Archive | Recommended RSS feed for this section

Epigastro, Hadirkan Konsep Gerai dengan Indoor Garden

Epigastro menghadirkan konsep gerai dengan indoor garden yang fresh & airy, dilengkapi beragam tanaman hias di setiap sudut ruangannya. Chef Muhammad Dodi Bachtiar, Head Chef dari Epigastro

Continue Reading →

Comments { 0 }

La Patisserie, Cake Boutique Ala Jewelry Shop

Tiramisu Log Cake

La Patisserie merupakan salah satu cake shop dari Four Seasons Hotel Jakarta. Cake boutique yang didesain seperti sebuah jewelry shop ini dibuat secara intimate dengan kapasitas untuk 12 orang.

“Dengan suasana yang intimate ini pengunjung tidak hanya merasa nyaman saat berkumpul dengan kerabat menikmati sajian afternoon tea kami, tapi juga banyak para tamu yang memilih untuk mengadakan meeting di La Patisserie,” Melissa Hendriana, PR & Communication Officer Four Seasons Hotel Jakarta, membuka percakapan.

Tiramisu Log Cake

Dalam menyambut Hari Natal 2017 ini, La Patisserie mengeluarkan beberapa Christmas cake yang menarik, salah satunya adalah Yule Log Cake. Berbeda dari Yule Log Cake pada umumnya, Chef Lorenzo Sollecito, Executive Pastry Chef Four Seasons Hotel Jakarta, mempresentasikan Tiramisu Log Cake dengan sentuhan artistik yang berbeda dan kreatif.

Tiramisu Log Cake dibuat dengan lapisan chocolate sponge, Amarena cherry, mascarpone mousse,vanilla mousse, dan dark chocolate mousse. Log Cake ini kemudian dihias dengan berbagai ornamen khas Natal.

Santa Chocoberry Cake

“Di Natal tahun ini kami berusaha membawa beragam cita rasa yang klasik dengan tampilan yang out of the box. Tidak hanya nikmat saat dimakan tapi juga harus memanjakan mata yang menikmatinya,” Chef Lorenzo menuturkan kepada BARECA Magazine.

Christmas Cakes

Selain Tiramisu Log Cake, La Patisserie juga memiliki berapa koleksi Christmas cake lainnya, seperti Santa Chocoberry Cake yang dibuat dari chocolate sponge, mascarpone mousse, cassis ganache dan fresh raspberry.

White Christmas Velvet Cake juga menjadi pilihan yang tak kalah menarik. Red velvet sponge cake yang dibalut dengan ricotta dan cream cheese mousse membawa cita rasa klasik yang nikmat dalam tampilan cantik yang serba putih, seolah menghadirkan suasana seperti musim dingin bersalju di saat Natal.

White Christmas Velvet Cake

“Saya ingin membawa suasana Natal yang kental, namun dalam cara yang berbeda. Perpaduan antara cita rasa klasik menggunakan elemen mousse adalah supaya cake ini dapat dinikmati oleh siapapun,” Chef Lorenzo mengakhiri penjelasannya.

Penulis: Ajeng Ziana Walidah

Fotografer: Hendri Wijaya

Comments { 0 }

3K Coffee, Jadikan Lokasi Sekaligus Tempat Edukasi

Berlokasi di daerah Kemang, Jakarta Selatan, 3K Coffee menjadi sebuah kedai kopi yang memiliki konsep café yang menarik. Café ini membagi ruangannya menjadi tiga bagian.

Continue Reading →

Comments { 0 }

Kempi Deli, Tampilkan Bakery dalam Konsep Café

Menyajikan aneka produk bakery dan pastry yang selalu segar setiap harinya menjadi bentuk pelayanan maksimal yang diusung oleh Kempi Deli, salah satu gerai F&B di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta.

Continue Reading →

Comments { 0 }

Tous Les Jours, Konsisten Hadirkan Produk Bakery dan Pastry Berkualitas

Berdiri sejak tahun 2011 di Indonesia, bakery shop ternama dari Korea Selatan, Tous Les Jours, konsisten untuk terus menghadirkan aneka produk bakery dan pastry berkualitas setiap harinya. Memadukan konsep bakery dan café, Tous Les Jours juga memiliki varian hidangan ringan dan aneka minuman seperti seduhan kopi.

“Kami selalu menjaga kualitas dari bahan baku utama yang hampir 90% menggunakan bahan baku dalam negeri. Kami juga bekerja sama dengan sejumlah petani lokal untuk memasok bahan baku sehingga dapat meningkatkan perekonomian daerah setempat,” Jeong Soowon, President Director PT CJ Foodville Bakery and Cafe Indonesia (bagian dari CJ Group yang mengelola Tous Les Jours di Indonesia), menjelaskan konsep bahan baku yang digunakan Tous Les Jours yang telah memiliki 51 cabang di Indonesia ini.

Peningkatan Konsumsi Roti

Jeong menilai jika konsumsi masyarakat Tanah Air terhadap produk bakery khususnya roti terus meningkat setiap tahunnya. Pria asal Korea Selatan yang sudah 20 tahun tinggal di Indonesia ini mengungkapkan saat gerai Tous Les Jours dibuka pertama kalinya di Senayan City, Jakarta, konsumen yang datang banyak yang mencari roti manis dengan harga termurah.

“Seiring tren kesehatan yang kini mulai digeluti masyarakat, membuat mereka tak ragu untuk mengkonsumsi aneka European bread. Hal tersebut juga didukung sejumlah kegiatan yang kami lakukan melalui kehadiran roti lembut yang dikombinasikan dengan sentuhan khas Eropa seperti penggunaan biji-bijian dalam adonan produk roti,” Jeong menuturkan.

Cream Cheese Walnut Bread

Produk roti dari Tous Les Jours terbagi dalam dua varian, yakni authentic European bread dan varian roti yang sesuai dengan selera masyarakat Tanah Air. Menurut Jeong, Red Bean Bread masih menjadi produk unggulan di Tous Les Jours dengan kombinasi antara sweet bun serta red bean puree sebagai topping yang digemari pelanggannya.

Varian roti unggulan lainnya adalah Cream Cheese Walnut Bread dan Strawberry Creamcheese Rustique. Khusus Cream Cheese Walnut Bread memiliki cream cheese sebagai filling, apricot glaze, dan taburan almond sliced sebagai topping. Sementara Strawberry Creamcheese Rustique, termasuk kategori soft European bread yang memiliki filling berupa campuran cream cheese dan selai strawberry.

“Khusus pastry, kami masih mengunggulkan Croissant yang dapat dinikmati dengan secangkir cappuccino ataupun latte. Selain itu Red Bean Cream Pastry dengan perpaduan vanilla dan red bean sebagai filling masih menjadi pilihan masyarakat untuk dikonsumsi bersama keluarga atau kerabat terdekat di rumah,” Jeong menjelaskan varian pastry unggulan dari Tous Les Jours (TLJ).

Signature Sandwich

Berbeda dengan di negara asalnya di Korea Selatan di mana penduduknya sudah mampu mengkonsumsi sandwich TLJ hingga 15%, Jeong menilai masyarakat Indonesia masih kurang berminat terhadap produk sandwich yakni hanya berkisar 1% (menurut angka penjualan produk sandwich di Tous Les Jours). Untuk itu, Jeong terus giat mengkampanyekan produk sandwich dengan meletakkannya di bagian depan setiap gerai.

Tous Les Jours memiliki sejumlah produk sandwich seperti Signature Sandwich dan Belt Sandwich. Signature Sandwich terdiri dari sliced ham smoked beef, beef bacon, romaine lettuce, tomat serta double yellow & white cheese yang disisipkan dalam tiga lapis grains pan bread.

Sementara Belt Sandwich hadir dengan isian yang berbeda yakni egg fried, roman lettuce, serta beef bacon. Khusus untuk jenis rotinya, Belt Sandwich tetap menggunakan grains pan bread seperti halnya pada Signature Sandwich dari Tous Les Jours.

Penulis: Raka Pradipta

Fotografer: Hendri Wijaya

 

 

Comments { 0 }

Filosofi Kopi, Sajikan Kopi dengan Kualitas Tinggi

Suasana Cozy dari Filosofi Kopi

Kedai yang sengaja dipersiapkan sebagai salah satu icon dan lokasi syuting film Filosofi Kopi ini, telah menjadi daya tarik bagi banyak pecinta kopi. Tidak hanya karena sejarahnya dalam film Filosofi Kopi, namun juga kualitas dari jenis-jenis kopi yang disajikan.

“Kami bangun suasana yang cozy di sini dan tanpa wifi agar para pengunjung benar-benar bisa menikmati waktu santainya di sini,” Indra, salah satu Barista di Filosofi Kopi, membuka percakapan.

Kopi Tiwus

Salah satu kopi yang menjadi iconic di Filosofi Kopi ialah kopi Tiwus. Biji kopi yang berasal dari Pangalengan, Jawa Barat, ini sangat cocok untuk pembuatan manual brew dan di-roasting hanya sampai medium roast.

Salah satu proses manual brewingnya ialah melalui proses V60. Melalui proses blooming dalam suhu air 90°Celsius ini, kopi Tiwus akan menghasilkan cita rasa yang seimbang antara acidity dan sweetness, dengan dark chocolate note sebagai after taste.

Capucinno Menggunakan Ben’s Perfecto

Ben’s Perfecto

Selain kopi Tiwus, Ben’s Perfecto merupakan salah satu roasting yang jadi favorit pelanggan. Berbeda dari Kopi Tiwus, kopi yang berasal dari Ijen, Jawa Timur ini, di-roasting dengan tingkat medium to dark, sehingga cocok dijadikan minuman espresso base.

“Ben’s Perfecto ini banyak kami gunakan untuk Long Black dan Cappuccino. Karakter rasa terbilang fruity dengan lemon sebagai after taste,” Indra kembali menjelaskan kepada BARECA Magazine.

 

 

Waffle with Vanilla Ice Cream

Tidak hanya menyajikan beragam kopi, Filosofi Kopi juga menyajikan beberapa dessert sebagai side dish saat minum kopi. Salah satu pilihannya ialah Waffle with Vanilla Ice Cream. Karena disajikan dalam bentuk yang cukup besar, waffle ini cocok dijadikan menu sharing saat minum kopi.

Meskipun Filosofi Kopi sendiri namanya telah dikenal melalui film, Filosofi Kopi berusaha untuk terus memperhatikan kualitas seduhan kopi yang disajikan. Selain menghadirkan pelayanan yang ramah, Filosofi Kopi juga membuat produk self drip yang dapat dinikmati pelanggannya kapanpun dan dimanapun.

Penulis: Ajeng Ziana Walidah

Fotografer: Dwi Ratri Utomo

Comments { 0 }

Fuwa Fuwa, Sajikan Japanese Cheesecake dengan Cita Rasa Lidah Indonesia

Gerai Fuwa Fuwa di Central Park Mall

Fuwa Fuwa merupakan salah satu brand asli Indonesia yang menyajikan Japanese cheesecake menggunakan Japanese baking style untuk mendapatkan cheesecake yang smooth dan fluffy seperti karakter asli Japanese cheesecake.

“Tidak hanya tekstur Japanese cheesecake yang lembut yang selalu kami pertahankan, namun cita rasa keju yang juga kami sesuaikan dengan lidah orang Indonesia, di mana hal tersebut sangatlah penting. Sejauh ini, produk Fuwa Fuwa mendapat banyak respon positif dari banyak pelanggan kami,” Rinda, Pemilik dari Fuwa Fuwa, menjelaskan.

Signature Cheese Cake

Signature Cheese Cake

Sesuai dengan namanya, yaitu Signature Cheese Cake, varian Fuwa Fuwa satu ini menjadi favorit para pelanggannya. Cheesecakyang memakai cream cheese sebagai bahan utamanya, dipanggang dengan cara steamed-bakedsehingga menghasilkan tekstur Japanesecheesecake yang sangat lembut.

Rinda mengatakan bahwa inilah yang menjadi keistimewaan Japanese cheesecake dengan cheesecake lainnya. Teksturnya yang sangat lembut dan fluffy dengan cita rasa yang light, membuat cheesecake jenis ini tidak cepat menimbulkan rasa bosan saat dimakan.

Pillow Cake

Pillow Cake Fuwa Fuwa adalah pillow cakepertama yang ada di Indonesia dan menjadi best seller di Fuwa Fuwa. Cakeyang terbuat dari light fluffy sponge cake ini memiliki 2 lapis keju Cheddar di dalamnya dan taburan keju Parmesan di atasnya.

Pillow Cake kemudian dibuat dalam bentuk ukuran 60 x 40 cm yang memakan waktu hingga 2 jam lebih pada proses pemanggangannya. Masing-masing pelanggan nantinya akan mendapatkan potongan Pillow Cake dalam ukuran 10 x 20 cm dengan ketebalan yang terbilang cukup tebal.

Cheese Tart dengan Konsep ‘Lava Style’

Cheese Tart

Salah satu koleksi Fuwa Fuwa yang tak kalah menarik ialah Cheese Tart. Menggunakan shell tart yang renyah berbasis kacang almond, Cheese Tart ala Fuwa Fuwa dipadupadankan dengan cream cheese yang rich. Cheese Tart ini cocok disajikan sebagai side dish saat minum teh.

“Cheese Tart yang kami sajikan memiliki konsep ‘lava style’ yang lebih lumer dari biasanya. Hal seperti ini biasanya yang disukai banyak pelanggan,” Rinda mengakhiri penjelasannya kepada BARECA Magazine.

Penulis: Ajeng Ziana Walidah

Fotografer: Dwi Ratri Utomo

Comments { 0 }