Archive | Recommended RSS feed for this section

Provence Bakery, Authentic Japanese Bakery dari Kyoto

Provence Bakery adalah authentic Japanese Bakery yang berasal dari Kyoto dan telah hadir di 3 negara salah satunya adalah Indonesia. Saat ini, Provence Bakery telah menambah gerai kelimanya yang berada di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat. Untuk menjaga keautentikannya, Provence Bakery menyajikan roti-roti khas Jepang seperti Anpan, Curry Pan, Milk Pan, dan Egg Salad.

Continue Reading →

Comments { 0 }

Roti Gempol, Bakery yang Konsisten Sejak Tahun 1991

Gerai Roti Gempol didirikan pada tahun 1991 oleh Lydia Usman. Lydia Usman menggunakan resep roti yang dahulu dibuat oleh Ibunda dari Lydia Usman pada tahun 1943, di Salatiga, Jawa Tengah.

Di tahun tersebut, Ibunda dari Lydia Usman kerap membuat dan menjual roti untuk membantu keuangan keluarganya. Saat itu, Ibunda dari Lydia Usman juga membuka gerai toko roti bernama Lipoor. Kemampuan membuat roti pun akhirnya menurun kepada Lydia Usman.

Seiring dengan kepindahan keluarga Lydia Usman ke Bandung, pada tahun 1968, toko Lipoor di Salatiga pun ditutup. Di tahun 1991 lah, Lydia Usman memutuskan membuka gerai di Jl. Gempol Wetan no.14 Bandung untuk berjualan roti, yang akhirnya dikenal dengan sebutan Roti Gempol hingga saat ini.

Interior bakery ini sederhana dan dihiasi oleh berbagai ragam ukiran yang berasal dari Papua. Sejak pukul 7 pagi hingga pukul 9 malam, senantiasa tercium harum aroma berbagai jenis roti tawar, roti manis, dan roti bakar yang sedang dipanggang. Untuk variasi rasa roti manisnya ada rasa cokelat, keju, susu, kismis, pisang, pisang cokelat, pisang keju, dan kopi. Pilihan roti bakarnya juga terbilang beragam.

Aneka Roti Tawar

Roti Gempol hadir dengan 5 pilihan jenis roti tawar yang tersedia yaitu: roti tawar biasa, roti tawar super, roti tawar premium, roti tawar gandum, dan roti tawar gandum havermut. Roti tawar biasa menggunakan air dalam membuat adonannya, sedangkan roti tawar spesial menggunakan susu murni, dan roti tawar super menggunakan susu UHT. Pengaruh pemilihan penggunaan air atau susu tersebut berdampak pada tingkat kemanisan dan kelembutan tekstur pada roti tawar.

Untuk roti tawarnya, digunakan tepung terigu protein tinggi, sedangkan untuk roti manis, Roti Gempol menggunakan campuran tepung terigu protein tinggi dan sedang. Aneka roti tawar dari Roti Gempol dibuat dengan metode straight dough dalam bentuk Pullman style dan open top.

“Pemilihan metode straight dough karena lebih ekonomis dan prosesnya lebih cepat juga. Untuk resep, tidak ada resep baru yang kami gunakan. Kami tetap menggunakan resep keluarga yang telah dikembangkan secara turun temurun, dari generasi ke generasi.  Perbaikan resep hanya berfokus untuk pengembangan dan memperbaiki tingkat kepadatan roti,” Putra, anak dari Lydia Usman yang mulai mengelola Roti Gempol sejak tahun 2013, menuturkan.

Proses Pembuatan

Setiap harinya, Roti Gempol  dapat memproduksi sekitar 300-500 pcs roti tawar. Jumlah tersebut mencakup pesanan langsung dari konsumen maupun untuk dijual di gerai.

Proses pembuatan roti tawar di Roti Gempol dimulai dari menimbang bahan baku, mengaduk semua bahan dengan turut menambahkan air atau susu cair. Setelah tercampur dengan merata, baru adonan dimasukkan ke dalam loyang yang telah diolesi untuk kemudian difermentasi hingga adonan mengembang selama 30 menit.

Menurut Putra, proses pengembangan roti (proofing) di Roti Gempol dilakukan tanpa proofer, mengingat suhu ruang produksi yang sudah hangat, sehingga adonan lebih mudah mengembang. Sedangkan khusus pada cuaca tertentu seperti saat musim hujan, adonan tidak lagi ditutup dengan kain basah, karena suhu yang sudah cukup lembab.

“Di musim yang lebih panas, adonan akan disemprotkan sedikit air, kemudian didiamkan kurang lebih 20-30 menit baru kemudian dipanggang di dalam oven pada suhu sekitar 175°Celsius selama 40-45 menit,” Putra menuturkan sembari menutup percakapan.

Penulis & Foto: Maria Benita A.

Comments { 0 }

Back Office Bistro, “Sebuah Permata yang Tersembunyi” di Kelapa Gading

‘Sebuah permata yang tersembunyi’, itulah slogan dari Back Office Bistro. Pada awal dibuka pada bulan November 2017, Arwin Effendi, pemilik Back Office Bistro dan pimpinan dari Gama Culinary Group mengakui, jika Back Office Bistro sempat mengalami kesulitan untuk bersaing dengan tempat makan lain di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Continue Reading →

Comments { 0 }

Henshin, nikmati masakan Nikkei sambil melihat pemandangan Jakarta

Henshin berasal dari bahasa Jepang yaitu berubah. Restoran yang berada di lantai 67 sampai lantai 69 The Westin Jakarta ini memiliki konsep ruangan yang berbeda di setiap lantainya.

Continue Reading →

Comments { 0 }

CakeBox, Nikmati Sajian Cake di Ruangan Terbuka

Sudah hampir 3 tahun CakeBox di JW Marriott Hotel Jakarta beroperasi sebagai gerai F&B yang menyajikan berbagai produk pastry, roti, light meals, dan salad bagi tamu JW Marriott Hotel Jakarta.

Continue Reading →

Comments { 0 }

t Lounge by Dilmah, Hadir dengan Konsep High-End Tea Boutique

Dilmah, sebagai sebuah tea specialty brand asal Sri Lanka, hadir dengan tea boutique berkonsep high-end bernama t Lounge by Dilmah. Bekerjasama dengan Huize van Wely di Pacific Place Jakarta, t Lounge by Dilmah membuka gerai satu-satunya di Indonesia sejak Juni 2015. Eliawati Erly bercerita kepada BARECA Magazine disela kesibukannya sebagai Vice President Director Dilmah Tea Indonesia.

“Dari total 100 lebih varian teh Dilmah di dunia, t Lounge di Jakarta memiliki sekitar 20 varian t series by Dilmah yang dapat menjadi opsi penikmat teh sepanjang hari. Varian t series menjadi ujung tombak t Lounge sebagai pionir kreasi tea gastronomy boutique di Indonesia,” Eliawati Erly membuka percakapan.

Gerai t Lounge by Dilmah menyediakan varian kategori Gourmet Leaf Tea, Designer Gourmet Tea, Very Special Rare Tea (VSRT), dan Extra Special Very Special Rare Tea (VSRT) yang dapat dipilih konsumen.

Edukasi mengenai persepsi masyarakat Indonesia mengenai teh dinilai Erly sangatlah penting. “Kita tidak mengenal mengapa teh harus mahal, orang pikir teh itu murah seperti teh instan dan sebagainya. Padahal sensasi minum teh berkualitas itu jelas berbeda. Menyajikan makanan dengan minuman teh harus mengetahui teh apa yang tepat sebagai pairing-nya. We educate to inspire!” Erly menegaskan.

Kreasi Tea Mocktail

Chai Papilion

Penikmat tea mocktail dan tea cocktail di t Lounge by Dilmah akan sangat dimanja dengan variasi teh yang tersedia dan keunikan kreasinya. Chai Papilion dan Chai Speculatte (brilliant breakfast mixed with ground speculaas spice, condensed milk, orange zest) yang disajikan hangat, serta Papilion Iced Tea dan Chamomile Spritzer (cold brew herbal infusion) merupakan signature tea mocktail yang sekaligus menjadi favorit.

Salah satu sajian tea mocktail unik dari t Lounge by Dilmah adalah The Bergamot Iced Tea. Menikmati ‘two tea in the same time’ merupakan keunikan dari sajian tea mocktail ini. Minuman ini diracik dari campuran Earl grey tea, lavender syrup, lemon, dan apple juice lalu kemudian dituangkan dry ice yang sebelumnya telah disiramkan jasmine green tea panas. Sensasi menghirup dan menikmati gabungan kedua jenis teh ini sangatlah menarik.

Tea Pairing

Erly menjelaskan bahwa pairing tea mocktail atau sajian teh harus berfungsi sebagai palette cleansing, agar kita siap untuk lanjut menikmati sajian makanan berikutnya. Tea mocktail dengan kandungan white tea yang soft, sangat cocok dengan hidangan ikan. Sedangkan untuk kategori strong food seperti ayam panggang, sate, rendang, cocok jika disandingkan dengan strong tea seperti black tea.

Ceylon Rose Iced Tea

Untuk dessert, contohnya cokelat yang di-pairing dengan teh hangat (tidak dingin/panas), dapat mem-boost flavor note bahkan after taste kandungan cokelat. Sebagai tambahan, tea mocktail juga sangat bisa untuk dijadikan sebagai minuman pendamping pada afternoon tea dan high tea.

Tea Cocktail

Untuk tea cocktail, t Lounge by Dilmah pun berinovasi dengan proses infuse spirit ke teh selama beberapa jam. Proses ini akan mengubah warna dan menghasilkan aroma ‘teh ber-vodka’.

Salah satu menu tea cocktail unik dan light, G & Tea, diracik dari campuran dry Gin, Sencha green tea, dan timun. “Kunci tea mocktail atau tea cocktail yang maksimal adalah bahan lain yang ada di dalam racikannya tidak boleh overpower dari rasa teh sendiri,” Demikian Erly menutup percakapan.

Penulis : Yohanes Christ

Fotografer : Kanno Sardella

Comments { 0 }

It’s My Cake, Mengawali Dari Usaha Rumahan

Sebelum It’s My Cake menjadi sebuah gerai bakery, usaha ini hanya usaha rumahan saja. Berawal dari mempelajari bahan baku mentah dari produk impor khususnya produk yang berbahan dasar susu, dicampur dengan bahan baku lokal menggunakan berbagai metode atau teknik pengocokan yang memerlukan waktu, proses, dan formulasi yang tepat, kakak beradik Zaenoedin dan Zayadi memulai mencoba membuat cake dari aneka bahan baku tersebut.

Continue Reading →

Comments { 0 }