Archive | Recommended RSS feed for this section

Butter Jakarta, Citarasa Unik Caramel Pop Cupcakes

Memulai usaha yang berawal dari rumah dengan sistem penjualan online, Zul Siregar dan Pipit Malkan justru berhasil membawa konsep Butter Jakarta menjadi sebuah usaha F&B yang lebih serius. Menempati sebuah tempat di bilangan Warung Buncit Raya, Jakarta Selatan, Butter Jakarta bertransformasi menjadi sebuah cake studio yang dilengkapi dengan sisi café yang nyaman.

Cake Studio and Café Concept
Butter Jakarta berawal sejak tahun 2012. Setelah mempertimbangkan banyak hal, Zul dan Pipit memutuskan membuka gerai Butter Jakarta di bulan November 2013 lalu dengan konsep cake studio and café. “Tahun 2014 ini, kami juga berencana membuka kelas kursus decorating cake,” buka Pipit Malkan, salah satu Pemilik Butter Jakarta.

Zul Siregar yang bertanggung jawab di produksi Butter Jakarta, mengakui pernah mengikuti kelas decorating cake bersama para pengajar decorating cake yang sudah dikenal luas.

Zul tidak memiliki latar pendidikan kuliner maupun pastry. Dia berangkat dari desain, tetapi saat ini Zul justru merasa terbantu dengan pendidikan desain yang sempat diambilnya. “Karena, pada dasarnya decorating cake adalah sebuah seni dan tentunya sebagai seorang Cake Decorator harus mampu mendesain sebuah cake sesuai permintaan pelanggannya,” kata Zul Siregar.

Daily Rotation Pastry Menu
Zul Siregar mengakui jika saat ini, produk pastry dan cake yang tersedia di Butter Jakarta diterapkan daily rotation dengan beberapa item seperti Scones, Cookies, Cupcakes, Brownies, Éclair dan sebagainya yang dilengkapi dengan beberapa menu minuman ala café.

_DSC3417 - Copy

Scones yang ada di Butter Jakarta berbentuk segitiga, seperti potongan dari sebuah whole cakes. Bentuk yang termasuk klasik dari sebuah Scones. “Kami membuat Scones dan produk lainnya, segar setiap harinya. Tentunya, untuk menjamin kualitas produk yang ada di Butter Jakarta,” ungkap Zul Siregar yang diamini oleh Pipit Malkan.

Ragam Rasa Cupcakes
Cookies yang dijual di Butter Jakarta berbentuk cukup besar dan dijual 5 potong per 1 kemasan. Untuk pilihan rasa cookiesnya, pelanggan Butter Jakarta bisa memilih Chocolate Chip Cookies atau Salted Caramel Soft Baked Cookies. Sedangkan untuk Brownies, Éclair dan Cupcakes dapat dibeli satuan.

“Kami memiliki beberapa varian rasa Cupcakes. Beberapa di antaranya adalah
Mix Berries Passion Fruit Cupcake, Chocolate Caramel Pop Cupcake, Triple Chocolate Cupcake, Caramel Pop Cupcake, Pistachio Sundae Cupcake dan lain sebagainya,” jelas Zul Siregar.

Triple Chocolate Cupcake memiliki basic chocolate cake yang cukup kuat citarasa cokelatnya dengan tekstur yang moist. Diisi dengan chocolate ganache filling dan diberi frosting chocolate buttercream membuat Triple Chocolate Cupcake sangat cocok bagi penggemar cokelat.

Mix Berries Passion Fruit Cupcake dan Caramel Pop Cupcake
Penyuka rasa segar, bisa memilih Mix Berries Passion Fruit Cupcake yang menggunakan basic cake yang diberi mix berries flavor dengan frosting berupa passion fruit buttercream. Tekstur buttercreamnya sangat lembut dan dapat terasa dengan jelas jejak penggunaan butter atau mentega.

“Kami memang menggunakan teknik French Buttercream untuk basic frosting buttercream-nya. Selain karena kami berdua lebih menyukai tekstur buttercream yang lembut dan mudah lumer saat disantap, kami juga merasa jika buttercream yang dibuat dengan teknik French Buttercream jauh lebih enak,” jelas Zul Siregar.

Salah satu rasa cupcake yang ada di Butter Jakarta yang terbilang unik adalah Caramel Pop Cupcake. Basic cake nya menggunakan Earl Grey Cake yang menggunakan campuran teh jenis Earl Grey yang sangat khas dengan Bergamot flavor-nya. Penggunaan crushed caramel popcorn sebagai campuran dalam frosting buttercreamnya memberi tambahan sensasi rasa manis karamel dengan tekstur popcorn yang khas. Beberapa buah caramel popcorn diletakkan di bagian atas cupcake sebagai sentuhan dekorasi yang menarik.

Selain daily rotation cake and pastry, Butter Jakarta juga menerima pemesanan cake decorating untuk event atau acara-acara khusus, seperti untuk wedding, birthday, anniversary dan lain sebagainya. “Kami juga menerima pemesanan cupcake yang didekorasi dengan fondant yang lebih banyak dipesan juga untuk acara-acara khusus,” tuntas Zul Siregar.

Tips Singkat Membuat Cupcake ala Butter Jakarta
Menurut Zul Siregar, aplikasi teknik creaming method seperti pada pembuatan jenis butter cake merupakan teknik yang dipergunakan di Butter Jakarta.

“Kami lebih memilih teknik ini karena teksturnya yang lebih kokoh, tetapi tekstur cakenya tetap moist karena adanya kandungan butter atau mentega,” kata Zul Siregar. Cupcake yang kokoh diakui Zul Siregar sangat penting karena dapat menahan beban bahan dekorasi di atas permukaan cupcake-nya.

“Saat mengolah, yang harus diperhatikan adalah suhu bahan baku. Usahakan semuanya dalam suhu ruang, sehingga ketika diolah, adonan akan tercampur rata dengan mudah. Kalau menggunakan mentega atau butter dalam keadaan dingin dan keras, kemungkinan besar adonannya tidak akan tercampur rata dan halus. Hal ini juga dapat memengaruhi proses pengembangan cupcake saat dipanggang,” jelas Zul Siregar.

Suhu 180°C dipilih Zul Siregar sebagai suhu yang tepat untuk memanggang cupcake dengan ukuran diameter regular 6 cm, selama 15 menit atau hingga benar-benar matang. “Di Butter Jakarta, kami selalu memasukkan cupcake yang masih hangat ke dalam wadah kedap udara dan langsung dimasukkan ke dalam kulkas. Hal ini, menurut uji coba kami dapat menambah tingkat moisture atau kelembaban tekstur cupcake-nya sehingga dapat lebih lembut. Kami tidak khawatir akan cepat basi atau berjamur karena kami selalu membuat baru, setiap harinya di Butter Jakarta,” tuntas tips dari Zul Siregar.

Gedung Promenade Jl. Warung Buncit Raya No.98 Jakarta-Selatan

Comments { 0 }

Beatrice Quarters, Santapan Rice Pizza

Area Pantai Indah Kapuk di Jakarta Utara, yang akrab disebut PIK, belakangan memang ramai menjadi destinasi wisata kuliner di Jakarta. Rupanya, beragam usaha F&B mulai banyak hadir dengan menawarkan beragam ciri khasnya, dari konsep resto dan café itu sendiri hingga menu-menu yang disajikan.

Beatrice Quarters merupakan salah satu restoran berkonsep unik dengan menghadirkan penggabungan sisi klasik dan ceria dengan menu yang juga inovatif. Saeful Anwar, Operation Manager Beatrice Quarters mengakui hal tersebut dengan menambahkan bahwa konsumen remaja dan young adult menjadi target market utama dari Beatrice Quarters, selain tentunya konsumen keluarga.

Pertahankan Konsistensi Layanan dan Produk
Beatrice Quarters berdiri sejak 11 November 2011. “Saat itu, lokasi PIK belum seramai saat ini. Tetapi kami melihat bahwa PIK berkembang dengan cepat. Lagipula, kami yakin jika dapat mempertahankan konsistensi service dan citarasa produk dengan baik, maka konsumen akan terus datang dengan sendirinya,” buka Saeful Anwar. Tahun 2013 dinilai Saeful Anwar sebagai tahun yang menjanjikan dengan semakin ramainya PIK, dilihat dari semakin banyaknya usaha F&B yang ada.

Breakfast Menu
Untuk kategori menu, ada 2 menu yang disediakan oleh Beatrice Quarters, yaitu breakfast menu dan menu reguler dengan kisaran harga di mulai dari Rp 25.000 hingga Rp 235.000. Di breakfast menu, terdapat hampir 50 menu sarapan mulai dari toast, pancake, eggs menu, dan sebagainya. Menu untuk sarapan ini hanya bisa dipesan dari jam 7 pagi hingga jam 11.00. “Tetapi, ada beberapa menu yang dapat dipesan hingga dinner time dan masuk dalam kategori All Day Breakfast,” kata Saeful Anwar.

Eggs Benedict Smoked Beef merupakan salah satu breakfast menu yang bisa dipesan saat waktu sarapan tiba. Eggs Benedictnya menggunakan homemade toast dengan white sauce yang gurih dan meresap hingga ke dalam serat rotinya. Toppingnya berupa smoked beef, horenzo atau bayam Jepang dan tentunya poached eggs yang dilumuri dengan Hollandaise sauce. Mini salad dengan balsamic dressing menjadi perfect side dish untuk Eggs Benedict Smoked Beef ini.

Rice Pizza dan Burgundy
Salah satu signature menu adalah Rice Pizza. Menu ini menggunakan butter rice sebagai pengganti kulit pizzanya, yang kemudian diberi topping sesuai masing-masing varian rasa. “Kami memiliki varian rasa Rice Pizza dengan Italian Style maupun Asian style. Salah satu yang menjadi favorit adalah Unagi Teriyaki,” jelas Saeful Anwar.

Beatrice-9912 - Copy

Unagi Teriyaki memiliki komposisi butter rice, potongan sayuran dan tambahan potongan unagi berbalut saus teriyaki. Penambahan Japanese mayonnaise yang khas dan topping berupa irisan nori serta katsuobushi semakin memberi ekstra flavor penuh yang cukup dinamis untuk memberi permainan rasa saat disantap. Sebuah menu yang pantas diapresiasi karena mampu memberi pengalaman santap kuliner baru yang unik.

Segelas Burgundy yang masuk dalam kategori For Share Beverage Menu karena disajikan dalam gelas kaca berukuran cukup besar, dapat menjadi alternatif menu minuman yang bisa dipilih. Campuran dari rosella dan tea dan rose syrup yang kemudian diberi potongan buah-buahan segar, seperti papaya, kiwi, nanas dan selasih ini, cukup terasa segar dan tentunya dapat dinikmati hingga 2 orang.

Caramel Fantasy yang Jadi Favorit
“Menu lainnya yang masuk dalam menu favorit adalah menu-menu steak seperti Tenderloin, Rib Eye, hingga Wagyu. Juga menu-menu pasta, menu fragrant rice, menu klasik Perancis seperti En Pappilote, menu Herbs and Spice dan tentunya menu dessert,” kata Saeful Anwar.

Honey Toast menjadi salah satu menu dessert yang diakui Saeful Anwar sebagai signature dessert di Beatrice Quarters. Salah satu varian yang menjadi favoritnya adalah Caramel Fantasy dengan potongan buah peach lalu diberi pastry cream atau fla dan caramel sauce. Ukurannya yang termasuk besar, bisa menjadi menu dessert sharing yang cocok.

“Selain menu Honey Toast, kami juga memiliki varian rasa dessert klasik Perancis, yaitu Millefeuille. Beberapa rasa favorit di antaranya adalah Tiramisu Millefeuille dan Apple Cinnamon Millefeuille,” tuntas Saeful Anwar.

Rukan Crown Golf No. 26
Jl. Marina Indah Golf – Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara

Comments { 0 }

The Muffin House, Serving the Healthier Option of American Muffins

Mengusung beragam rasa muffin, The Muffin House hadir dengan konsep olahan muffin dengan kadar gula yang lebih rendah. Firdaus Jamil, Operations Manager dari The Muffin House menegaskan bahwa resep yang digunakan di The Muffin House adalah resep basic American muffin yang sudah dimodifikasi.

Your Healthier Option
“Kandungan gulanya jauh lebih rendah dari resep klasik American muffin. Slogan kami adalah ‘your healthier option’, mengacu pada komposisi resep yang sudah dimodifikasi sehingga lebih sehat dan sesuai selera lokal,” buka Firdaus Jamil.

_DSC2944 - Copy

Gerai The Muffin House FX Sudirman ini menyatu dengan Restoran Manila Connexion yang mengusung masakan Filipina. Menurut Firdaus Jamil, The Muffin House dan Manilla Connexion berada dalam satu managemen yang sama. “Selain di FX Sudirman ini, The Muffin House juga memiliki gerai lainnya di Sampoerna Strategic Building,” jelas Firdaus Jamil.

Coffee Pairing
Gerai yang tidak hanya menjual muffins ini, buka dari pukul 07.30, setiap harinya. Tingginya permintaan untuk breakfast diakui Firdaus Jamil sebagai bukti bahwa produk muffins dari The Muffin House sangat diminati oleh para pelanggannya.

“Muffins sangat cocok disajikan dengan minuman kopi, seperti black coffee, cappuccino, caffe latte dan juga minuman teh. Selain cepat sold out di waktu breakfast, muffins kami juga digemari untuk santap sore, seperti untuk tea time,” kata Firdaus Jamil.

12 Flavors of Muffins
Total flavors untuk produk muffins di The Muffin House mencapai 12 flavors. Diakui Firdaus Jamil, pada awal berdirinya The Muffin House di tahun 2007, flavors yang tersedia lebih dari 12 flavors.
“Saat itu, kami melihat reaksi para pelanggan The Muffin House terhadap jenis-jenis flavors dari muffins kami. Flavors yang kurang diminati, kami tarik kembali dan saat ini, yang kami jual adalah produk muffins dengan flavors favorit yang memang disukai para pelanggan The Muffin House,” jelas Firdaus Jamil.

Chocolate and Fruit Based Muffins
Diakui Firdaus Jamil, jenis muffins dengan paduan cokelat, seperti Chocolate lover Muffin, Chocolate Marble Cheese Muffin dan Double Chocolate Chips muffin menempati urutan awal dari jenis muffins yang menjadi best seller.

Selain muffins rasa cokelat, tersedia juga muffins dengan tambahan campuran filling berupa homemade jam, seperti Strawberry Muffin dan Blueberry Muffin. Ada juga varian rasa muffins dengan tambahan potongan buah-buahan yang sudah kami olah terlebih dahulu maupun homemade sauce, seperti Banana Apple Muffin, Apple Sauce Muffin, Caramel Raisins Muffin dan sebagainya.

Caramel Raisins Muffin and Strawberry Muffin
Rasa muffins di The Muffin House memang cukup spesial. Tidak ada jejak baking soda berlebih yang bisa menimbulkan after taste yang mengganggu. Justru, muffins di The Muffin House sangat terasa kesegarannya. Menurut Firdaus Jamil, selain diolah tanpa bahan pengawet, berbagai muffin di The Muffin House didatangkan 2 kali dari central kitchen-nya, yaitu pada pagi hari dan siang menjelang sore hari. Jadi, wajar saja, jika tingkat kesegaran muffin-muffinnya sangat terasa.

Caramel Raisins Muffin memiliki aroma butter yang gurih, menguar dan bercampur dengan aroma natural dari caramel sauce yang terbilang tidak terlalu manis. Di menu Blueberry Muffin dan Strawberry Muffin, citarasa homemade blueberry jam dan homemade strawberry jam-nya memang terasa natural juga segar. Paduan favorit untuk pecinta buah.

Selain dine in dan take away purchase, tersedia pula pemesanan muffins untuk coffee break meeting dan acara kantor lainnya. Kami menyediakan jasa delivery dan set up buffet maupun snack box. “Selain produk muffins, kami juga menyediakan beragam produk pastry lainnya, seperti Blueberry Cream Cheese Pie, Blueberry Pie, Apple Pie, Egg Tart, Cassava Cake, Ensaymada, Polvoron dan lain-lain,” tuntas Firdaus Jamil.

Inbox
Perbedaan Muffins dengan Cupcakes

Menurut Firdaus Jamil, Operations Manager dari The Muffin House, ada beberapa hal yang membedakan muffins dengan cupcakes. “Yang paling mudah dikenali sebagai perbedaan keduanya adalah dari segi dekorasi di bagian permukaan muffins dan cupcakes. Tentu saja, cupcakes memerlukan dekorasi tambahan seperti buttercream, fondant dan sebagainya. Sedangkan untuk muffins, tidak ada dekorasi berlebih di bagian permukaannya. Selain polos, muffins bisa diberi olesan tipis cokelat ataupun ditambahkan streusel di bagian permukaannya,” jelas Firdaus Jamil.

Lebih lanjut, Firdaus Jamil menambahkan jika filling atau isian juga bisa menjadi pembeda antara cupcakes dan muffins. Menurut Firdaus Jamil, isian untuk muffins bisa dicampurkan langsung ke dalam adonan atau diisi ke bagian tengah adonannya.

“Yang harus diingat, filling atau isian untuk muffins, dicampurkan atau diisikan sesaat sebelum muffins dipanggang. Kalau cupcakes berbeda. Filling atau isiannya dimasukkan setelah cupcakes matang dan menjadi dingin,” kata Firdaus Jamil.

Bentuk antara muffins dan cupcakes juga bisa memberi perbedaan antara keduanya. Firdaus Jamil meyakini jika muffins dalam standar American Muffin haruslah menyerupai kepala jamur pada bagian permukaannya. “Sedangkan cupcakes tidak akan membentuk seperti kepala jamur,” ucap Firdaus Jamil.

Teknik pemanggangan diakui Firdaus Jamil juga sangat berbeda antara keduanya. Cupcakes yang mengadopsi basic cake pada umumnya, tentunya akan mengikuti cara panggang seperti halnya basic sebuah cake.

“Kalau pemanggangan muffins berbeda. Kami memanggang muffins dengan suhu yang lebih tinggi dengan waktu panggang yang lebih singkat. Suhu tinggi di kisaran 197°C-203°C akan membantu proses pengembangan muffins, sehingga menghasilkan kualitas muffins yang kami inginkan,” tutup tips dari Firdaus Jamil. (DS/IR)

FX Sudirman FB Floor 01/02 Jl. Jend.Sudirman-Jakarta Pusat

Comments { 0 }

The Lab Indonesia, Variasi Makanan dan Minuman dengan Konsep Laboratorium

The Lab Indonesia mungkin merupakan salah satu cafe unik di kawasan Pantai Indah Kapuk yang berkonsep ruang laboratorium. Berdiri pada November 2012 lalu, kafe ini menyediakan beberapa menu makanan dan minuman dikelilingi beberapa aksesoris khas laboratorium.

_DSC3475 - Copy

“Pemilik usaha adalah lulusan farmasi dan kemudian ingin membuka cafe unik yang berbeda dari yang lain. Lokasi strategis di daerah Pantai Indah Kapukpun dipilih,” buka penjelasan Patrik Kurniawarsa, Supervisor The Lab Indonesia.

Target pasar The Lab Indonesia sendiri cukup beragam, mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa. Menurut Patrik, aksesoris seperti Laboratory Glassware dan beberapa peralatan laboratorium lainnya berasal dari Korea dan juga lokal. “Untuk makanan di sini terinspirasi dari makanan khas Korea seperti Omo rice, Mani-mogo, Soondugo kimchi.

Menu The Lab Indonesia
Dari jenis menu makanan yang ditawarkan dalam daftar menu The Lab Indonesia, terdapat Omo rice yang merupakan omelet berisi nasi dan di atasnya ditaburi daging sapi dan saus khas Korea. Sedangkan untuk bagian snack cukup banyak variasi dari Kachi mogo, Korean style nachos, Korean style quasadillas, Crab sanjok, Mandoo, dan lain-lain.

Untuk Kachi mogo memiliki komponen jamur enoki, chicken strip, kimchi mayo, kentang goreng, mayonnaise, dan beberapa sayur. “Menu ini cukup unik karena disajikan menggunakan gelas ukur, dan nampan khas laboratorium, seakan-akan mencoba racikan di laboratorium sesungguhnya,” jelas Patrik.

Mengusung konsep ScienTEA, keunggulan The Lab Indonesia selain konsep laboratoriumnya adalah pada banyaknya jenis teh dan jumlah topping yang digunakan. “Untuk topping tersedia banyak rasa mulai dari Popping Boba dengan rasa strawberry, lychee, mango, yoghurt, passion fruit, dan lain-lain. Sedangkan untuk Boba sendiri ada variant big, mini, strawberry, pandan, grape, lemon, dan lain-lain,” tambah Patrik.

Dari beberapa jenis teh dan topping yang sudah disebutkan, jenis teh dengan rasa seperti wild berry fresh merupakan menu spesial karena terdapat perpaduan sirup, air dan teh, dan juga campuran bluberry dan strawberry. Macadamia milk tea pas dipadukan menggunakan komponen seperti pandan bobba, dengan rasa kacang-kacangan sehingga rasa segar namun tidak terlalu manis. (RS/IR)

Ruko Crown Golf Blok D No. 29, Pantai Indah Kapuk, Jakarta

Comments { 0 }

Portico Berbagi Pengalaman Santap Siang dan Malam dengan Menikmati Suasana Bergaya Teras Rumah

Didirikan pada tahun 2009, bistro Portico yang terletak di pusat pembelanjaan kelas atas di ibu kota ini tergolong mewah dan berkelas karena terletak eksklusif sebelah pintu utama mall.

Portico mempunyai tiga bagian ruangan yaitu ruangan yang berfungsi sebagai area bar, bagian berikutnya adalah ruangan setengah berlantai dengan bahan kayu dan menggunakan kaca sebagai atapnya serta di sisi samping ruangan yang disebut glass terrace. Kemudian di luar ruangan kaca ada ruangan yang disebut green area dengan sofa berwarna merah tua beratapkan tenda yang nyaman dimana kami dapat menikmati keadaan lalu lintas perkotaan tepat di seberang jalan. Sekar Ajeng, Brand Manager dari Portico menjelaskan saat dijumpai oleh BARECA Magazine.

Portico memiliki kapasitas 150 kursi dan menyajikan makan malam dengan makanan bergaya ala Italia, Eropa dan Asia. Ditemani lagu-lagu pilihan yang akan menyempurnakan santap siang dan malam di tengah suasana perkotaan Jakarta Portico melayani pengunjung hingga larut malam.

Menurut Sekar, segmen pasar dari Portico adalah kalangan yang sekitar umur 18 hingga 40 tahun, “Kalau di mall, pengunjung pasti dari semua kalangan dengan berbagai umur, sehingga tidak mungkin kita membatasinya, Untuk target pasar adalah kelas menengah sampai menengah ke atas,” ujar Sekar.

Untuk produk unggulan menu pasta menjadi pilihan utama namun menurut Sekar Portico menambah menu dengan nasi putih merupakan alternatif untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, karena pada umumnya di Indonesia masih menyukai nasi. “Menu seperti Chicken Saltimboca, Smoked Salmon Salad on a Bed of Greens, Baked Salmon, merupakan menu best seller dan unggulan di Portico karena porsi dan harga yang sesuai dengan selera orang Jakarta,” tambah Sekar.

Menu Chicken Saltimboca
Menu makanan ini merupakan menu unggulan karena menggunakan dada ayam yang diroll dan kemudian digrilled. Selain itu komponennya cukup unik karena terdapat parma ham, sage di dalam black pepper sauce, farm vegetables, cheese and spinach dan terdapat mashed potato yang dibuat homemade, serta butter wine sehingga menjadikan cita rasa berkelas.

Sementara untuk menu salad ada Smoked salmon Salad on a Bed of Greens. “Kalau Smoked Salmon ini kami memiliki komponen seperti lemon sorbet, selai paprika, dan citrus dressing. Kami bentuk menu ini seperti burger agar terlihat cantik dan cukup unik karena jarang salmon menggunakan sorbet serta ice cream di atasnya,” jelas Jerry, Executive Chef Portico.

“Untuk menu lainnya seperti Baked Salmon yang diproses dengan dibungkus menggunakan foil dan dipanggang dalam oven dengan suhu sekitar 270?C tanpa menggunakan minyak. Komponen Baked Salmon terdiri dari, ricotta cheese dan wal nutt disajikan dengan krim asparagus,” papar Jerry.

Menu Dessert
Sedangkan untuk dessert, Portico merekomendasikan untuk mencoba menu spesial seperti Italian Affogato, dan Banana Oreo Trifle. “Italian Affogato ini cukup unik dengan cara penyajiannya berupa kopi dan ice cream, didampingi oleh tumpukan biji kopi di atas kayu berwarna cokelat sebagai alasnya,” jelas Sekar.

Portico-7810 - Copy

Kemudian Sekar menambahkan, untuk dessert yang unik lainnya seperti banana Oreo Trifle dikemas di dalam pot bunga kecil seperti tanaman Oreo dihancurkan menjadi seperti tanah. “Jika bagian dalam pot ini dikorek maka akan ada lapisan slash dari cake dan rasa amaretto, cashew,” buka Sekar. Untuk melengkapi Banana Oreo Trifle agar menjadi hidangan yang segar maka ditambahkan juga cream cheese vanilla ice cream.

Selain main course, dessert dan appetizer, Portico juga memiliki beberapa jenis mocktails seperti Passion Berry Splitzer, Smashing Kiwi, Virgin Apple Mojito, Cucumber Aloe Tango. Namun untuk mocktails unggulan seperti Passion Berry Splitzer terasa spesial karena menggunakan komponen seperti campuran strawberry, raspberry, dan passion fruit dengan soda. Sedangkan untuk Smashing Kiwi menggunakan kiwi yang masih segar dengan sirup lychee dan orange juice.

Menurut Sekar untuk memenuhi kebutuhan konsumen Portico setiap bulannya, akan dibuat promo menarik, seperti promo tahun baru, Valentine dan lain-lain dengan menu paket yang sesuai dengan kualitas serta harga yang menarik. (RS/HW)

Senayan City — Panin Tower Ground Floor
Jl. Asia Afrika No.19, Central Jakarta

Comments { 0 }

Sumoboo, Sensasi Baru Menikmati Dessert Unik

Jika berkunjung ke kawasan Pantai Indah Kapuk, sempatkan mampir ke sebuah tempat bernama Sumoboo yang merupakan perpaduan antara resto dan cafe yang terinspirasi dari Negeri Sakura, “Awalnya pemilik kami pergi ke Jepang dan melihat dessert unik di sana, kemudian dia berpikiran untuk mencoba membawa jenis dessert dan makanan ini ke Indonesia,” jelas Cuddy Valentine selaku Supervisor dari Sumoboo.

Mempunyai logo seorang petarung Sumo dan seekor anjing kecil, Sumoboo mencoba menawarkan sesuatu yang unik mulai dari desain gerai yang terlihat menarik perhatian dan bagian interior hingga bagian outdoornya. Berdiri sejak bulan Desember 2013 lalu, Sumoboo tidak pernah sepi dari pengunjung sejak siang hingga malam hari. “Sumoboo tidak pernah sepi, maka jika datang di sore hari sebaiknya harus waiting list dulu,” saran Cuddy.

Menurut Cuddy untuk target pasar Sumoboo sendiri mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa. “Produk kami ini cukup unik dan sehat sehingga dapat dikonsumsi dari segala umur terutama dari kelas B hingga A,” jelas Cuddy.

Menu Unggulan
Sumoboo merupakan tempat hangout yang menyajikan menu unggulan terutama pada jenis dessertnya. “Kami memang mengutamakan pada sajian dessert namun sangat disayangkan jika menjual dessert saja, karena orang mampir ke sini tidak hanya menikmati dessert namun juga mencari makanan utama sekalian menikmati minuman segar,” imbuhnya.

“Perbedaan Sumoboo dengan tempat sejenisnya terletak pada jumlah topping dan pengemasan beberapa jenis hidangan mulai dari menu utama, snack dan dessert,” jelasnya.

Untuk menu utama Sumoboo seperti Sumoboo’s dessert, kakigori, Sumoboo’s grass jelly, mixed pudding, boo!! Kakigori, Sumoboo’s snack, merupakan jenis yang sering dipesan pelanggan dan merupakan menu spesial dari Sumoboo. Sedangkan untuk minumannya Fresh milk, Japanese Soda, Sake Bomb, Oolong Tea, Blended/Smoothies merupakan beberapa jenis minuman spesial Sumoboo.

Dari beberapa menu dan jenis makanan yang sudah disebutkan untuk Sumoboo’s Dessert merupakan menu unggulan. “Summoboo’s Dessert adalah salah satu menu spesial yang berisi berbagai jenis topping, seperti bomb ball, big boba, mochi, berwarna putih, fruity mocha, green tea, red bean, egg and milk pudding, dan taro. Kami mempunyai lima varian Sumoboo’s Dessert yang mempunyai topping berbeda,” jelasnya.

_DSC3590 as Smart Object-1 - Copy

Untuk pilihan topping Sumoboo’s Dessert memiliki banyak variasi jenis dan rasa seperti egg pudding, milk pudding, taro pudding, matcha pudding, dan lain-lain, sehingga costumer bebas memilih rasa yang diinginkanya.

Kemudian bagi penikmat cokelat, Nutella Bomb cocok untuk dicoba karena terdiri dari mochi yang berisi cokelat nutella di dalamnya dan cokelat mountain seperti es serut dengan bubuk cokelat, cokelat saus, dan slice almond.

Selain menyajikan dessert jenis makanan utama yang tergolong dalam Sumoboo’s Snack seperti Buta Noddle yaitu kombinasi mie tanpa kuah dengan telur setengah matang, seaweed, dan beberapa pilihan daging ayam serta babi. “Mie ini mempunyai pilihan rasa pedas dengan bumbu spicy mulai dari level 5 sampai 25, yang cocok untuk penyuka rasa pedas,” ujarnya.

Sementara untuk Chicken Chop on Rice terdiri dari chicken katsu, yang dipotong-potong dan diberi telur setengah matang dan juga seeweed. “Setiap makanan utama di Sumoboo selalu ditambahkan telur setengah matang yang merupakan ciri khas kami di sini,”ujarnya.

Untuk Boo!! Kakigori merupakan dessert unik yang dibuat menyerupai kepala anjing yang terdiri dari ice cream, buah strawberry di sisi kanan dan kiri untuk telinganya, sedangkan mata dan hidungnya menggunakan cereal cokelat milo.

Sedangkan bagi penikmat sake, Sumoboo memilki jenis sake seperti Sake Boom yang memiliki pilihan rasa seperti Tipsy Sumo, dan Hang Over Sumo. “Untuk Tipsy Sumo ada campuran rasa orange, sedangkan Hang Over Sumo ada rasa campuran kiwi,” ungkap Cuddy.
Setelah sukses membuka gerai pertama di Pantai Indah Kapuk, Cuddy mengungkapkan bahwa Sumoboo segera membuka cabang di Kota Kasablanka dan beberapa tempat lainnya, khususnya Jakarta. “Untuk gerai baru kami akan membuka di Kota Kasablanka dan berencana segera menambah cabang lagi,” tutup Cuddy optimis. (RS/IR)

Rukan Crown Golf Mediterania, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara

Comments { 0 }

LIMA, Menikmati Santapan di Gedung Nomor Lima

Bermula dari sebuah mimpi memiliki gerai kopi kecil, kemudian pertemuan antara mimpi dan keahlian dikombinasikan dalam rancangan konsep, maka berdirilah LIMA sebuah Resto dan Café yang memiliki lima lantai di daerah Pantai Indah Kapuk.

Dijelaskan Suyenni, pemilik usaha dari Lima, nama Lima diambil karena bangunan ruko terletak di nomor 5 dan setiap lantainya dibuat dengan peruntukkannya sendiri, sehingga nama tersebut cukup simple dan mudah diingat oleh pelanggan.

“Untuk konsep interior sendiri kami mengolah beberapa barang bekas. Sebagai contoh galon Freon bekas untuk penghias lampu, kayu bekas gulungan rol kabel sebagai penutup plafon dan meja, botol bir kosong, serta mesin pemotong kertas yang sudah tua namun kembali diberi nyawa,” jelas Suyenni. Beberapa ornamen dari barang bekas tersebut diakui didapat dari rekan desainnya, Ivan Christianto, dan didesain semenarik mungkin sehingga menjadi sesuatu bernilai.

Bangunan Lima yang terdiri dari lima lantai belum semuanya digunakan. Sebagai contoh untuk lantai pertama digunakan untuk main dining dan bar, sementara untuk lantai dua digunakan untuk acara seperti artspace dan toko kecil yang terdapat beberapa produk desain. Sedangkan untuk lantai tiga, Suyenni berencana untuk membangun kantor dan studio desain pribadinya. Untuk lantai empat dan lima masih belum digunakan namun akan segera difungsikan.

Lima-8006 - Copy

Transformasi dari Kafe ke Resto-Kafe
Berdiri sejak tahun 2011, seiring berjalannya waktu Lima sebagai coffee shop di daerah PIK bertransformasi dengan menghadirkan menu makanan karena diakui oleh Suyenni bahwa banyak pelanggan yang berkunjung di daerah PIK lebih menyukai tempat berkumpul yang nyaman dan juga menyediakan menu makanan ringan hingga berat.

“Awalnya target pasar kami adalah para penikmat kopi namun karena banyaknya permintaan dari pengunjung seperti orang-orang kantoran, dan mahasiswa yang nongkrong sambil mengerjakan tugas kuliah, akhirnya ditambahkan menu makanan baru, selain minuman kopi,” tambah Suyenni.

Hot Coffee and Ice Coffee Our Signature
Kopi masih menjadi andalan dari Lima seperti cappuccino, espresso/doppio, macchiato, coffe latte, dll, sementara untuk yang dingin ada ice Lima coffee signature, ice coffee Americano, ice cappuccino, ice coffee latte, ice vanilla latte, ice caramel latte, dan sebagainya.

Sementara untuk signature ice tea terdiri dari dua pilihan yaitu lima signature tea, dan strawberry signature tea. Untuk signature tea terdiri dari lemon lime segar dengan tambahan Italian lemon sorbet. Sedangkan untuk strawberry signature tea terdiri dari komponen strawberry segar dengan strawberry jam.

Untuk main course Lima memiliki menu unggulan seperti Rosti cheese burger, spaghetti anchovies and dried chili, crispy potato lemon butter, melted seasoned fries, potato wedges with melting cheese & bacon, mozzarella cheese balls.

“Menu Rosti cheese burger ini sederhana namun dimodifikasi oleh Lima menggunakan komponen seperti crispy rosti, dengan crispy pork bacon, melted cheese. Untuk beef patties ini kami buat sendiri,” papar Suyenni.

“Kalau Spaghetti anchovies and dried chilli kami kombinasikan dengan crispy anchovies, dried chilli, ditutup dengan crunchy breadcrumbs. Cocok bagi yang suka cabai dan pedas renyah,” Suyenni tersenyum menjelaskan.

Sementara bagi yang menyukai potato tersedia menu unggulan seperti crispy potato lemon butter dengan potongan kentang goreng, ditambah garlic, sausages, dan cheese lemon butter sauce.

Dessert Lima
Untuk hidangan penutup Suyenni menjelaskan bahwa menu segar dan manis seperti Lima affogato dan panna cotta, merupakan salah satu menu penutup yang pas saat selesai bersantap dan menghabiskan waktu di Lima.

Menurut Suyenni, menu baru di Lima akan disesuaikan dengan tema tiap bulannya, sebagai contoh untuk bulan Februari tema yang diangkat adalah February Cake Festive 2014. Menu special yang ditawarkan seperti secret garden, marshmallow boom, dan nutella rose adalah jenis cake, dan cupcake buatan khas Lima.

Ruko Gold Coast Blok A No. 5, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara

Comments { 0 }