Comments { 0 }

Roppan, Unggulkan Ragam Rasa Tpan Toast dan Honey Toast

Roppan, sebuah resto café yang berada di bawah naungan Johnny Andrean Group, cukup jeli melihat bahwa sisi kesederhanaan rasa dan tekstur roti tawar dapat dieksplor lebih lanjut dengan kreatifitas dalam menambahkan berbagai macam filling dan topping sehingga menghasilkan sebuah produk yang memiliki nilai lebih, unik dan berbeda.

Ekspansi Gerai
“Konsep resto dan café Roppan mengadopsi interior bergaya Jepang dengan open kitchen untuk menunjukkan kepada konsumen kami bahwa semua produk di Roppan benar-benar fresh,” buka Alifia Cinte, Staf Perwakilan Roppan.

Menurut Alifia, Roppan memiliki arti Roppongi Pan atau roti panggang Jepang. “Dengan konsep baru dan unik, kami berusaha memberi sajian olahan roti tawar dengan berbagai macam rasa filling dan topping dengan suasana ceria Roppongi di Jepang,” lanjut Alifia.

Alifia yang akrab disapa Fia menjelaskan bahwa Roppan sudah memiliki beberapa gerai di Indonesia, seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Bali dan Makassar. “Yang terbaru adalah gerai Roppan di Mall Panakkukang, Makassar,” kata Fia.

Gerai Roppan Gandaria City ternyata adalah gerai Roppan yang pertama dan menurut Fia dibuka pada awal 2011. Total kapasitas meja kursinya mencapai 150 kursi dengan 2 pembagian area, smoking dan non-smoking area.

Honey Toast
Ada 4 kategori produk yang disediakan di Roppan, yaitu Roppan Dessert yang mengusung Honey Toast, lalu ada Roppan Tpan Toast, Rocha Milk Tea dan pilihan menu Hot Kitchen,” jelas Fia.

Honey Toast, roti tebal dimana bagian isinya telah dipotong kotak-kotak, sehingga memudahkan saat menyantap dan disajikan dengan beragam rasa topping serta tambahan ice cream. Bagian luar roti yang renyah didapat dari proses pemanggangannya.

Ogura Honey Toast adalah salah satu varian rasa favorit di kategori Honey Toast. Selain itu, ada beberapa varian lainnya seperti Matcha Honey Toast, Fruit Angel Honey Toast dan Banana Island Honey Toast.

Ogura Honey Toast memadukan kerenyahan kulit roti dan kelembutan potongan roti yang diberi lelehan madu serta penambahan Ogura Ice Cream yang masih memiliki butiran biji kacang merah lembut bercita-rasa khas, dengan rasa manis yang pas.

“Kami mengolah sendiri biji kacang merah menjadi filling kacang merah di Central Kitchen kami yang kemudian dikirimkan ke setiap gerai Roppan. Para Chef kami mengolahnya sehingga menghasilkan tekstur lembut dan pulen juga mengeluarkan rasa manis dari biji kacang merah yang natural, jadi tidak diperlukan penambahan gula pasir yang terlalu banyak,” papar Fia.

Tpan Toast
Tpan Toast boleh jadi adalah central of attraction yang ada di Roppan. Memiliki display khusus yang memajang potongan segitiga Tpan Toast dengan aneka rasa filling dan topping yang menurut Fia seringkali menarik perhatian para konsumen yang melewatinya.

“Pada awalnya, Tpan Toast memiliki bentuk kotak dan tanpa filling. Tetapi, kami merasa bentuk segitiga jauh lebih handy dan nyaman dipegang saat disantap. Sangat cocok untuk grab and go breakfast. Kami pun memberi filling, tidak hanya topping saja, sehingga rasa akan lebih maksimal. Tpan Toast sendiri memiliki arti Triangle Pan Toast atau roti panggang segitiga,” ungkap Fia.

Tpan Toast di Roppan memiliki varian rasa asin dan manis dengan isian dan topping yang juga berfungsi sebagai dekorasi yang menarik. Magura, Sakura Almond, Chibi Berry, Oreogami, Ikebanana, Choco Forest adalah sebagian varian rasa Tpan Toast yang mengusung citarasa manis. Sedangkan di lini savory ada Sunny Shinjuku, Godzilla Burger, Tamagochi, Gyu Pan dan Sosizu.

Sakura Almond

Sakura Almond

Sakura Almond
“Kami juga memiliki cukup banyak pilihan Tpan Toast yang menggunakan nuts and beans sebagai campuran isian maupun topping-nya. Sakura Almond adalah salah satunya. Filling-nya adalah whipped cream, sedangkan topping-nya menggunakan white chocolate dan irisan kacang almond panggang yang disusun sedemikian rupa sehingga terlihat seperti kelopak bunga,” kata Fia.

Nutzilla

Nutzilla

Tpan Toast lainnya yang menggunakan kacang-kacangan sebagai campuran filling dan topping yang diakui Fia cukup digemari adalah Magura, Nutzilla, Hazelnatsu dan Choco Chizu.

Magura menggabungkan rasa unik dari green tea, kacang merah dan kacang almond. Filling-nya menggunakan whipped cream yang dicampur dengan filling kacang merah dan bagian topping-nya menggunakan campuran white chocolate dan green tea yang kemudian diberi irisan kacang almond panggang.

“Sedangkan untuk Nutzilla, roti toast-nya kami isi dengan selai kacang tanah atau peanut butter jam dengan topping white chocolate yang didekorasi menggunakan dark chocolate serta diberi irisan kacang almond panggang di bagian samping toast-nya,” papar Fia.

Aplikasi Nuts and Beans
Cincangan kacang tanah panggang menjadi topping di varian Tpan Toast Hazelnatsu yang kemudian diberi lelehan hazelnut and dark chocolate sebagai dekorasi yang juga memberi tambahan rasa. Martabak manis menjadi inspirasi untuk Choco Chizu yang memiliki paduan keju, cokelat dan kacang tanah panggang cincang.

“Aplikasi nuts and beans kami nilai sangat luas dan cocok diaplikasikan pada varian produk di Roppan, seperti kacang merah untuk ice cream dan campuran filling di sebagian varian rasa Honey Toast dan Tpan Toast hingga aneka kacang-kacangan untuk campuran filling, topping dan dekorasinya. Selain memiliki rasa, aroma dan tekstur khas, nuts and beans juga memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh,” tutup Fia.

Gandaria City – Jl. Sultan Iskandar Muda Jakarta Selatan GF – MG10

Comments { 0 }

Jacqueline’s House of Bread, Unggulkan Roti-Roti Favorit dan Mochi Bread

Jacqueline’s House of Bread, salah satu bakery and café yang sudah memiliki 3 gerai, hadir dengan konsep produk roti-roti Indonesia dilengkapi produk pastry dan minuman ala café.

Freshly Baked Bread
“Jacqueline’s House of Bread berdiri pada tanggal 20 Agustus 2012 dengan menempati gerai pertama di area Bintaro sektor 7 yang juga menjadi central kitchen kami,” buka Jacqueline Benyamin, Pemilik Jacqueline’s House of Bread.

Cranberry Oatmeal Bread

Cranberry Oatmeal Bread

Jacqueline Benyamin mengakui bahwa visi Jacqueline’s House of Bread adalah menjadi merek roti ternama di Jakarta dan sekitarnya. “Roti-roti berbagai rasa dengan konsep Roti Indonesia tanpa bahan pengawet dan dijual dengan harga yang terjangkau, adalah konsep produk utama kami. Semua rotinya diolah fresh setiap harinya,” kata Jacqueline Benyamin yang akrab disapa Jacqueline.

Passion of Food
Menjadi pengusaha bakery di usia yang masih terbilang muda, Jacqueline mengakui bahwa passion-nya terhadap makanan, terutama pastry dan bakery-lah yang menjadi alasan terkuat dirinya memilih membuka Jacqueline’s House of Bread.

“Perlu waktu yang tidak sebentar untuk mempersiapkan pembukaan Jacqueline’s House of Bread ini. Saya bahkan mendesain sendiri logo, memilih nama usaha hingga produk-produk apa saja yang akan dijual di Jacqueline’s House of Bread,” ungkap Jacqueline.

Roti Pisang Cokelat Almond (kiri), Roti Kacang Merah Wijen (kanan), Mochi Bread (belakang)

Roti Pisang Cokelat Almond (kiri), Roti Kacang Merah Wijen (kanan), Mochi Bread (belakang)

Mochi Bread
Dibantu dengan tim-nya, termasuk Head Baker, Chef Dwiyanto, roti-roti inovasi semakin ditonjolkan. Sebut saja Mochi Bread yang memadukan adonan roti manis yang kemudian diisi dengan mochi kacang merah. Bagian permukaan rotinya diberi adonan topping khusus bercampur biji wijen hitam.

Jacqueline mengakui bahwa dia tidak mengolah filling kacang merah untuk Mochi Bread maupun Roti Kacang Merah Wijen yang ada di Jacqueline’s House of Bread namun membeli filling kacang merah yang sudah jadi dari supplier khusus. Hal ini dilakukannya agar lebih efektif dan efisien. Dia tidak sembarangan dalam memilih supplier.

“Filling kacang merah yang digunakan sekarang kami anggap cukup baik, mengingat citarasanya tidak terlalu manis, rasa kacang merahnya tetap dominan. Teksturnya sesuai yang kami inginkan, tidak terlalu padat ataupun terlalu lembek,” ungkap Jacqueline.

Chef Dwiyanto menambahkan bahwa sebagian besar isian roti lainnya, dibuat di dapur Jacqueline’s House of Bread. Hanya beberapa saja yang menggunakan filling siap saji, seperti filling kacang merah tersebut. “Isian lainnya yang kami buat adalah isian untuk roti daging, roti ayam pedas, roti tuna, dan sebagainya,” jelas Chef Dwiyanto.

Aplikasi Nuts and Beans dalam Produk Roti
Jacqueline mengakui tidak cukup banyak mengolah roti dengan isian menggunakan campuran kacang-kacangan. Tetapi, dirinya paham, ada konsumennya yang menyukai penggunaan kacang-kacangan dalam isian maupun topping roti, sehingga produk dengan aplikasi kacang-kacangan tetap tersedia di Jacqueline’s House of Bread.

Roti Pisang Cokelat Almond diakuinya termasuk salah satu yang disukai konsumen. Isiannya berupa pisang dan cokelat yang diberi taburan irisan kacang almond di bagian permukaan roti-nya. Sebagian varian rasa roti di Jacqueline House of Bread meliputi Roti Pisang Keju, Roti Strawberry Roll, Roti Srikaya, Roti Kornet Telur, Roti SoJu atau Sosis Keju,Roti Jagung Manis dan tersedia juga Roti Tawar biasa maupun Roti Tawar Gandum.

Jacqueline juga mengakui, bahwa permintaan khusus dari konsumen kerap hadir untuk jenis produk tertentu. Seperti Cranberry and Oatmeal Bread dan Banana Bread with Honey Walnut Cake yang tidak setiap hari dijual di gerai-nya.

Cranberry Oatmeal Bread adalah jenis European Bread yang menggunakan oatmeal, buah cranberry kering dan sedikit campuran kacang pistachio. Sedangkan Banana Bread with Honey Walnut yang berkonsep seperti banana cake memiliki campuran kacang walnut dan madu. “Kami memang berusaha menyediakan produk khusus yang diinginkan para konsumen kami, tentunya harga akan menyesuaikan, sesuai jenis produknya,” tuntas Jacqueline. (DS/IR)

Ruko Kebayoran Arcade KA/C3-37-Bintaro Sektor 7, Jakarta

Comments { 0 }

Mochi Mochi, Unggulkan Jenis Taiwanese Mochi Berbahan Baku Lokal

Sampai dengan April 2014, jumlah gerai Mochi Mochi di Jakarta sudah mencapai lebih dari 30 gerai. Gerai yang mengusung produk Mochi ala Taiwan dengan berbagai varian rasa ini bermula dari sebuah kegagalan usaha lama milik Rudyanto Indra, pemilik Mochi Mochi.

“Dulu saya bersekolah di Taiwan. Ketika orang tua tidak lagi mampu membiayai sekolah saya, saya memutuskan untuk bekerja di sebuah gerai Mochi di sana,” kenang Rudyanto Indra.

Bermula dari Kegagalan
Kembali ke Indonesia di tahun 2006, Rudyanto Indra sempat bekerja membantu orang tua-nya, sampai akhirnya membuka usaha sendiri di bidang material.

“Usaha material saya hanya bertahan 2 tahun. Saat itu, saya bangkrut. Istri saya yang menganjurkan untuk berjualan Mochi ala Taiwan. Saya memang suka membuat mochi tersebut untuk keluarga saya. Menimbang saran dari istri, akhirnya Februari 2009, Mochi Mochi berdiri,” ungkap Rudyanto Indra.

Kerja kerasnya membuahkan hasil. Perlahan, Mochi ala Taiwan buatan Rudyanto Indra semakin diminati konsumennya, terbukti dari ekspansi gerai yang terbilang cepat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Bahan Baku Lokal, Teknik Olah Taiwan
Saat awal berdiri, Rudyanto Indra mengakui hanya menjual 3 macam Mochi saja, yaitu rasa kacang tanah, rasa kacang merah dan rasa kacang hijau.

“Untuk varian rasa, berkembang dari tahun ke tahun. Saat ini, sudah ada sekitar 14 rasa, seperti mochi wijen hitam, mochi cokelat, mochi abon ayam, mochi wijen putih, mochi kacang asin dan lain sebagainya. Semua bahan bakunya lokal, teknik pengolahannya saja yang menggunakan teknik mochi Taiwan,” kata Rudyanto Indra.

Mochi Wijen Hitam

Mochi Wijen Hitam

Mochi Kacang Tanah dan Wijen Hitam
Mochi Kacang Tanah diakui Rudyanto Indra sebagai best selling mochi di Mochi Mochi. Bahkan menurut Rudyanto Indra, penggunaan kacang tanah di Mochi Mochi mencapai 3 ton per bulannya.

“Di Taiwan, yang menjadi best seller adalah Mochi Wijen Hitam. Karena, masyarakat di sana menggemari wijen hitam yang dianggap memiliki khasiat yang baik untuk tubuh, seperti bagus untuk rambut dan baik untuk ginjal juga stamina tubuh,” jelas Rudyanto Indra.

Mochi Wijen Hitam menggunakan isian wijen hitam sangrai yang sudah dihaluskan dan diberi sedikit gula pasir. Bagian luar mochi diberi bubuk wijen hitam sangrai. Citarasanya khas dan legit.

Sedangkan untuk Mochi Kacang Tanah, proses pembuatannya juga hampir sama, yakni kacang tanah sangrai yang kemudian dihaluskan dan diberi sedikit gula pasir untuk memberi rasa manis yang cukup. Bagian luar mochi-nya diberi bubuk kacang tanah.

Inovasi Mesin dan Isian Mochi
Saat awal Rudyanto belum bisa membuat bubuk kacang tanah yang kering seperti sekarang. Bahkan dia sempat ditanya orang karena mana mungkin dapat membuat bubuk kacang tanah yang tidak menggumpal karena kacang tanah sangrai kalau dihaluskan pasti kandungan minyaknya keluar.

“Di Taiwan sendiri ada bubuk kacang tanah yang tidak berminyak. Akhirnya, suatu ketika, saya bertemu teman yang piawai membuat mesin-mesin. Dialah yang kemudian membantu saya membuat mesin khusus penggilingan kacang tanah yang menghasilkan bubuk kacang tanah sangrai yang kering dan tidak menggumpal,” papar Rudyanto Indra.

Mochi Kacang Asin

Mochi Kacang Asin

Rudyanto Indra cukup jeli melihat konsumen yang cepat menjadi bosan. Inovasi rasa baru menjadi salah satu jalan keluar yang menurutnya cukup membantu untuk mempertahankan loyalitas konsumen, selain dari kualitas produk itu sendiri.

Mochi Cokelat Gunakan Kacang Walnut
Mochi cokelat ala Mochi Mochi menggunakan isian filling cokelat yang lembut, hampir seperti tekstur chocolate ganache. Rudyanto Indra menambahkan cincangan kasar kacang walnut sangrai ke dalam isian filling cokelatnya.

“Di awal, saya sempat mencoba menggunakan cincangan kacang tanah sangrai, tetapi tidak menghasilkan tesktur crunchy seperti kacang walnut. Jadi, sampai sekarang Mochi Cokelat kami masih menggunakan campuran kacang walnut di dalamnya,” ujar Rudyanto Indra.

Harga per buah mochi di Mochi Mochi dibandrol Rp 6.000. Salah satu yang juga layak menjadi keunggulan produk mochi di Mochi Mochi selain citarasanya adalah isiannya yang banyak, tidak sekedar tebal di bagian kulit mochinya saja. (DS/IR)

Gandaria City, LG Unit IU-L03B, Jl. Sultan Iskandar Muda Jakarta Selatan

Comments { 1 }

Marguerite Nougat, Premium Nougat with Healthier Confectionery Concept

Eksperimen resep nougat cream di tahun 2006, justru membawa Claudia Syanny membuat kreasi home-made nougat yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah usaha.

Tahun 2008, Claudia Syanny mengakui mulai membuat resep nougat dalam bentuk stick yang dibungkus dengan kertas food grade dalam berbagai rasa, yang semula baru untuk konsumsi keluarga maupun teman terdekat.

“Bulan Maret 2011 akhirnya Marguerite Nougat resmi dibuka lewat jalur pemesanan online. Atas saran dari suami dan beberapa teman, akhirnya saya mulai berpikir untuk menjadikan bisnis Marguerite Nougat ini lebih serius dengan mempelajari internet marketing, mengevaluasi kembali resep untuk mendapatkan tekstur dan citarasa terbaik serta mengemas ulang nougat dengan packaging yang lebih menarik dan eye catching,” buka Claudia Syanny, Pemilik Marguerite Nougat.

Nougat Cream
Sejalannya waktu, Claudia Syanny mulai menambah varian produk di Marguerite Nougat. Bahkan, eksperimen resep pertamanya dulu yaitu Nougat Cream atau Nougat Spread mulai ia kembangkan lagi dan menjadi salah satu produk baru di Marguerite Nougat.

“Nougat Cream memiliki tekstur seperti selai yang bisa dioles di roti. Kami mulai memasarkannya sejak tahun 2013. Kemasannya tersedia dalam kemasan jar seberat 200 gram. Sampai saat ini produk Marguerite Nougat masih dijual online, tetapi akan didistribusikan ke berbagai supermarket premium serta café-café di Jakarta maupun beberapa kota lainnya di Indonesia,” kata Claudia Syanny.

Healthier Confectionery Concept
Lebih lanjut, Claudia Syanny menjelaskan bahwa produk di Marguerite Nougat memiliki konsep ke arah confectionery dan menegaskan bahwa setiap produknya tidak menggunakan pengawet.

Claudia mengatakan bahwa bahan baku yang digunakannya merupakan bahan baku yang memiliki kandungan kesehatan dan gizi yang tinggi. Seperti kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan kering hingga multigrain type seperti oatmeal dan sebagainya.

“Kacang Almond, contohnya, memiliki kandungan anti oksidan yang baik untuk tubuh dan Pumpkin seeds memiliki minyak yang baik untuk kesehatan. Hal ini sejalan dengan konsep awal kami, yakni kami ingin menghadirkan produk premium berkualitas yang sehat di Marguerite Nougat,” ungkap Claudia Syanny.

Best Selling Nougat
Varian rasa nougat-nya cukup beragam. Beberapa best selling nougat yang ada di Marguerite Nougat meliputi Dark Chocolate with Peanut, Apricot Pistachio, Green Tea Almond Nougat, Maple Macadamia Nougat, Cranberry Almond Nougat dan Strawberry Almond Nougat.

Menurut Claudia Syanny, kemasan Nougat yang tersedia melalui pembelian online adalah kemasan 180 gram. Sedangkan untuk distribusi ke pasar Indonesia, akan tersedia kemasan yang lebih kecil sebesar 90 gram.

Milk Almond Nougat

Milk Almond Nougat

Milk Almond Nougat dan Green Tea Almond Nougat
2 rasa Nougat yang juga diakui Claudia Syanny cukup digemari adalah Milk Almond Nougat dan Green Tea Almond Nougat. Menurut penjelasan Claudia Syanny, Milk Almond Nougat adalah Nougat original yang diciptakan pertama kali di Prancis dahulu kala dan memiliki campuran kacang almond panggang di dalamnya.

Tekstur nougat-nya lembut, mudah lumer dan tidak selengket nougat pada umumnya. Tekstur lembutnya berpadu dengan tekstur potongan kacang almond panggang yang crunchy. Citarasa khas kacang almond menetralisir rasa creamy susu yang menjadi karakter utama Milk Almond Nougat.

Sedangkan untuk Green Tea Almond Nougat adalah kreasi dari Marguerite Nougat dengan campuran bubuk green tea dan potongan kacang almond panggang di dalamnya lalu dilapisi white chocolate di bagian permukaannya. “Setiap Nougat di Marguerite Nougat dilapisi juga dengan kertas dari agar-agar yang bisa dimakan. Produk Marguerite Nougat pun sudah mendapat sertifikat Halal dari MUI dan BPOM,” jelas Claudia Syanny.

Nuts and Beans in Cookies Products
Di lini cookiesnya, paduan kacang-kacangan dan biji-bijian boleh jadi menjadi sebuah kelebihan cookies ala Marguerite Nougat. Konsumen tidak hanya disajikan regular cookies, tetapi justru jenis cookies yang berbeda.

Almond Butter Cookies

Almond Butter Cookies

Sebut saja flax seeds untuk Flax Seed Cookies, pumpkin seeds untuk Almond Butter Cookies, pumpkin seeds dan oatmeal di Coconut Oatmeal Cookies, Chocolate Almond Cookies dengan campuran cincangan kacang almond yang cukup banyak hingga sunflower seeds untuk Purple Almond Cookies.

“Chocolate Almond Cookies dan Almond Butter Cookies merupakan produk best selling cookies di Marguerite Nougat. Chocolate Almond Cookies menggunakan bahan cokelat premium dan kacang Almond. Untuk Almond Butter Cookies menggunakan campuran pumpkin seed juga bubuk kacang almond,” tutup Claudia Syanny. (DS/IR)

www.nougatworld.com

Comments { 0 }