Archive | Recommended RSS feed for this section

Crematology Coffee Roasters, Apresiasi Kualitas Kopi Indonesia

Creamatology-6017

“Kalau kita lihat di Eropa kualitas kopinya memang bagus karena penikmat kopi berfokus pada kualitas kopi. Memang orang di Eropa datang ke kafe hanya benar-benar untuk beli kopi, minum. Kalau di Amerika Serikat kebalikannya, pengunjung kafe datang bukan karena kualitas kopinya yang biasa saja, tapi lebih untuk duduk santai ketemu orang, lebih untuk hangout,” buka penjelasan Elliot Davernas, Founder & CEO dari Crematology.

Nama Crematology memiliki arti crema dan ilmu (logy) seperti pada kata biology atau psychology. Memang setiap kali meracik espresso selalu ada crema-nya di atas kopi yaitu cream yang berwarna emas. Menurut Alexis Purnama selaku Business Development Manager dari Crematology saat ditemui oleh BARECA Magazine, espresso yang bagus crema-nya juga harus bagus, yaitu harus tebal, dan warnanya juga keemasan. “Kami bilang crematology seperti sesuatu yang kita percaya buat kopi itu, lainnya art dan selanjutnya adalah science,” jelas Alexis.

Untuk konsep interior, menurut Alexis, Crematology menerapkan gaya Scandinavian, minimalistic namun contemporer. “Banyak elemen kayu yang ada di sini, mengingatkan suasana di Sweden, karena iklim di sana dingin. Kayu-kayu di cafe ini adalah kayu jati Belanda, customized, semuanya hasil kerja tangan. Kemudian ada lampu tanduk rusa yang berasal asli dari Swedia,” jelas Alexis bangga.

Masih menurut Alexis, Crematology menggunakan kopi yang berasal dari Indonesia, karena kualitas kopi Indonesia tidak kalah dengan kopi impor dari negara lainnya, terutama yang pohon kopinya dipelihara dengan baik. “Di sini kami menghargai produk asli Indonesia karena kualitas kopi Indonesia memang sangat baik,” Alexis semangat bertutur.

Kopi Oreo Frape, Nutella Frape dan Sneakers Frape.
Crematology menggunakan 100% kopi lokal dimana 90% jenis Arabica dan 10% robusta yang diambil dari empat daerah. Jenis arabica ambil dari Bali, Papua dan Toraja, dan yang robusta dari Jawa Timur. Produk unggulan dari minuman coffee based nya adalah cappucino, “Orang Indonesia harus ketemu kopi susu, yang lainnya lebih ke Frape. Best Seller di sini adalah Oreo Frape, Nutella Frape dan Sneakers Frape. Nutella Frape kami pasti enak karena Nutellanya langsung dimasukkan dalam minuman,” ungkap Alexis,

Tidak ada resep khusus karena dalam proses pembuatannya menggunakan mesin espresso manual dan diracik oleh barista, yang menentukan taste dari kopi yang dibuatnya, atau permintaan konsumen. “Di Crematology ini tidak ada resep baku dalam pembuatan kopinnya. Kami belajar untuk menciptakan citra rasa kopi yang sesuai dengan selera konsumen,” Alexis menjelaskan.

BARECA Magazine mencicipi menu unggulan seperti cappuccino late yang hangat dan tepat saat mengobrol ataupun menemani saat hujan turun. Juga mencicipi menu pilihan lain seperti Frape dengan taburan Oreo, Nutella Frape dan Green Tea Frape. Untuk Oreo Frape akan terasa butiran biskuit Oreo di atas whipped cream.

Sajian Lainnya
Selain menjual kopi, kafe yang baru berdiri dari tahun lalu ini juga menyediakan teh. Menurut Alexis, Crematology menggunakan Tea Paseo dan Dilma yang kemudian dimixed. “Kami sudah tasting, memakai dua merek teh tersebut yang berkelas premium, yang meliputi tasting rasa dan wangi.” Papar Alexis. Kemudian juga ada teh dari Thann Spa dari Thailand dimana tehnya lebih untuk relaksasi.

Untuk teman minum kopi atau teh, tersedia hidangan pastry seperti brownies, dan cupcakes. “Kami memang memiliki baker yang membuat pastry dengan resep dari kami,” jelas Alexis. Ke depannya di Crematology akan disajikan menu baru sepert sandwich, baked pasta, dan light meal lainnya.

Jl. Suryo No. 25, Senopati, Jakarta Selatan 12180

Comments { 0 }

Blacklisted Coffee Roaster, Hadirkan Kualitas dan Inovasi Produk F&B

_DSC0576

Menawarkan konsep café yang semenarik makanan dan minuman yang tersaji tentu menjadi nilai lebih yang akan terus menarik kehadiran para pelanggan yang dituju. Konsep kafé dengan nuansa edgy Melbourne meets New York’s chic hadir di Blacklisted Coffee Roaster. Nuansa hangat kayu dengan warna-warna kontras seperti kuning dan hitam dipilih untuk membuat nuansa kafé menjadi lebih modern, tetapi tetap nyaman.

Memasuki ranah menu makanan dan minuman yang tersaji, Tanne Budiatma, Marketing Communication Blacklisted Coffee Roaster, mengurai fakta bahwa para Roaster dan Barista yang bekerja di Blacklisted Coffee Roaster sudah melewati proses training dari Saxon Wright, World Barista Championship Head Judge dari Australia yang memang termasuk nama yang dikenal luas di kalangan para Barista dunia, termasuk Indonesia.

“Selain memiliki staf Barista yang sudah melalui proses training tersebut, keunggulan minuman kopi di Blacklisted Coffee Roaster adalah penggunaan hanya biji kopi jenis Arabica yang di-roasting dengan metode spesial sehingga mengeluarkan aroma nutty dan fruity dari biji kopinya. Kami memang memiliki mesin roasting sendiri sehingga kualitas panggangan biji kopinya selalu terjaga,” ungkap Tanne.

Charcoal Bun for Blacklisted Burger
Segelas Café Latte menjadi pairing yang cocok dengan beragam sajian cake dari Blacklisted Coffee. Ada Blacklisted Cake, Red Velvet Cake, Blueberry Cheese Cake, Mille Crepes dan sebagainya yang bisa dipilih dari showcase.
Sebuah menu main course unik yang tertera di menu sontak menarik perhatian dengan segera. Blacklisted Burger mungkin terdengar biasa saja. Tapi, penggunaan charcoal/arang untuk roti burgernya tentu bisa menjadi point of interest bagi para pelanggan yang datang untuk bersantap.

Blacklisted Burger tampil cukup lengkap dengan kondimen Coleslaw dan Potato Wedges. Burgernya sendiri cukup besar dengan isian homemade beef patty, Onion Ring dan Beef Bacon. Saat disantap, charcoal bun yang menjadi roti burgernya terasa gurih dengan jejak rasa sedikit manis yang justru menambah elemen umami yang natural.
“Kami menggunakan charcoal yang khusus untuk makanan sehingga aman untuk disantap. Para Chef kami melakukan uji coba yang tidak sebentar untuk menghasilkan citarasa dan tekstur charcoal bun yang kami inginkan. Karena kami tidak mau hanya rasa homemade beef patty atau kondimennya saja yang lezat, tetapi juga roti burgernya sehingga menjadi satu kesatuan rasa yang spesial,” jelas Denny Dermawan.

Pink Vodka Parfalle
Tidak berhenti hanya di Blacklisted Burger, menu Pink Vodka Parfalle juga menjadi menu unik lainnya yang ada di Blacklisted Coffee Roaster. Pink Vodka Parfalle menggunakan jenis pasta parfalle yang berbentuk seperti dasi kupu-kupu dan dimasak dengan udang segar dalam saus tomato cream yang diberi Vodka. Alkohol dalam Vodka yang menguap ketika proses pemasakan hanya meninggalkan jejak bitter aftertaste yang menyeimbangi rasa gurih tomato cream sauce-nya.

Untuk semua menu, usaha kafe ini memang sangat strict sekali menjaga kualitas citarasanya. Sebisa mungkin, elemen dalam menu adalah homemade. Salah satu contohnya adalah menu baru, Red Snapper with Roasted Red Pepper Sauce yang tidak menggunakan saus paprika siap beli, tetapi para Chefnya membuat sendiri saus paprikanya.

“Kami juga lebih tertarik pada konsep menu makanan dan minuman yang unik dan inovatif. Menu minuman kami, yaitu Strawberry Honey Ice Tea adalah salah satu best selling beverage yang ada di Blacklisted Coffee Roaster. Disajikan dalam gelas besar, menu ini menjadi unik karena penggunaan strawberry, lemon dan earl grey tea ice cubes. Es batu-nya bukan es batu dari air putih biasa,” pungkas Tanne.

Pondok Indah Mall 1 – Street Gallery 2nd Floor Unit A204

Comments { 0 }

French Pastries di Serradella Patisserie

Homemade patisserie freshly made for order adalah konsep toko kue online Serradella Patisserie (www.serradella.com). Konsep patisserie dengan kategori French Pastries dan Desserts sekaligus menjadi konsep utama menu di Serradella Patisserie. Beberapa produk unggulan yang ditawarkan Serradella Patisserie meliputi jenis varian Éclair, Cupcakes, dan Cookies dengan beberapa produk unggulan seperti Soft baked chocolate chips cookies, Red Velvet Cupcakes, maupun Vanilla Éclair.

white choc eclair

Produk éclair menjadi salah satu produk unggulan yang ada di Serradella Patisserie. Ada beberapa macam rasa éclair yang saya buat di Serradella Patisserie yakni Vanilla Éclair, White Chocolate Éclair, Twist Éclair yang menggabungkan isian cokelat dan vanilla dan Coffee Éclair. Vanilla Éclair menggunakan vanilla cream lalu diberi lelehan dark chocolate sebagai glaze atas yang kemudian diberi feuilletine yang memiliki tekstur crunchy. Sedangkan White Chocolate Éclair menggunakan isian vanilla cream yang diberi lelehan white chocolate berwarna-warni pastel yang terlihat menarik.

Penggunaan butter atau mentega tawar dinilai merupakan salah satu letak perbedaan antara resep pate a choux klasik Perancis dan resep kue sus ala Indonesia yang juga berasal dari resep pate a choux. Hal ini menjadi dasar Yanka memilih menggunakan resep pate a choux klasik Perancis karena menurut Yanka penggunaan butter juga tentunya berpengaruh dengan hasil produk yang dibuat. Untuk variasi filling atau isian éclairnya, Serradella Patisserie memilih menggunakan filling dan topping yang simple karena jika terlalu banyak menggunakan filling dan topping, rasa asli dari éclair tersebut bisa hilang.

Baca Selengkapnya di BARECA MAGAZINE Edisi Februari 2014

 

Comments are closed

Garçon Savoring Modern French Éclair and Religieuse

Head Pastry Chef Masaaki Konno yang bertanggungjawab atas kualitas produk pastry yang ada di Garçon, sebuah bistro klasik dengan olahan bergaya modern, mengakui jika produk Modern French Éclair yang dia buat terinspirasi dari Fauchon, sebuah Patisserie yang ada di Paris, Perancis dan memang terkenal dengan koleksi Modern French Éclair-nya.

Selain citarasa, Chef Masaaki Konno sangat memperhatikan detail pada produk pastry yang menjadi tanggungjawabnya. Deretan produk pastry seperti Mont Blanc, Religieuse hingga ke produk best seller seperti Rocher Monaco yang menjadi signature dari Garçon terlihat tampil elegan dan mewah.

Garcon-5586

Saat ini, ada 6 varian rasa Éclair yang ada di Garçon. Éclair Pistache, Éclair Grand Gianduja Jack D, Éclair Au Thé Vert Matcha, Éclair Au Caramel Salé, Éclair Cacahuetes dan Éclair Au Fromage Blanc menjadi varian rasa yang diolah Chef Masaaki Konno beserta tim Pastry Garçon. Citarasa Éclair yang ada di Garçon memang berbeda. Tekstur kulit Éclairnya renyah, tetapi ketika disantap menjadi lembut karena terkena cream isiannya yang memang memiliki tekstur soft dan creamy. Citarasanya cukup kuat, mendeskripsikan langsung rasa dominan yang ada di dalam masing-masing Éclairnya.

Éclair Au Thé Vert Matcha merupakan salah satu best-selling Éclair. Aroma dan rasa Matcha yang khas langsung menguar ketika potongan Éclair menampakkan Matcha Cream di dalamnya. Soft bitter aftertaste khas Matcha justru membuat keseluruhan citarasa Éclair Au Thé Vert Matcha menjadi eksklusif. Ada yang unik dari Éclair Gianduja Jack D karena penggunaan whiskey yang diakui Chef Masaaki Koono dipilih untuk memberi catatan rasa berbeda yang mampu mengangkat citarasa cokelat di dalam isian cream-nya yang menggunakan chocolate ganache yang dicampur dengan cream dan whiskey Jack Daniel’s.

Baca Selengkapnya di BARECA MAGAZINE Edisi Februari 2014

Plaza Senayan level 4 No.410 Jakarta Pusat

Comments { 0 }

Elicxir Artisan, Gelato Kreativitas dan Inovasi dengan Es Krim Nitrogen

Elicxir-6532

Inovasi di bidang kuliner tidak pernah ada habisnya seperti inovasi terbaru yaitu membuat es krim dengan menggunakan nitrogen cair kembali hadir di sebuah gerai bernama Elicxir Gelato. Gerai yang baru berdiri sekitar Desember tahun 2013 lalu menjamin nitrogen cair yang digunakan benar-benar aman.

Sistem pembuatan es krim dengan nitrogen cair ini adalah sebagai pengganti penggunaan lemari pendingin. Nitrogen cair akan mendinginkan es secara cepat dan akan berubah menjadi es krim hanya dalam hitungan menit. Mengedepankan konsep interior layaknya membuat es krim di sebuah laboratorium, Elicxir mencoba membawa gaya alchemis, dengan unsur minimalis modern.

Walaupun sama-sama menggunakan nitrogen cair namun keunikan Elicxir dibandingkan es krim nitrogen lain yang sudah ada di Indonesia adalah ada pada rasa, tekstur dan menu yang unik, contohnya seperti es krim martabak. Untuk menu klasik ada banana Cream Gelato Top with Salted Caramel Crunch, Raspberry Sorbet with Madagascar Vanilla, dan Everything About Mary yang dikombinasikan dengan biskuit Mary Regal.

Baca Selengkapnya di BARECA MAGAZINE Edisi Februari 2013

Plaza Indonesia Extension 5th Floor #019
Jl. MH Thamrin Kav 28-30, Jakarta
Twitter : @elicxirgelato
Website : http://www.elicxirgelato.com

Comments { 0 }

Delicakes Jakarta, Éclair dan Choux Dari Crumble Brown Sugar

Cupcakes merupakan produk best seller Delicakes Jakarta di awal berdirinya. Namun, dengan hadirnya beragam produk baru, para pelanggan mulai tertarik mencoba menu-menu baru tersebut. Tahun lalu Delicakes Jakarta mulai menjual Éclair dan Choux. Bahkan penjualan Éclair dan Choux meningkat tajam. Vanilla Éclair, Chocolate Éclair dan Bailey’s Éclair menjadi 3 varian rasa Éclair yang ada di Delicakes Jakarta. Sedangkan untuk Choux, Delicakes Jakarta baru memiliki 1 jenis rasa, yaitu Salted Caramel and Chantilly Cream.

DSC_1198 - Copy

Éclair dan Choux yang ada di Delicakes Jakarta menggunakan crumble yang dominan dengan rasa manis brown sugar yang . Vanilla Éclairnya diberi filling vanilla crème patissier atau custard yang kemudian dicampur dengan whipped cream sehingga menghasilkan tekstur filling yang lembut dan creamy. Bagian atasnya lalu diberi Chantilly cream dan cincangan kacang walnut yang memberi ekstra tekstur dan rasa.

Untuk varian Salted Caramel and Chantilly Cream Choux, Delicakes Jakarta menggunakan fleur de sel atau garam laut dari Perancis yang memang merupakan campuran dalam pembuatan salted caramel. Lalu Salted Caramel diisikan ke dalam choux yang kemudian diberi topping Chantilly cream dan ditutup dengan bagian atas choux.
Produk-produk lainnya yang layak dipilih di Delicakes Jakarta antara lain New York Banana Pudding, Japanese Custard Pudding, Banana Loaf with Cream Cheese Spread, Varian Whole Cakes, Cake in a Jar, Portuguese Egg Tart dan lain sebagainya.

Baca Selengkapnya di BARECA MAGAZINE Edisi Februari 2014

Foundry 8 #43-SCBD Lot 8 Jakarta / www.shopdelicakes.com

Comments { 0 }

Garcon, Bistro Klasik dengan Produk Moderen

Lokasi yang strategis sepertinya menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkan oleh Garçon. French bistro yang merupakan trinity dari bistro, bar, dan patisserie ini hadir dengan konsep futuristic modern, di mana para pelanggan dapat menikmati suasana layaknya bistro klasik di Perancis dengan sentuhan panel kayu berwarna putih dan furnitur berwarna gelap, serta lantai monokromatik di area lounge dan bar dan lantai kayu area dining.

IMG_2660

Walaupun sebenarnya lebih mengarah ke restoran Perancis, tapi banyak yang mengenal Garçon sebagai pastry shop, salah satunya Rocher Monaco yang merupakan salah satu produk pastry paling favorit di Garcon. Product pastry di Garcon mempunyai rasa yang kaya namun tetap ringan sehingga tetap bisa dinikmati walaupun setelah makan berat.

Selain Rocher Monaco, menu-menu lainnya seperti Plaisir Sucre, Tart Varlhona Chocola with Vanila Ice Cream, dan Bomb Chocolat juga merupakan produk pastry yang mempunyai citarasa berbeda dan tergolong dalam penjualan yang cukup tinggi. Sebagai modern bistro, Garcon menciptakan sesuatu yang baru. Bomb Chocolat adalah tiramisu abad ke-21 sehingga tidak berbentuk persegi layaknya tiramisu kebanyakan. Di bagian atasnya, sengaja diberi coffee cream dan potongan cokelat seolah-olah bom yang meledak.

Baca Selengkapnya di BARECA MAGAZINE Edisi Januari 2014

Plaza Senayan Level 4 No. 410, Jakarta Pusat, Indonesia

Comments are closed