Archive | Recommended RSS feed for this section

Roppan, Unggulkan Ragam Rasa Tpan Toast dan Honey Toast

Roppan, sebuah resto café yang berada di bawah naungan Johnny Andrean Group, cukup jeli melihat bahwa sisi kesederhanaan rasa dan tekstur roti tawar dapat dieksplor lebih lanjut dengan kreatifitas dalam menambahkan berbagai macam filling dan topping sehingga menghasilkan sebuah produk yang memiliki nilai lebih, unik dan berbeda.

Ekspansi Gerai
“Konsep resto dan café Roppan mengadopsi interior bergaya Jepang dengan open kitchen untuk menunjukkan kepada konsumen kami bahwa semua produk di Roppan benar-benar fresh,” buka Alifia Cinte, Staf Perwakilan Roppan.

Menurut Alifia, Roppan memiliki arti Roppongi Pan atau roti panggang Jepang. “Dengan konsep baru dan unik, kami berusaha memberi sajian olahan roti tawar dengan berbagai macam rasa filling dan topping dengan suasana ceria Roppongi di Jepang,” lanjut Alifia.

Alifia yang akrab disapa Fia menjelaskan bahwa Roppan sudah memiliki beberapa gerai di Indonesia, seperti Jakarta, Tangerang, Bandung, Bali dan Makassar. “Yang terbaru adalah gerai Roppan di Mall Panakkukang, Makassar,” kata Fia.

Gerai Roppan Gandaria City ternyata adalah gerai Roppan yang pertama dan menurut Fia dibuka pada awal 2011. Total kapasitas meja kursinya mencapai 150 kursi dengan 2 pembagian area, smoking dan non-smoking area.

Honey Toast
Ada 4 kategori produk yang disediakan di Roppan, yaitu Roppan Dessert yang mengusung Honey Toast, lalu ada Roppan Tpan Toast, Rocha Milk Tea dan pilihan menu Hot Kitchen,” jelas Fia.

Honey Toast, roti tebal dimana bagian isinya telah dipotong kotak-kotak, sehingga memudahkan saat menyantap dan disajikan dengan beragam rasa topping serta tambahan ice cream. Bagian luar roti yang renyah didapat dari proses pemanggangannya.

Ogura Honey Toast adalah salah satu varian rasa favorit di kategori Honey Toast. Selain itu, ada beberapa varian lainnya seperti Matcha Honey Toast, Fruit Angel Honey Toast dan Banana Island Honey Toast.

Ogura Honey Toast memadukan kerenyahan kulit roti dan kelembutan potongan roti yang diberi lelehan madu serta penambahan Ogura Ice Cream yang masih memiliki butiran biji kacang merah lembut bercita-rasa khas, dengan rasa manis yang pas.

“Kami mengolah sendiri biji kacang merah menjadi filling kacang merah di Central Kitchen kami yang kemudian dikirimkan ke setiap gerai Roppan. Para Chef kami mengolahnya sehingga menghasilkan tekstur lembut dan pulen juga mengeluarkan rasa manis dari biji kacang merah yang natural, jadi tidak diperlukan penambahan gula pasir yang terlalu banyak,” papar Fia.

Tpan Toast
Tpan Toast boleh jadi adalah central of attraction yang ada di Roppan. Memiliki display khusus yang memajang potongan segitiga Tpan Toast dengan aneka rasa filling dan topping yang menurut Fia seringkali menarik perhatian para konsumen yang melewatinya.

“Pada awalnya, Tpan Toast memiliki bentuk kotak dan tanpa filling. Tetapi, kami merasa bentuk segitiga jauh lebih handy dan nyaman dipegang saat disantap. Sangat cocok untuk grab and go breakfast. Kami pun memberi filling, tidak hanya topping saja, sehingga rasa akan lebih maksimal. Tpan Toast sendiri memiliki arti Triangle Pan Toast atau roti panggang segitiga,” ungkap Fia.

Tpan Toast di Roppan memiliki varian rasa asin dan manis dengan isian dan topping yang juga berfungsi sebagai dekorasi yang menarik. Magura, Sakura Almond, Chibi Berry, Oreogami, Ikebanana, Choco Forest adalah sebagian varian rasa Tpan Toast yang mengusung citarasa manis. Sedangkan di lini savory ada Sunny Shinjuku, Godzilla Burger, Tamagochi, Gyu Pan dan Sosizu.

Sakura Almond

Sakura Almond

Sakura Almond
“Kami juga memiliki cukup banyak pilihan Tpan Toast yang menggunakan nuts and beans sebagai campuran isian maupun topping-nya. Sakura Almond adalah salah satunya. Filling-nya adalah whipped cream, sedangkan topping-nya menggunakan white chocolate dan irisan kacang almond panggang yang disusun sedemikian rupa sehingga terlihat seperti kelopak bunga,” kata Fia.

Nutzilla

Nutzilla

Tpan Toast lainnya yang menggunakan kacang-kacangan sebagai campuran filling dan topping yang diakui Fia cukup digemari adalah Magura, Nutzilla, Hazelnatsu dan Choco Chizu.

Magura menggabungkan rasa unik dari green tea, kacang merah dan kacang almond. Filling-nya menggunakan whipped cream yang dicampur dengan filling kacang merah dan bagian topping-nya menggunakan campuran white chocolate dan green tea yang kemudian diberi irisan kacang almond panggang.

“Sedangkan untuk Nutzilla, roti toast-nya kami isi dengan selai kacang tanah atau peanut butter jam dengan topping white chocolate yang didekorasi menggunakan dark chocolate serta diberi irisan kacang almond panggang di bagian samping toast-nya,” papar Fia.

Aplikasi Nuts and Beans
Cincangan kacang tanah panggang menjadi topping di varian Tpan Toast Hazelnatsu yang kemudian diberi lelehan hazelnut and dark chocolate sebagai dekorasi yang juga memberi tambahan rasa. Martabak manis menjadi inspirasi untuk Choco Chizu yang memiliki paduan keju, cokelat dan kacang tanah panggang cincang.

“Aplikasi nuts and beans kami nilai sangat luas dan cocok diaplikasikan pada varian produk di Roppan, seperti kacang merah untuk ice cream dan campuran filling di sebagian varian rasa Honey Toast dan Tpan Toast hingga aneka kacang-kacangan untuk campuran filling, topping dan dekorasinya. Selain memiliki rasa, aroma dan tekstur khas, nuts and beans juga memiliki kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh,” tutup Fia.

Gandaria City – Jl. Sultan Iskandar Muda Jakarta Selatan GF – MG10

Comments { 0 }

Jacqueline’s House of Bread, Unggulkan Roti-Roti Favorit dan Mochi Bread

Jacqueline’s House of Bread, salah satu bakery and café yang sudah memiliki 3 gerai, hadir dengan konsep produk roti-roti Indonesia dilengkapi produk pastry dan minuman ala café.

Freshly Baked Bread
“Jacqueline’s House of Bread berdiri pada tanggal 20 Agustus 2012 dengan menempati gerai pertama di area Bintaro sektor 7 yang juga menjadi central kitchen kami,” buka Jacqueline Benyamin, Pemilik Jacqueline’s House of Bread.

Cranberry Oatmeal Bread

Cranberry Oatmeal Bread

Jacqueline Benyamin mengakui bahwa visi Jacqueline’s House of Bread adalah menjadi merek roti ternama di Jakarta dan sekitarnya. “Roti-roti berbagai rasa dengan konsep Roti Indonesia tanpa bahan pengawet dan dijual dengan harga yang terjangkau, adalah konsep produk utama kami. Semua rotinya diolah fresh setiap harinya,” kata Jacqueline Benyamin yang akrab disapa Jacqueline.

Passion of Food
Menjadi pengusaha bakery di usia yang masih terbilang muda, Jacqueline mengakui bahwa passion-nya terhadap makanan, terutama pastry dan bakery-lah yang menjadi alasan terkuat dirinya memilih membuka Jacqueline’s House of Bread.

“Perlu waktu yang tidak sebentar untuk mempersiapkan pembukaan Jacqueline’s House of Bread ini. Saya bahkan mendesain sendiri logo, memilih nama usaha hingga produk-produk apa saja yang akan dijual di Jacqueline’s House of Bread,” ungkap Jacqueline.

Roti Pisang Cokelat Almond (kiri), Roti Kacang Merah Wijen (kanan), Mochi Bread (belakang)

Roti Pisang Cokelat Almond (kiri), Roti Kacang Merah Wijen (kanan), Mochi Bread (belakang)

Mochi Bread
Dibantu dengan tim-nya, termasuk Head Baker, Chef Dwiyanto, roti-roti inovasi semakin ditonjolkan. Sebut saja Mochi Bread yang memadukan adonan roti manis yang kemudian diisi dengan mochi kacang merah. Bagian permukaan rotinya diberi adonan topping khusus bercampur biji wijen hitam.

Jacqueline mengakui bahwa dia tidak mengolah filling kacang merah untuk Mochi Bread maupun Roti Kacang Merah Wijen yang ada di Jacqueline’s House of Bread namun membeli filling kacang merah yang sudah jadi dari supplier khusus. Hal ini dilakukannya agar lebih efektif dan efisien. Dia tidak sembarangan dalam memilih supplier.

“Filling kacang merah yang digunakan sekarang kami anggap cukup baik, mengingat citarasanya tidak terlalu manis, rasa kacang merahnya tetap dominan. Teksturnya sesuai yang kami inginkan, tidak terlalu padat ataupun terlalu lembek,” ungkap Jacqueline.

Chef Dwiyanto menambahkan bahwa sebagian besar isian roti lainnya, dibuat di dapur Jacqueline’s House of Bread. Hanya beberapa saja yang menggunakan filling siap saji, seperti filling kacang merah tersebut. “Isian lainnya yang kami buat adalah isian untuk roti daging, roti ayam pedas, roti tuna, dan sebagainya,” jelas Chef Dwiyanto.

Aplikasi Nuts and Beans dalam Produk Roti
Jacqueline mengakui tidak cukup banyak mengolah roti dengan isian menggunakan campuran kacang-kacangan. Tetapi, dirinya paham, ada konsumennya yang menyukai penggunaan kacang-kacangan dalam isian maupun topping roti, sehingga produk dengan aplikasi kacang-kacangan tetap tersedia di Jacqueline’s House of Bread.

Roti Pisang Cokelat Almond diakuinya termasuk salah satu yang disukai konsumen. Isiannya berupa pisang dan cokelat yang diberi taburan irisan kacang almond di bagian permukaan roti-nya. Sebagian varian rasa roti di Jacqueline House of Bread meliputi Roti Pisang Keju, Roti Strawberry Roll, Roti Srikaya, Roti Kornet Telur, Roti SoJu atau Sosis Keju,Roti Jagung Manis dan tersedia juga Roti Tawar biasa maupun Roti Tawar Gandum.

Jacqueline juga mengakui, bahwa permintaan khusus dari konsumen kerap hadir untuk jenis produk tertentu. Seperti Cranberry and Oatmeal Bread dan Banana Bread with Honey Walnut Cake yang tidak setiap hari dijual di gerai-nya.

Cranberry Oatmeal Bread adalah jenis European Bread yang menggunakan oatmeal, buah cranberry kering dan sedikit campuran kacang pistachio. Sedangkan Banana Bread with Honey Walnut yang berkonsep seperti banana cake memiliki campuran kacang walnut dan madu. “Kami memang berusaha menyediakan produk khusus yang diinginkan para konsumen kami, tentunya harga akan menyesuaikan, sesuai jenis produknya,” tuntas Jacqueline. (DS/IR)

Ruko Kebayoran Arcade KA/C3-37-Bintaro Sektor 7, Jakarta

Comments { 0 }

Mochi Mochi, Unggulkan Jenis Taiwanese Mochi Berbahan Baku Lokal

Sampai dengan April 2014, jumlah gerai Mochi Mochi di Jakarta sudah mencapai lebih dari 30 gerai. Gerai yang mengusung produk Mochi ala Taiwan dengan berbagai varian rasa ini bermula dari sebuah kegagalan usaha lama milik Rudyanto Indra, pemilik Mochi Mochi.

“Dulu saya bersekolah di Taiwan. Ketika orang tua tidak lagi mampu membiayai sekolah saya, saya memutuskan untuk bekerja di sebuah gerai Mochi di sana,” kenang Rudyanto Indra.

Bermula dari Kegagalan
Kembali ke Indonesia di tahun 2006, Rudyanto Indra sempat bekerja membantu orang tua-nya, sampai akhirnya membuka usaha sendiri di bidang material.

“Usaha material saya hanya bertahan 2 tahun. Saat itu, saya bangkrut. Istri saya yang menganjurkan untuk berjualan Mochi ala Taiwan. Saya memang suka membuat mochi tersebut untuk keluarga saya. Menimbang saran dari istri, akhirnya Februari 2009, Mochi Mochi berdiri,” ungkap Rudyanto Indra.

Kerja kerasnya membuahkan hasil. Perlahan, Mochi ala Taiwan buatan Rudyanto Indra semakin diminati konsumennya, terbukti dari ekspansi gerai yang terbilang cepat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir.

Bahan Baku Lokal, Teknik Olah Taiwan
Saat awal berdiri, Rudyanto Indra mengakui hanya menjual 3 macam Mochi saja, yaitu rasa kacang tanah, rasa kacang merah dan rasa kacang hijau.

“Untuk varian rasa, berkembang dari tahun ke tahun. Saat ini, sudah ada sekitar 14 rasa, seperti mochi wijen hitam, mochi cokelat, mochi abon ayam, mochi wijen putih, mochi kacang asin dan lain sebagainya. Semua bahan bakunya lokal, teknik pengolahannya saja yang menggunakan teknik mochi Taiwan,” kata Rudyanto Indra.

Mochi Wijen Hitam

Mochi Wijen Hitam

Mochi Kacang Tanah dan Wijen Hitam
Mochi Kacang Tanah diakui Rudyanto Indra sebagai best selling mochi di Mochi Mochi. Bahkan menurut Rudyanto Indra, penggunaan kacang tanah di Mochi Mochi mencapai 3 ton per bulannya.

“Di Taiwan, yang menjadi best seller adalah Mochi Wijen Hitam. Karena, masyarakat di sana menggemari wijen hitam yang dianggap memiliki khasiat yang baik untuk tubuh, seperti bagus untuk rambut dan baik untuk ginjal juga stamina tubuh,” jelas Rudyanto Indra.

Mochi Wijen Hitam menggunakan isian wijen hitam sangrai yang sudah dihaluskan dan diberi sedikit gula pasir. Bagian luar mochi diberi bubuk wijen hitam sangrai. Citarasanya khas dan legit.

Sedangkan untuk Mochi Kacang Tanah, proses pembuatannya juga hampir sama, yakni kacang tanah sangrai yang kemudian dihaluskan dan diberi sedikit gula pasir untuk memberi rasa manis yang cukup. Bagian luar mochi-nya diberi bubuk kacang tanah.

Inovasi Mesin dan Isian Mochi
Saat awal Rudyanto belum bisa membuat bubuk kacang tanah yang kering seperti sekarang. Bahkan dia sempat ditanya orang karena mana mungkin dapat membuat bubuk kacang tanah yang tidak menggumpal karena kacang tanah sangrai kalau dihaluskan pasti kandungan minyaknya keluar.

“Di Taiwan sendiri ada bubuk kacang tanah yang tidak berminyak. Akhirnya, suatu ketika, saya bertemu teman yang piawai membuat mesin-mesin. Dialah yang kemudian membantu saya membuat mesin khusus penggilingan kacang tanah yang menghasilkan bubuk kacang tanah sangrai yang kering dan tidak menggumpal,” papar Rudyanto Indra.

Mochi Kacang Asin

Mochi Kacang Asin

Rudyanto Indra cukup jeli melihat konsumen yang cepat menjadi bosan. Inovasi rasa baru menjadi salah satu jalan keluar yang menurutnya cukup membantu untuk mempertahankan loyalitas konsumen, selain dari kualitas produk itu sendiri.

Mochi Cokelat Gunakan Kacang Walnut
Mochi cokelat ala Mochi Mochi menggunakan isian filling cokelat yang lembut, hampir seperti tekstur chocolate ganache. Rudyanto Indra menambahkan cincangan kasar kacang walnut sangrai ke dalam isian filling cokelatnya.

“Di awal, saya sempat mencoba menggunakan cincangan kacang tanah sangrai, tetapi tidak menghasilkan tesktur crunchy seperti kacang walnut. Jadi, sampai sekarang Mochi Cokelat kami masih menggunakan campuran kacang walnut di dalamnya,” ujar Rudyanto Indra.

Harga per buah mochi di Mochi Mochi dibandrol Rp 6.000. Salah satu yang juga layak menjadi keunggulan produk mochi di Mochi Mochi selain citarasanya adalah isiannya yang banyak, tidak sekedar tebal di bagian kulit mochinya saja. (DS/IR)

Gandaria City, LG Unit IU-L03B, Jl. Sultan Iskandar Muda Jakarta Selatan

Comments { 1 }

Marguerite Nougat, Premium Nougat with Healthier Confectionery Concept

Eksperimen resep nougat cream di tahun 2006, justru membawa Claudia Syanny membuat kreasi home-made nougat yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah usaha.

Tahun 2008, Claudia Syanny mengakui mulai membuat resep nougat dalam bentuk stick yang dibungkus dengan kertas food grade dalam berbagai rasa, yang semula baru untuk konsumsi keluarga maupun teman terdekat.

“Bulan Maret 2011 akhirnya Marguerite Nougat resmi dibuka lewat jalur pemesanan online. Atas saran dari suami dan beberapa teman, akhirnya saya mulai berpikir untuk menjadikan bisnis Marguerite Nougat ini lebih serius dengan mempelajari internet marketing, mengevaluasi kembali resep untuk mendapatkan tekstur dan citarasa terbaik serta mengemas ulang nougat dengan packaging yang lebih menarik dan eye catching,” buka Claudia Syanny, Pemilik Marguerite Nougat.

Nougat Cream
Sejalannya waktu, Claudia Syanny mulai menambah varian produk di Marguerite Nougat. Bahkan, eksperimen resep pertamanya dulu yaitu Nougat Cream atau Nougat Spread mulai ia kembangkan lagi dan menjadi salah satu produk baru di Marguerite Nougat.

“Nougat Cream memiliki tekstur seperti selai yang bisa dioles di roti. Kami mulai memasarkannya sejak tahun 2013. Kemasannya tersedia dalam kemasan jar seberat 200 gram. Sampai saat ini produk Marguerite Nougat masih dijual online, tetapi akan didistribusikan ke berbagai supermarket premium serta café-café di Jakarta maupun beberapa kota lainnya di Indonesia,” kata Claudia Syanny.

Healthier Confectionery Concept
Lebih lanjut, Claudia Syanny menjelaskan bahwa produk di Marguerite Nougat memiliki konsep ke arah confectionery dan menegaskan bahwa setiap produknya tidak menggunakan pengawet.

Claudia mengatakan bahwa bahan baku yang digunakannya merupakan bahan baku yang memiliki kandungan kesehatan dan gizi yang tinggi. Seperti kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan kering hingga multigrain type seperti oatmeal dan sebagainya.

“Kacang Almond, contohnya, memiliki kandungan anti oksidan yang baik untuk tubuh dan Pumpkin seeds memiliki minyak yang baik untuk kesehatan. Hal ini sejalan dengan konsep awal kami, yakni kami ingin menghadirkan produk premium berkualitas yang sehat di Marguerite Nougat,” ungkap Claudia Syanny.

Best Selling Nougat
Varian rasa nougat-nya cukup beragam. Beberapa best selling nougat yang ada di Marguerite Nougat meliputi Dark Chocolate with Peanut, Apricot Pistachio, Green Tea Almond Nougat, Maple Macadamia Nougat, Cranberry Almond Nougat dan Strawberry Almond Nougat.

Menurut Claudia Syanny, kemasan Nougat yang tersedia melalui pembelian online adalah kemasan 180 gram. Sedangkan untuk distribusi ke pasar Indonesia, akan tersedia kemasan yang lebih kecil sebesar 90 gram.

Milk Almond Nougat

Milk Almond Nougat

Milk Almond Nougat dan Green Tea Almond Nougat
2 rasa Nougat yang juga diakui Claudia Syanny cukup digemari adalah Milk Almond Nougat dan Green Tea Almond Nougat. Menurut penjelasan Claudia Syanny, Milk Almond Nougat adalah Nougat original yang diciptakan pertama kali di Prancis dahulu kala dan memiliki campuran kacang almond panggang di dalamnya.

Tekstur nougat-nya lembut, mudah lumer dan tidak selengket nougat pada umumnya. Tekstur lembutnya berpadu dengan tekstur potongan kacang almond panggang yang crunchy. Citarasa khas kacang almond menetralisir rasa creamy susu yang menjadi karakter utama Milk Almond Nougat.

Sedangkan untuk Green Tea Almond Nougat adalah kreasi dari Marguerite Nougat dengan campuran bubuk green tea dan potongan kacang almond panggang di dalamnya lalu dilapisi white chocolate di bagian permukaannya. “Setiap Nougat di Marguerite Nougat dilapisi juga dengan kertas dari agar-agar yang bisa dimakan. Produk Marguerite Nougat pun sudah mendapat sertifikat Halal dari MUI dan BPOM,” jelas Claudia Syanny.

Nuts and Beans in Cookies Products
Di lini cookiesnya, paduan kacang-kacangan dan biji-bijian boleh jadi menjadi sebuah kelebihan cookies ala Marguerite Nougat. Konsumen tidak hanya disajikan regular cookies, tetapi justru jenis cookies yang berbeda.

Almond Butter Cookies

Almond Butter Cookies

Sebut saja flax seeds untuk Flax Seed Cookies, pumpkin seeds untuk Almond Butter Cookies, pumpkin seeds dan oatmeal di Coconut Oatmeal Cookies, Chocolate Almond Cookies dengan campuran cincangan kacang almond yang cukup banyak hingga sunflower seeds untuk Purple Almond Cookies.

“Chocolate Almond Cookies dan Almond Butter Cookies merupakan produk best selling cookies di Marguerite Nougat. Chocolate Almond Cookies menggunakan bahan cokelat premium dan kacang Almond. Untuk Almond Butter Cookies menggunakan campuran pumpkin seed juga bubuk kacang almond,” tutup Claudia Syanny. (DS/IR)

www.nougatworld.com

Comments { 0 }

Hong Tang, Dessert Segar dan Sehat ala Taiwan

Sebagai salah satu gerai yang menyediakan menu dessert, Hong Tang cukup popular di kalangan anak muda di Jakarta pada saat ini. Dessert yang terinspirasi dari Taiwan ini memang sudah lama digemari oleh kalangan anak muda di Ibukota dan sempat dianggap “booming” sekitar akhir tahun 2013. Dessert yang memiliki banyak macam pilihan topping ini memang cukup sederhana dalam penyajiannya, hanya dalam semangkuk pengunjung dapat menikmati lebih dari 5 komponen healthy topping di dalamnya.

Menurut Andrew, salah satu pendiri dan pemilik Hong Tang, bahwa nama nama Hong Tang diambil agar terdengar sederhana dan lebih mudah diucapkan. ”Namanya sendiri mengandung arti yaitu gula merah, dan setiap komponen berupa topping di dalamnya memiliki fungsi bagi kesehatan,”ungkapnya.

Berdiri sejak Januari 2012, Hong Tang memang tergolong baru dalam menyajikan menu sehat a la Taiwan, namun pada 2014 gerai yang pertama kali dibangun di daerah Muara Karang ini sudah memperluas jangkauan dan memiliki lebih dari 5 cabang di Jakarta. Hong Tang memiliki beberapa konsep interior yang berbeda-beda di setiap gerai. Tujuannya agar pengunjung tidak merasa bosan jika berkunjung ke berbagai gerai Hong Tang.

Gerai pertama Hong Tang mengusung konsep tradisional Taiwan dengan kombinasi meja dan bangku yang dominasi warna merah hitam dan putih. Sementara gerai di Mall Baywalk mengarah konsep industrial, kemudian gerai di Mall Central Park mengusung konsep family style. “Dan yang akan buka sebentar lagi di tahun ini di Mall Kelapa Gading mengikuti kiblat European style,” jelas Andrew.

Produk Berbahan Kacang di Hong Tang
Sebagai tempat yang mengusung konsep dessert a la Taiwan, tentunya ingredients yang digunakan dalam aplikasi produk juga menggunakan bahan seperti kacang-kacangan, ubi, agar-agar, pudding, jelly, dan yoghurt. Untuk varian kacang sendiri Hong Tang menyediakan beberapa pilihan seperti kacang merah, kacang hijau, kacang tanah, Lotus (biji teratai), kacang kedelai, dan biji salak (panganan dari ubi rebus yang digerus halus dan dibentuk bulat atau lonjong-Red).

Q-Ball Ice Series 13

Q-Ball Ice Series 13

Dalam penggunaan kacang dan biji-bijian, Hong Tang menggunakan bahan lokal dan impor berkualitas yang semuanya telah melalui beberapa proses pemasakan di central kitchen. “Kacang dan biji-bijian di tempat kami menggunakan bahan yang masih segar yang sebelumnya melalui beberapa proses masak khusus agar kualitas dan manfaat dari kacang serta biji-bijian tidak terbuang banyak,”ujar Andrew.
Menurut Andrew dalam menjaga kualitas, sirkulasi distribusi dari central Kitchen Hong Tang dilakukan setiap dua minggu sekali agar taste dan flavor produknya tidak berkurang.

Grass Jelly 28

Grass Jelly 28

Pilihan Menu Berkode Angka
Dalam satu mangkuk yang cukup besar pengunjung dapat memilih menu yang sudah dalam bentuk a la carte atau berkreasi sesuai keinginan. Salah satu contoh menu a la carte unggulan di Hong Tang adalah Grass Jelly 28 yang terdiri dari komponen dasar seperti Q ball, Pearl, Ice Cream. Selain itu pilihan lain sepeti Q Ball Ice Series cukup digemari oleh remaja hingga dewasa karena terdapat ingredients yang cukup familiar seperti kacang hijau (mung beans), lotus, dan pearl.

Untuk seluruh menu dessert di Hong Tang menggunakan kode angka seperti Grass Jelly 28. Tujuan pemberian nomor ini agar pengunjung lebih mudah dalam memesan dan menghindari kesalahan dalam pemesanan terutama saat pukul 11.00 dan 17.00 WIB dimana gerai ramai dipadati pengunjung hingga harus waiting list menunggu giliran memesan.

Untuk pengunjung yang lebih suka berkreasi sendiri dengan pesanannya, Hong Tang menyediakan pilihan menu dengan bahan dasar seperti Smash ice, Q Ball Dessert, Grass Jelly Dessert, dan lain-lain yang kemudian dapat ditambahkan topping seperti Egg Pudding, Coconut Jelly, taro paste, Sweet Potato, dan berbagai macam kacang-kacangan. (RS/HW)

Jl. Pluit Karang Timur Blok O8 no 72, Muara Karang, Jakarta Utara

Comments { 0 }

Café Pralet, Serve More Than Just Good Food

Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan Tiong Bahru yang merupakan salah satu kawasan tempat tinggal tertua di Singapura berubah menjadi kawasan kuliner yang cukup ramai dikunjungi. Saat ini banyak bakery, restoran, dan kafe, serta berbagai toko fashion yang bermunculan seakan membuat kawasan tersebut kembali bersemangat.

Menikmati sajian kuliner di kawasan yang dipenuhi dengan bangunan-bangunan dengan arsitektur art deco tentu memberikan pengalaman yang mengasyikkan terlebih jika menemukan tempat makan yang menyajikan menu-menu yang juga lezat.

Salah satu kafe yang terdapat di kawasan Tiong Bahru ini adalah Café Pralet. Kafe yang dibina oleh Creative Culinaire ini dididirikan pada bulan Juli tahun 2006 lalu. Café Pralet mencoba menawarkan menu-menu yang diolah sendiri oleh tim Creative Culinaire.

Mango Macadamia Cheesecake

Mango Macadamia Cheesecake

Produk Yang Aman Dikonsumsi
“Murid-murid Creative Culinaire lah yang awalnya membantu kami memperkenalkan Café Pralet. Sejak saat itu nama Café Pralet mulai menyebar dari mulut ke mulut. Hingga hari ini kami mempunyai banyak pengunjung yang datang untuk menikmati berbagai sajian menu di Café Pralet,” ungkap Judy Koh, Managing Director Creative Culinaire dan Café Pralet.

Menurut Judy, menu-menu yang disajikan di Café Pralet selalu dirotasi secara berkala. Ia merasa untuk bersaing dengan pemain lainnya di Tiong Bahru, pihaknya harus selalu menghadirkan inovasi produk yang sesuai dengan keinginan pengunjung. Ia juga menambahkan healthy food menu sesuai dengan tren masyarakat Singapura yang semakin peduli dengan isu kesehatan.

“Semua produk di Café Pralet telah mendapat persetujuan dan izin dari Health Promotion Board (Dewan Promosi Kesehatan) Singapura. Selain karena memang regulasi mengenai food industry di Singapura cukup ketat, kami rasa izin dari Dewan Promosi Kesehatan dapat meyakinkan bahwa produk-produk Café Pralet memang aman untuk dikonsumsi,” jelas Judy.

Mom’s Curry Chicken dan Ayam Tempra
Diakui Judy, di kategori Main Meals, Mom’s Curry Chicken adalah salah satu bestselling menu di Café Pralet. “Mom’s Curry Chicken adalah satu resep favorit Ibu saya. Kari ayam yang cukup pedas ini banyak sekali peminatnya. Mungkin karena rasanya yang masih orisinal, maka ketika orang menyantap menu ini mereka seakan terbawa ke masa lalu,” tutur Judy.

Judy menambahkan selain Mom’s Curry Chicken, Ayam Tempra yang merupakan opor ayam dengan kecap manis yang disajikan dengan sambal terasi juga kerap menjadi pilihan pengunjung Café Pralet khususnya sebagai menu makan siang atau malam. Menurut Judy, pelanggan Café Pralet bisa memilih nasi atau toasted bread saat menikmati kedua menu tersebut.

Club Beef Sandwich

Club Beef Sandwich

Selain dua bestselling menu tersebut, Café Pralet juga menyediakan All Day Breakfast menu seperti English Full House, Eggs Benedict, dan German Mash. Terdapat pula berbagai menu Soup, Salad, dan Sandwhiches yang bisa dinikmati jika tidak mau menikmati makanan yang terlalu mengenyangkan. Untuk pengunjung kafe yang membawa anak, disediakan pula menu-menu, seperti Fish&Chips, Nuggets&Chips, Cream of Wild Shitake, Franksmash, dan Ham&Cheese Sandwich Sticks.

Truly Decadent Cakes
“Saya rasa apa yang membedakan Café Pralet dengan kafe lainnya adakan cakes-nya mengingat ada hubungan yang erat antara Café Praley dan Creative Culinaire. Creative Culinaire menciptakan inovasi dan ide baru mengenai kreasi cake yang kemudian kami hadirkan di Café Pralet,” papar Judy.

Ia menambahkan Café Pralet juga menawarkan layanan kustomisasi cakes untuk perayaan pernikahan, acara perusahaan atau ulang tahun. “Bakers dan Chefs Creative Culinaire dan Café Pralet selalu berupaya menciptakan produk yang cocok bagi kebutuhan pengunjung. Makanya banyak pengunjung yang sengaja datang ke sini minta dibuatkan cake ulang tahun maupun wedding cake,” kata Judy.

Diakui Judy saat ini pelanggan Café Pralet menyukai cakes yang mempunyai twist di rasa dan tekstur. “Pengunjung menginginkan cakes yang mempunyai tekstur renyah namun juga lembut di satu cake. Dari segi rasa, pengunjung cenderung menginginkan cakes yang tidak terlalu manis, misalnya mempunyai rasa sedikit asam seperti dari buah yang dipakai,” tuntas Judy.

17 Eng Hoon Street, #01-03/04 Eng Hoon Mansions, Tiong Bahru, Singapore

Comments { 0 }

Mandarin Oriental Jakarta, Fokus Pada Sajian Kuliner Khas Oriental

Mandarin Oriental Jakarta sejak dibuka pertama kali pada tahun 1978 dan dengan cepat menjadi salah satu tempat pertemuan yang berkelas untuk sosialita Jakarta dan komunitas ekspatriat. Setelah renovasi komprehensif, hotel bintang 5 tersebut dibuka kembali pada bulan Oktober 2009.

Hotel 272 kamar yang luas termasuk 24 suite dirancang dalam gaya klasik kontemporer oleh perusahaan desain terkenal Lim, Teo dan Wilkes (LTW). Mandarin Oriental Jakarta juga menawarkan tempat makan untuk tamu hotel mulai dari masakan Asia hingga masakan Eropa.

Salah satu tempat makan berkelas di hotel ini adalah Cinnamon yang siap menyajikan sarapan, makan siang dan makan malam. “Semua makanan disiapkan ‘à la minute’ memastikan keaslian dan kualitas bahan baku dan prosesnya, dalam lingkungan yang nyaman dan menyenangkan,” jelas Malinda Yasmin, Communications Manager, Mandarin Oriental, Jakarta.

Untuk makanan Eropa disediakan juga restoran khas Perancis dengan nama Lyon, yang menyajikan hidangan tradisional Perancis dengan bahan-bahan terbaik dalam konsep Brasserie.

Xin Hwa Restaurant
Dengan ciri khas Oriental, Restoran Xin Hwa merupakan tempat unggulan dari Mandarin Oriental Jakarta. Mengkhususkan diri dalam masakan Kanton klasik dikombinasikan dengan interpretasi segar sentuhan modern, Xin Hwa adalah tempat favorit untuk para tamu lokal dan internasional.

Xin Hwa menawarkan lingkungan yang intim dan dilengkapi dengan tiga ruang makan pribadi, yang cocok untuk jamuan bisnis dan acara sosial. Restoran ini memiliki tiga ruang makan pribadi, salah satunya dapat menampung hingga 12 tamu, dan dua kamar berukuran lebih kecil dengan kapasitas untuk 8 orang.
Untuk makan siang dibuka mulai dari Pk. 11:30-02:30, sementara makan malam mulai dari Pk. 18:30-22:30, dan untuk Sabtu dan Minggu All- you- can-eat Dim Sum dibuka mulai dari Pk. 10:00-02:30 WIB.

Beberapa Menu Unggulan
Untuk menu unggulan dimulai dari appetizer seperti Crispy Fish Skin dengan plume sauce, Shanghai Style Smoked Cod Fish Filltet, merupakan hidangan yang tepat untuk mengawali petualangan makan para tamu.

Shanghai Style Smoked Cod Fish Fillet

Shanghai Style Smoked Cod Fish Fillet

Selain itu untuk main course seperti Wok Fried Live Crab dengan black pepper sauce, Australian Rock Lobster, Sauteed Broccoli Topped dan Oven Baked Tiger Prawn merupakan makanan utama yang menjadi favorite di restoran ini.

Dimulai dengan appetizer Shanghai Style Smoked Cod Fish Fillet yang disajikan dengan honey sauce dimana daging ikan dibuat fillet, kemudian digoreng kering, “Kemudian dicampur dengan honey sauce, simple saja,”ungkap Jeff Lee, Executive Chinese Chef di Xin Hwa Restaurant.

Main course lain seperti Sauteed Broccoli Topped merupakan campuran sayuran sehat dan segar dengan paduan Shimeji Mushroom. Sebelumnya brokoli dipotong, kemudian di-blunch, setelah itu wortel dipotong kecil, ditambahkan mushroom. Terakhir disiram dengan campuran oyster sauce.

Untuk main course kedua, Oven Baked Tiger Prawn merupakan udang yang dipanggang dengan saus XO, dengan topping mozzarella cheese. “Kami menggunakan udang segar, setelah ditaburi mozzarella cheese, tiger prawn lalu dipanggang tidak terlalu lama, kemudian disajikan dengan garnish menggunakan daun mint yang sudah digoreng,” jelas Chef Jeff Lee.

Untuk hidangan penutup bias ajukan Deep Fried Chinese Pancake Stuffed dengan perpaduan Red Bean paste, dan home-made black sesame ice cream. Pancake dibuat dengan red bean paste yang dibungkus dengan tepung kemudian digoreng yang disajikan bersama dragon fruit, melon, dan rock. (RS/IR)

Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jakarta Pusat 10310

Comments { 0 }