Archive | News RSS feed for this section

Sugar World Academy, Hadirkan Lori Hutchinson (The Caketress) dalam Haute Couture Cake Decorating Class

Sugar World Academy menghadirkan seorang pakar cake decorating asal Kanada, Lori Hutchinson atau yang lebih dikenal sebagai The Caketress dalam cake decorating class bertema Haute Couture pada 28 Februari sampai 3 Maret 2014 lalu. Bertempat di Setiabudi Sky Lounge, Setiabudi Residence Jakarta Pusat, kelas cake decorating tersebut dihadiri peserta yang berasal dari Indonesia, Malaysia, India dan Brunei Darussalam.

Haute Couture Wedding Cake
Alasan menghadirkan Lori Hutchinson supaya para Cake Decorator asal Indonesia juga mengenal hasil karya Lori. Dengan tema Haute Couture, diharapkan para peserta dapat menerjemahkan keinginan klien mereka nanti, yaitu para calon pengantin dalam menciptakan kreasi wedding cake sesuai keinginan klien.

“Saat ini, permintaan akan wedding cake yang dibuat dengan satu kesatuan konsep dengan gaun pengantin sang calon pengantin atau Haute Couture Wedding Cake memang sangat tinggi,” kata Dewi Hasan, Pemilik Sugar World Academy.

Menurut Dewi Hasan, setiap peserta kelas diharuskan membawa contoh gambar sebuah gaun pengantin dari majalah sesuai pilihan masing-masing yang kemudian ditransformasikan ke dalam sketsa wedding cake yang akan mereka buat.

Award Winning Cake Decorator
Lori Hutchinson mengakui, dirinya memang selalu membuat sketsa awal saat akan membuat kreasi wedding cakenya. Award winning cake decorator yang juga piawai dalam hal fashion design sejak usia muda ini pun lebih senang memberi kebebasan pada setiap peserta kelas cake decorating-nya.

Lori_Sugar world-1296 - Copy

“Saya hanya membimbing para peserta untuk langkah awal pembuatan lalu memantau dan memberi input yang diperlukan oleh para peserta karena saya berharap para peserta kelas saya dapat berkreasi secara bebas menggunakan imajinasi mereka sendiri. Sejauh ini, saya merasa senang dan terkesan dengan kemampuan para peserta kelas yang sangat baik. Hasil wedding cake mereka menurut saya sangat bagus dan rapih. Mereka mampu menerjemahkan konsep sebuah gaun pengantin menjadi sebuah wedding cake terbaik,” pungkas Lori Hutchinson.(DS/HW)

Comments { 0 }

Cake Decorating Class with Kaysie Lackey

Pertengahan Februari 2014 lalu, Heavenly Sweet kembali mengadakan kursus cake decorating dengan mendatangkan Kaysie Lackey, seorang cake decorator andal yang namanya sudah tidak asing lagi di dunia seni menghias kue.

Kaysie yang merupakan pemilik The People’s Cake, sebuah bakery yang berbasis di Seattle, Amerika Serikat ini pernah tampil di beberapa episode Food Network Challenge dan memenangkan kompetisi cake decorating di program televisi tersebut. Kaysie juga kerap diundang menjadi instruktur di beberapa sekolah seni menghias kue di Amerika, Eropa, hingga Asia Tenggara seperti Indonesia, Singapura, dan Thailand.

IMG_1946 - Copy

Blown Away Betty and Galloping Gus
Dalam kursus intensif yang berlangsung selama enam hari tersebut Kaysie mengajarkan dua materi kepada peserta kursus, yaitu Blown Away Betty dan Galloping Gus. Kedua figur ini menurut Kaysie terinspirasi dari karakter-karakter yang diciptakan oleh Tim Burton dalam beberapa filmnya. “Saya selalu menyukai Tim Burton. Banyak karakter-karakter fiksinya yang saya adopsi ke dalam bentuk dekorasi kue dengan bentuk yang berbeda,” ujar Kaysie.

Menurutnya, inovasi dalam seni cake decorating itu penting, hanya saja membuat sesuatu yang unik dan berbeda, jauh lebih penting. Ituah kekuatan yang harus dimiliki oleh seorang cake decorator.

IMG_1964 - Copy

Ia menyebutkan dalam membuat kedua figur tersebut, bagian tersulit adalah membuat rangka cake yang tepat agar cake bisa berdiri kokoh sempurna. “Saya menggunakan armateur dalam membuat rangka cake ini. Armateur sendiri sebenarnya sangat lazim digunakan dalam seni patung yang berguna untuk membuat model awal tiga dimensinya. Saya rasa ini masih baru di Indonesia. Saya senang dapat mengajarkan sesuatu yang baru di sini,” ujar Kaysie yang ternyata adalah seorang lulusan Fine Art and Art History dari Belmont University ini.

Armateur and Chocolate Modeling
“Kita tidak mungkin membuat figur seperti Blown Away Betty dan Galloping Gus ini tanpa armateur, mengingat kedua figur ini hanya bertumpu pada satu kaki. Tapi dengan armateur yang ditempelkan pada base yang berat, semuanya menjadi mungkin,” ujar Kaysie.

Ia menambahkam bahwa dengan armateur seorang cake decorator dapat berkreasi dengan bebas. Hanya saja sebelum membuat armateurnya, seorang cake decorator harus memperhatikan berat aspek-aspek seperti berat cake atau fondant dan chocolate yang digunakan, bagian cake yang bisa dimakan, hingga bagaimana cara menutupi semua bagian rangka tersebut dengan baik.

Dari pengakuan Kaysie, saat ini banyak pelaku cake decorating yang menggunakan chocolate modeling pengganti fondant dalam membuat dekorasi kue. “Rasa cokelat lebih enak daripada fondant, makanya banyak yang minta dibuatkan cake dengan chocolate modeling. Cara membuat bahan chocolate modeling ini pun mudah, hanya mencampurkan cokelat compound dengan glucose. Mungkin banyak yang takut chocolate ini bisa cepat meleleh mengingat suhu di Indonesia yang cenderung panas. Tapi sebenarnya chocolate modeling ini sama saja dengan fondant, bisa cepat kering dan mengeras bila dibiarkan tanpa ditutup atau disimpan pada suhu ruang,” pungkas Kaysie. (AF)

Comments { 0 }

Ares Chocolate Grand Baking Demo, Unjuk Kualitas ChefMate Premium Chocolate pada Cake Hotel Bintang Lima

ChefMate kembali mengadakan grand baking demo pada hari Selasa, 4 Maret 2014 lalu. Grand baking demo yang diselenggrakan di Hotel Shangri-La Surabaya tersebut mengusung tema Five Star Hotel Premium Chocolate Cake for Bakery. Pada kesempatan tersebut Chef Giat Setyawan bersama tim Chef dari ChefMate lainnya mendemokan beberapa aplikasi produk cokelat ChefMate, seperti ChefMate Dark Chocolate Compound, ChefMate White Chocolate Compound, dan ChefMate Decoration.

Hadir pula sebagai Chef Tamu yaitu Chef Vindex Tengker, yang merupakan seorang Executive Chef dari sebuah hotel bintang lima di Jakarta, juga President Association of Culinary Profesional Indonesia, yang mendemokan beberapa kreasinya menggunakan produk cokelat dari ChefMate.

Beberapa produk cokelat ChefMate

Beberapa produk cokelat ChefMate

ChefMate Premium Pada Aplikasi Cake Hotel
“Kami menghadirkan Chef Vindex untuk membuktikan bahwa produk cokelat merek ChefMate layak untuk dijadikan alternatif teratas bahan baku cokelat yang digunakan di hotel berbintang selain juga mudah pula diaplikasikan untuk bakery,” jelas Erfina Tjan, selaku General Manager Marketing PT Ares Kusuma Raya.

Pada grand baking demo tersebut Chef Giat bersama timnya mendemokan tiga kreasi resep, yaitu Chocolate Caramel, Tropical Exotic Chocolate, dan Devil Chocolate Cheese. Sementara itu Chef Vindex mendemokan dua resep andalannya, yaitu Chocolate Caramel on Buttersnap Tartlet dan Sticky Chocolate Raisin Pudding.

14 - Copy

Chef Giat yang merupakan Executive Chef dari ChefMate menjelaskan bahwa selain kualitas dan rasa produk yang tidak perlu diragukan lagi, pengaplikasian cokelat ChefMate juga terbilang mudah.

“ChefMate Dark maupun White Chocolate Compound dapat digunakan untuk membuat cokelat, dipping, filling, ganache bahkan untuk membuat praline. Untuk membuat presentasi cake semakin menarik, kami juga mempunyai ChefMate Decoration,” papar Chef Giat Setyawan mantap.

Sementara Chef Vindex menjelaskan bahwa untuk menonjolkan rasa cokelat sebaiknya komposisi bahan dalam resep dibuat seimbang dan rasa cokelatnya lebih menonjol. “Misalnya untuk membuat Chocolate Caramel on Buttersnap Tartlet ini, cokelat dapat dipadukan dengan adonan pie yang ditambah sedikit kayu manis, atau bisa pula disandingkan dengan sea-salt atau keju,” ujar Chef Vindex.

Pengunjung Antusias
Para pengunjung yang merupakan para distributor, toko bahan kue, serta bakery dan UKM di Jawa Timur pelanggan setia PT Ares Kusuma Raya, yang menyambut antusias grand baking demo tersebut. Selain demo pengaplikasian produk cokelat ChefMate, tim ChefMate juga memberikan presentasi singkat mengenai produk ChefMate beserta keunggulannya oleh Teddy Deswantara, selaku Regional Marketing Head PT Ares Kusuma Raya.

“Pada acara ini kami juga ingin membangun kerjasama yang lebih intens antara konsumen dengan para Chef PT Ares Kusuma Raya, baik dalam hal pengaplikasian produk maupun membantu konsumen bakery dengan resep terbaru sehingga mereka dapat memajukan usahanya,” pungkas Erfina Tjan. (AF)

Comments { 0 }

Fonterra Bangun Pabrik pengolahan dan pengemasan pertamanya di Indonesia

26 Maret 2014 lalu, Fonterra memulai pembangun pabrik pengolahan dan pengemasan pertamanya di Indonesia. Pembangunan pabrik yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan produk-produk milik Fontera seperti Anlene, Anmum, Anchor, dan Boneeto.

“Dengan dibangunnya pabrik Fonterra pertama di Indonesia, kami berharap dapat memenuhi permintaan produk susu di Indonesia yang kami prediksi akan terus meningkat hingga tahun 2020 nanti,” ungkap Pascal De Petrini, Managing Director of Fonterra Asia Pacific, Middle East and Africa (APMEA), dalam kata sambutannya saat peresmian dimulainya Pembangunan Fonterra Brands Manufacturing Indonesia Cikarang Plant.

IMG_3682 - Copy

Hadir pula dalam peresmian pembangunan pabrik Fonterra tersebut Lestari Indah, Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Badan Kordinasi Penanaman Modal RI, yang menyampaikan bahwa investasi Fonterra di Indonesia akan memberikan peluang kerja bagi warga Cikarang dan sekitarnya.

IMG_3734 - Copy

“Investasi Fonterra ini kami harapkan dapat mendukung perekonomian Indonesia yang awalnya berbasis sumber daya alam dan sumber daya manusia murah menjadi lebih baik karena melalui investasi ini Fonterra juga akan memberikan kesempatan pelatihan dan pengembangan bagi para calon staf dengan standar keamanan, kualitas dan operational kelas dunia,” ungkap Lestasi Indah.

Pabrik pertama Fonterra di Indonesia yang merupakan investasi terbesar Fonterra di kawasan ASEAN selama satu dekade terakhir ini diharapkan akan mulai beroperasi pada bulan Maret 2015. Paul Richards, Presiden Direktur Fonterra Brands Indonesia mengatakan bahwa begitu pabrik ini mulai beroperasi, pabrik tersebut dapat mengakomodir pengolahan dan pengemasan 12.000 ton produk susu yang setara dengan 87.000 kemasan Anlene, Anmum, Anchor, dan Bonetto setiap hari. (AF)

Comments { 0 }

Gallfiro (Liquid Butter Blend) Inovasi Butter Bagi Bakery

Bertempat di Saung Serpong, Tangerang, pada 25 Februari 2014 lalu, PT Kreasi Edhoval Nutrindo (KEN) kembali memperkenalkan produk terbarunya yang inovatif yaitu Gallfiro (Liquid Butter Blend).

Dipandu oleh Chef Hakim, dan dua Assistant Chef, mereka mendemokan serta memperkenalkan Gallfiro melalui beberapa resep pembuatan cake dan cookies seperti Dark Strawberry Gateu, Gallfiro Finger Cookies, Nulatte Almond Cookies, Sponge Chocolate, dan Various Gallfiro Sweet Bread.

Gallfiro Liquid Butter Blend Gold

Gallfiro Liquid Butter Blend Gold

Liquid Butter Yang Inovatif dan Bernilai
Gallfiro merupakan produk yang memiliki perpaduan butter dengan beberapa bahan premium lainnya yang berbentuk fisik cair, sehingga mudah diaplikasikan pada berbagai adonan cake atau roti dan cookies.

Selain itu liquid butter ini mempunyai keunggulan seperti memberi aroma khas butter alami, baik sebelum maupun sesudah proses pemanggangan di oven. Juga memberikan volume cake dan roti yang lebih besar dan stabil, serta tetap memberikan efek kelembutan tekstur bahkan setelah beberapa hari produk selesai dibuat.

Liquid Butter Gallfiro dibuat dengan memakai teknologi dari Eropa, dan hadir pertama di negara bagian Asia Tenggara khususnya Indonesia. Selain itu Gallfiro juga diproduksi dengan penyesuaian untuk semua aplikasi roti, pastry, donat, bolu, kue, cookies, biskuit, permen, dan berbagai confectionery maupun pastry lainnya.

Pemakaian Yang Irit Hasil Maksimal
“Penggunaan liquid butter Gallfiro ini cukup hanya 30% saja, jika digunakan 100%, justru akan membuat aroma pada roti terlalu kuat, “ terang Chef Hakim saat berbagi informasi dan cara penggunaan liquid butter ini. Ditambahkan Chef Hakim bahwa tidak ada perbedaan dalam proses handling dalam pembuatan roti, cake, sehingga tidak menambah waktu proses sebab liquid butter hanya dicampurkan dalam adonan.

Dalam demo tersebut Chef Hakim dan rekan-rekan meminta para peserta yang merupakan pelaku usaha bakery di Indonesia untuk melihat dan mencicipi berbagai jenis cake, roti, dan cookies, yang diibuat langsung menggunakan Gallfiro liquid butter.

Menurut salah satu peserta, Elfryna dari Brussel Waffle, bahwa cookies yang menggunakan Gallfiro liquid butter memiliki taste, tekstur dan aroma yang baik. “Gallfiro Liquid butter ini merupakan inovasi terbaru dan menjadi alternatif bagi perusahaan kami. Kami akan mencobanya untuk pengembangan produk baru,“ tambahnya.

Interaksi peserta dengan Assistant Chef

Interaksi peserta dengan Assistant Chef

Sementara menurut Arief, Research & Development dari Healthy Bites yang terlihat antusias mengungkapkan bahwa Gallfiro liquid butter dapat menjadi bahan untuk pengembangan beberapa produk baru di dunia bakery. Dia akan segera mecoba produk Gallfiro tersebut.

Comments { 0 }

Kolaborasi Mango Tree dan Mixologist Thailand Dalam Peluncuran Bistrobar

Pada 7 Februari 2014 lalu Mango Tree, salah satu restoran asal Thailand terkemuka, bersama dengan mixologist “Joseph Boroski” meluncurkan Mango Tree Bistrobar di Plaza Senayan, Jakarta, yang bertemakan ‘An Evening of Bistronomy and Mixology’.

IMG_0976 - Copy

Mango Tree Bistrobar di Plaza Senayan merupakan perpaduan desain tradisional Thai dengan gaya modern kontemporer. Suasana ruang yang hangat dan elegan ditonjolkan dengan penampilan ‘long bar’ untuk dapat memberikan pengalaman bistrobar yang sempurna. Mango Tree Bistrobar memiliki ruang VIP berkapasitas 12 orang dan dilengkapi sarana audio visual dengan layar besar untuk kebutuhan event khusus seperti nonton bareng, business presentation, launching product, seminar atau acara lainnya.

Konsep Mango Tree Bistrobar adalah menggabungkan penyajian makanan khas Thailand yang modern dan cocktail yang inovatif disertai dengan live music, live TV dan penampilan special DJ. Mango Tree Bistrobar menyajikan menu-menu klasik yang merupakan menu favorit dalam khasanah kuliner Thailand seperti Salad Jeruk Bali dengan Udang (Pomelo Salad with Shrimp) dan Salad Papaya dengan Telur Asin (Papaya Salad with Salted Egg).

Menu signature lainnya seperti Daging Sapi dengan Basil (Stir-Fried Beef with Basil), Ayam Panggang dengan Sereh (Grilled Chicken with Lemongrass), dan Ikan Kakap Goreng dengan Selada Mangga (Deep Fried Seabass with Mango Salad). Hidangan signature penutupnya yaitu Pannacotta Durian dan Mangga dengan Ketan (Mango with Sticky Rice). Menu signature cocktail seperti Green Mango Margarita, Chili Pineapple Martini dan Lemongrass Mojito juga tersedia.

Pada acara peluncuran Mango Tree Bistrobar di Plaza Senayan, Joseph Boroski yang merupakan pendiri Bangkok BAR School Academy of Mixology, juga menunjukan secara esklusif pembuatan cocktail Thailand terbaru. “Penelitian terhadap rempah-rempah yang unik digabungkan dengan menu unggulan dari Mango Tree Bistrobar menjadi inspirasi dalam menciptakan cocktail terbaru saya,” jelas Joseph.

CEO Mango Tree Bangkok, Chef Pitaya Phanphensophon mengatakan bahwa ia sangat gembira karena Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dapat menyambut baik makanan khas Thailand. Dalam waktu dekat Mango Tree akan dibuka pula di Washington DC, Amerika Serikat. Group Mango Tree mematok target untuk membuka 100 restoran termasuk bistrobar dan café di seluruh dunia sampai dengan tahun 2015. (RS)

Comments { 0 }

Sensasi Rasa Baru Es Krim Magnum Awali Rangkaian Inovasi di tahun 2014

RNL_3208

Es krim Magnum kembali mengawali tahun 2014 dengan meluncurkan produk premium chocolate ice cream baru yaitu Magnum Infinity. Pada 23 Januari 2014 lalu, bertempat di The Plaza (Altitude) Lantai 46, Unilever Indonesia mengklaim produk baru Magnum Infinity ini akan memanjakan para pleasure seekers di Indonesia dengan rasa cokelat langka asal Tanzania yang mempunyai rasa lebih kuat sehingga memberikan kenikmatan kelembutan balutan cokelat lebih lama.

Peluncuran produk terbaru Magnum ini juga dihadiri oleh Ira Noviarti selaku Ice Cream & Marketing Services Director PT Unilever Indonesia Tbk, Riri Odang selaku Senior Brand Manager Magnum, dan juga tidak ketinggalan beberapa artis. Ira menjelaskan bahwa untuk memahami karateristik dan kebutuhan konsumen Indonesia, Magnum telah melakukan berbagai inovasi yang mampu membawa peranan dari es krim sebagai bagian penting dari lifestyle. “Konsumen menengah di Indonesia menyukai produk berkualitas namun dengan harga terjangkau yang cocok dengan produk Magnum Infinity ini,” jelas Ira.

Menurut Jacques Poulain yang merupakan Magnum Chocolatier, bahwa Cokelat Tanzania yang digunakan Magnum Infinity tergolong jenis cokelat langka yang hanya diproduksi secara terbatas oleh segelintir perkebunanan cokelat di Tanzania, yang sudah mendapatkan sertifikasi. “Keunikan cokelat pada Magnum Infinity adalah adanya kandungan theobremino yang akan memberikan kenikmatan rasa cokelat yang lebih lama dan tahan lebih lama,” tambah Jacques. Magnum Infinity di Indonesia hadir dalam dua varian yaitu Chocolate & Caramel

Comments { 0 }