Archive | News RSS feed for this section

COOKS AFFAIR, A Sunday Affair between Passionate Chefs and Culinary Lovers

Bertempat di HYDE Kemang Jakarta, hari Minggu tanggal 11 Mei 2014 lalu, para pecinta kuliner, terutama pastry dimanjakan dengan beragamnya produk food and pastry yang disajikan menarik dalam event Sunday Cooks Affair, yang mengusung tema French Pastry Galore.
Sebagai konsumen, para pecinta kuliner tersebut dapat membeli beragam produk food and pastry mulai dari Sticky Date Pudding with Toffee Sauce, assorted Eclairs, Canele de Bordeaux, Ice Cream and Baileys Tart dan lain sebagainya.

10 Passionate Young Chef
“Sunday Cooks Affair adalah event yang diusung oleh COOKS AFFAIR, yang pada awalnya terbentuk dari konsep yang dibuat oleh Chef Nation. COOKS AFFAIR sendiri pertama kali diadakan di Jakarta pada bulan April 2012. Tujuan kami adalah untuk sharing ilmu dan juga passion di antara para pecinta kuliner, baik bagi para Chef maupun para konsumen,” jelas Odie Djamil, salah satu anggota Chef Nation dan salah satu pendiri COOKS AFFAIR.

Ada 10 passionate young Chef yang menjadi peserta French Pastry Galore-Sunday Cooks Affair, terdiri dari Odie Djamil, Putri Miranti, Ray Janson, Setiawati Pangestu, Yuda Bustara, Mitha Tiara, Isaura Theonardy, Ayu Anjani Rahardjo, Anandita Makes dan Guillaume Lansoy.

“Ada satu peserta anak-anak di Sunday Cooks Affair kali ini yaitu Revo yang juga tergabung dalam kompetisi Indonesia Junior MasterChef 2014, “ kata Odie Djamil.

Peserta Sunday Cooks Affair

Peserta Sunday Cooks Affair

Peserta Harus Miliki Spesialisasi di Bidang Kuliner
“Kami berharap peserta COOKS AFFAIR dapat bertambah pada event berikutnya. Tidak ada kriteria khusus bagi yang ingin bergabung dalam COOKS AFFAIR. Namun, karena COOKS AFFAIR dibentuk atas dasar pertemanan antara Chef, kami lebih mengutamakan teman-teman sesama Chef yang memiliki spesialisasi khusus di bidang kuliner dan juga kapabilitas yang baik. Saat ini, kami belum memiliki website khusus, namun jika ada teman-teman Chef yang ingin bertanya seputar COOKS AFFAIR dapat menghubungi email kami di cooksaffair@gmail.com,” pungkas Odie Djamil. (DS/Foto : COOKS AFFAIR)

Comments { 0 }

Festival Jajanan Bango 2014 Menyajikan Kuliner Warisan Kuliner dari Barat Hingga Timur Nusantara

Bertempat di Parkir Timur Senayan Kawasan Gelora Bung Karno Jakarta, Kecap Bango produksi PT Unilever Indonesia Tbk, pada 03 Mei 2014 kembali mengukuhkan komitmennya untuk melestarikan kekayaan warisan kuliner Nusantara melalui penyelenggaraan Festival Jajanan Bango (FJB) 2014. Jakarta menjadi kota persinggahan pertama dari serangkaian pelaksanaan FJB yang tahun ini hadir di tiga kota sebagai perwakilan masing-masing wilayah, yaitu Jakarta (3 Mei), Makassar (24 Mei) dan berakhir di Medan (7 Juni).

Nova Eliza berpartisipasi dalam FJB 2014

Nova Eliza berpartisipasi dalam FJB 2014

Dalam opening ceremony FJB 2014 dihadiri dan diresmikan oleh Meila Putri Handayani selaku Marketing Manager Savoury and Spread PT Unilever Indonesia Tbk. dan tamu kehormatan Ibu Sulistiati Supriyadi, SE, MM selaku Kepala Sub Direktorat Pengembangan Wisata Rekreasi dan Hiburan, Direktorat Pengembangan Wisata Minat Khusus, Konvensi, Insentif dan Even, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. Acara dilanjutkan dengan tur ke ketiga area kuliner untuk berbincang dengan beberapa legenda kuliner.

FJB 2014 mengusung tema ‘Persembahan Warisan Kuliner dari Barat Hingga Timur Nusantara’, dimana untuk pertama kalinya Bango menghadirkan sederetan legenda kuliner dari wilayah Barat, Tengah hingga Timur Nusantara yang telah teruji kelezatan dan kesohorannya untuk memanjakan lidah para pecinta kuliner.

Di FJB Jakarta tahun ini hadir representasi hidangan-hidangan dari wilayah Barat dan Timur Nusantara. “Secara total, Bango akan menghadirkan 65 jenis hidangan otentik Nusantara, 30 diantaranya berasal dari wilayah Barat dan Timur Nusantara,” Nuning Wahyuningsih, Senior Brand Manager Bango PT Unilever Indonesia Tbk. (RS/Photo Doc. PT Unilever Indonesia Tbk)

Comments { 0 }

Baking Demo SMII, Gold Bullion, The Evolution of Indonesian Classic Bread and Cake

Sesuai dengan komitmen perusahaan memberikan inspirasi dan wawasan baru kepada pelanggannya, Sinar Meadow International Indonesia (Sinar Meadow) kembali mengadakan Gold Bullion Grand Baking Demo. Event tahunan yang diadakan pada hari Rabu 30 April 2014 di Grand Ballroom, The Dharmawangsa Hotel, Jakarta, ini mengusung tema The Evolution of Indonesian Classic Bread and Cake.

“Melalui Gold Bullion Grand Baking Demo ini kami tidak hanya sekedar memberikan resep kepada pelanggan setia Gold Bullion, tetapi juga mengedukasi dan membuka wawasan mereka mengenai tren roti, cake, dan cookies ke depannya,” ungkap Narayana K. Widjaja, General Manager PT Sinar Meadow International Indonesia.

Roti Boeah

Roti Boeah

Menurut Narayana setelah sukses dengan Gold Bullion Grand Baking Demo dengan tema Cherry Blossom di tahun sebelumnya, Sinar Meadow melihat ke depannya tren roti, cake, dan cookies akan kembali mengarah ke produk-produk klasik yang kembali mulai diminati. Untuk itu pihaknya mempersiapkan beberapa resep inovasi roti, cake, dan cookies tradisional yang dipadukan dengan sentuhan moderen sehingga dapat memberikan kesan yang berbeda saat menyantapnya.

Aneka Resep Klasik Sentuhan Moderen
Pada kesempatan tersebut technical team SMII yang dipimpin oleh Haryanto Makmoer yang juga merupakan Technical Service Manager PT Sinar Meadow International Indonesia mendemokan beberapa resep inovasi roti, cake, dan cookies tersebut, seperti Roti Seroendeng, Roti Londo, Roti Monoet, Kueh Kedjoe, Onbitjkoek, Keik Tape, Keik Pisang, dan lain-lain.

“Memang resep roti, cake, maupun cookies yang kami demokan hari ini bukanlah resep yang benar-benar baru. Kami tetap menggunakan resep dasar roti, cake, dan cookies tradisional dalam pembuatan produk-produk tersebut. Hanya saja kami memberikan sentuhan modern baik dari segi rasa, tekstur maupun penampilan layaknya produk roti, cake, dan cookies modern yang biasa kita nikmati saat ini,” papar Haryanto Makmoer.

Seperti resep Roti Soesoe Kedjoe, Haryanto Makmur mengkreasikan resep roti susu keju tradisional dengan menambahkan beberapa topping seperti chewy granola bars dan white chocolate compound yang sudah dilumerkan sehingga memberikan kesan yang lebih moderen karena mempunyai tekstur dan rasa yang cukup beragam jika dibandingkan dengan roti susu keju secara tradisional.

Tim SMII saat Grand Baking Demo Gold Bullion

Tim SMII saat Grand Baking Demo Gold Bullion

Tidak hanya menampilkan resep-resep inovasi, Haryanto Makmur juga menjelaskan tips-tips dalam pembuatan produk roti, cake, dan cookies tersebut. Seperti penambahan garam ke adonan dasar roti yang dapat membangkitkan rasa dan memperkuat gluten sehingga adonan roti lebih elastis.
“Penggunaan air kelapa sebagai pengganti air dingin juga dapat meningkatkan aroma roti. Penggunaan ragi sebaiknya dimasukkan terakhir ketika adonan setengah kalis supaya adonan tidak mengembang sewaktu diaduk dan adonan tidak asam,” papar Haryanto Makmur.

Comments { 0 }

Grand Opening Ing Patisserie, Unggulkan Kualitas dan Citarasa Asli Produk

Grand Opening gerai pertama Ing Patisserie di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, pada tanggal 1 Mei 2014 lalu menarik cukup banyak perhatian pengunjung mall yang melewatinya. Gerai yang memiliki open kitchen dan berkonsep take away patisserie itu dimiliki Djap Siau Kian atau biasa disapa Master Aing yang juga merupakan pemilik dari Indonesia Patisserie School.

Gerai Ing Patisserie - Pondok Indah Mall 2

Gerai Ing Patisserie – Pondok Indah Mall 2

Konsep yang mengusung healthy products juga menjadi nilai lebih Ing Patisserie dengan menghadirkan beberapa produk unggulan lainnya seperti German Muesli Loaf yang kaya serat dan baik untuk konsumsi hari-hari. Bahkan kemasan produk, seperti contohnya kemasan untuk Coffee Bread juga dilengkapi info nutrition fact yang menurut Master Aing sudah melewati uji laboratorium bersertifikat untuk mengecek nilai gizi dan kalori masing-masing produk. Untuk info lebih lengkap bisa dilihat pada Bareca Magazine Edisi Juni 2014 (DS/IR)

Comments { 0 }

Baking Demo ChefMate Chocolate

Setelah sebelumnya sukses mengadakan grand baking demo dengan tema Five Star Hotel Premium Chocolate Cake for Bakery di Surabaya, pada tanggal 24 April 2014 kemarin ChefMate Chocolate kembali mengadakan grand baking demo serupa di Jakarta.
Bertempat di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan, tim Chef dari ChefMate Chocolate yang dipimpin oleh Chef Giat Setyawan mendemokan 2 resep chocolate cake bergaya hotel bintang lima yang tentunya bisa diterapkan di bakery. Kedua resep tersebut adalah Tropical Exotique Chocolate dan Caramelized Chocolate Ambrosia.

Selain itu hadir pula Chef Vindex Tengker yang saat ini menjabat sebagai President Association of Culinary Profesional Indonesia dan Executive Chef di salah satu hotel bintang lima di Jakarta, yang ikut mendemokan dua resep kreasinya, yaitu Delicate Flourless Chocolate Cake dan Chocolate Caramel on Buttersnap Tartlet, yang dapat dijadikan inspirasi bagi para pelanggan ChefMate Chocolate dalam mengembangkan produk bakery-nya.

Chef Giat Setyawan

Chef Giat Setyawan

Karakteristik Tekstur dan Permainan Rasa
Menurut Chef Giat, disamping penampilan yang sangat penting pada dasarnya cake bergaya hotel bintang lima mempunyai karakteristik tekstur yang berbeda-beda dalam satu cake. “Seperti dalam Tropical Exotique Chocolate ini. Terdapat empat bagian cake yang mempunyai karakteristik tekstur yang berbeda-beda. Chocolate rock yang cenderung crunchy, white chocolate mousse yang lembut, almond dacquoise yang sedikit lebih firm dibanding dengan mousse, serta tropical exotique fruit jelly yang selain mempunyai tekstur kenyal juga mempunyai rasa yang agak asam karena saya menggunakan buah-buahan tropis yang sifatnya cenderung asam,” papar Chef Giat.

Chef Giat melanjutkan selain tekstur, permainan rasa juga penting dalam membuat membuat cake yang lezat. Menurutnya selain tekstur dan rasa dari cake itu sendiri, garnish yang menarik dapat memberikan impresi mewah terhadap cake tersebut. Ia mengaku kerap menggunakan buah-buahan seperti stroberi, raspberry, dan blueberry pada resep kreasinya. Selain untuk penampilan, buah-buahan tersebut juga memberikan sensasi rasa yang lebih lengkap.

Tropical Exotique Chocolate

Tropical Exotique Chocolate

Penampilan Cake yang Lebih Menarik dengan ChefMate Chocolate
Senada dengan Chef Giat, Chef Vindex Tengker selaku Executive Chef di salah satu hotel berbintang di Jakarta yang juga mejadi Chef tamu saat itu menyebutkan bahwa penampilan yang menarik adalah salah satu poin penting dalam membuat cake bergaya hotel bintang lima.

“Jika kita membuat chocolate cake, terlebih yang dilapisi ganache di atasnya, kita harus memperhatikan kilau cokelat ganache tersebut. Walaupun biasanya di hotel berbintang menggunakan couverture, sebenarnya kita dapat membuat cokelat ganache yang lembut dan mempunyai kilau yang baik dengan cokelat compound. Karena sebenarnya untuk mendapatkan hasil kilau yang sempurna tergantung bagaimana cara kita mengolah cokelat tersebut,” jelas Chef Vindex.

Menurutnya dengan ChefMate Dark Chocolate Compound dapat dihasilkan chocolate ganache yang mempunyai kilau sempurna. Seperti dalam resep Delicate Flourless Chocolate Cake miliknya. Chef Vindex menjelaskan untuk membuat smooth and shiny ganache, sebaiknya fresh cream dan glucose dipanaskan hingga mendidih. Barulah kemudian masukkan ChefMate Dark Chocolate Compound dan aduk hingga cokelat larut. Terakhir masukkan unsalted butter dan aduk kembali hingga rata.

Chef Vindex berpendapat bahwa ChefMate Chocolate dapat digunakan untuk berbagai aplikasi, mulai dari filling atau topping roti, untuk membuat cake, maupun dessert lainnya. “Rangkaian produk ChefMate Chocolate juga terbilang lengkap, seperti ChefMate Signature Chocolate, ChefMate Dark Chocolate Compound, ChefMate White Chocolate Compound, ChefMate Chocolate Pasta, ChefMare Decoration, dan ChefMate Cocoa Powder sehingga segala kebutuhan bakery bisa terpenuhi,” tutup Vindex. (AF)

Comments { 0 }

Indonesia Patisserie School (IPS), Isi Waktu Luang Liburan Sekolah dengan Ikuti Junior Pastry Chef Class

Memasuki musim liburan sekolah, sebaiknya memang tetap diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Tidak hanya travelling yang bisa menjadi opsi pilihan beraktifitas anak bersama keluarga saat liburan sekolah karena saat ini ada banyak pilihan kegiatan bermanfaat lainnya yang dapat dipilih.

Salah satunya adalah mengikuti kelas memasak ataupun kelas membuat kue. Saat ini, kelas memasak yang tersedia di berbagai tempat di Jakarta, tidak hanya diperuntukkan bagi mereka yang sudah dewasa. Adanya reality show kompetisi ternama memasak bagi anak-anak rupanya turut membuat hadirnya tren kid’s cooking class di berbagai tempat, termasuk di Jakarta.

Bryan Sujoso (salah satu konstestan lomba memasak di salah satu TV program Indonesia

Bryan Sujoso (salah satu konstestan lomba memasak di salah satu TV program Indonesia

Junior Pastry Chef Class
Indonesia Patisserie School atau yang lebih dikenal dengan IPS ini, juga hadir dengan program kelas pastry bagi anak-anak, yaitu Junior Pastry Chef Class yang dapat diikuti oleh anak-anak berusia mulai dari 5 hingga 19 tahun.

“Sebenarnya Junior Pastry Chef Class di IPS, tersedia di setiap saat karena mengikuti konsep pengajaran di IPS yang sangat fleksibel dan private. Tetapi, memang di liburan sekolah seperti summer holiday banyak sekali yang mendaftar karena mereka ingin mengisi waktu liburan dengan kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan,” buka Marchella, staf perwakilan dari Indonesia Patisserie School, Jakarta.

Kualitas pengajaran pastry di IPS tentunya tidak perlu dipertanyakan lagi. Sekolah pastry yang berdiri sejak 2010 dan didirikan oleh Djap Siau Kian atau biasa disapa Master Aing ini memang sudah masuk dalam daftar pilihan sekolah pastry di Indonesia yang bertaraf internasional.

Master Aing mengajar Florence, Superior Student

Master Aing mengajar Florence, Superior Student

“Proses memasak seringkali bersentuhan dengan benda tajam seperti pisau maupun elemen panas seperti kompor atau oven. Tetapi, para orangtua jangan khawatir. Bagi peserta cilik yang mengikuti kelas Junior Pastry Chef di IPS akan didampingi oleh guru pengajar, dimana 1 murid didampingi 1 guru pengajar. Para guru pengajar ini tentunya akan membimbing mulai dari penggunaan alat-alat hingga proses pembuatan sampai penyelesaian produk,” jelas Marchella.

Menurut Marchella, ada banyak jenis pastry dan cake yang bisa dipilih untuk dipelajari di kelas Junior Pastry Chef di IPS. Sebut saja aneka jenis Cake, Cookies dan Roti seperti Cupcakes, Sweet Bun, Warm Chocolate Torte atau Molten Ckae, Muffin, Cake Pop dan lain-lain. Sedangkan untuk harga kelas Junior Pastry Chef, menurut Marchella, dimulai dari kisaran harga Rp.7.500.000.

Fleksibilitas Waktu
“Setelah mendaftar dan menentukan hari dan jenis produk yang ingin dipelajari, murid yang bersangkutan hanya tinggal datang di hari dan jam yang sudah ditentukan. Tidak usah pusing dengan persiapan bahan baku maupun peralatan karena sudah tersedia di kitchen IPS. Resep dan hasil kursus tentu saja bisa dibawa pulang oleh murid yang mengikuti kelas tersebut,” kata Marchella.

Menurut penjelasan Marchella, tidak ada batasan murid per kelasnya, meskipun terkadang dalam 1 hari jumlah murid bisa mencapai maksimal 25 orang. “ Kelas dimulai dari pagi, bisa jam 08.00, jam 09.00 atau jam 10.00. Durasi belajar tergantung produk apa yang akan dibuat, misalkan cupcakes durasi belajarnya sekitar 1 ½ jam hingga 2 jam untuk satu resep. Untuk 2 resep, durasinya bisa mencapai 3 hingga 4 jam. Pada dasarnya, fleksibilitas waktu memang kami buat demi kenyamanan para murid yang mengikuti kelas pastry di IPS,” tuntas Marchella.

Comments { 0 }

Taiwan Food & Food Machinery Seminar by TAITRA

Jakarta — Seiring dengan akan diselenggarakannya 5 in 1 Food Expo di tanggal 25-28 Juni 2014 mendatang, TAITRA Indonesia mengadakan Food & Food Machinery Seminar pada tanggal 2 April 2012 lalu. Mr. Y.C.Tsai, Director Economic Division Taipei Economic and Trade Office in Indonesia menyebutkan bahwa saat ini food industry di Indonesia sedang berkembang pesat. Untuk itu dibutuhkan food machinery yang mendukung dalam menciptakan berbagai produk olahan makanan yang berkualitas tinggi.

IMG_4660 - Copy

“Taiwan sangat mendukung perkembangan industri pengolahan makanan yang ada di Indonesia. Kami berharap dengan diadakannya pameran 5 in 1 Food Expo nanti, kerjasama antara Taiwan dan Indonesia semakin erat dalam memenuhi kebutuhan mesin yang menunjang kegiatan industri pengolahan makanan di Indonesia,” ungkap Mr. Y.C.Tsai.

IMG_4642 - Copy

Robert Ou Young selaku Chairman Taiwan Food and Pharmaceutical Machinery Manufacturer’s Association yang hadir sebagai pembicara menyebutkan bahwa perusahaan food machinery Taiwan siap melayani kebutuhan dalam mesin pengolahan makanan. “Saat ini Taiwan mempunyai lebih dari 260 perusahaan penyedia mesin pengolahan makanan. Walaupun kebanyakan bukan merupakan perusahaan yang terlalu besar, tetapi sangat profesional,” ujar Robert Ou Young.

Robert menjelaskan saat ini terdapat 10 kategori food machinery yang ditawarkan oleh perusahaan food machinery Taiwan, seperti mesin pengolahan meat products, aquatic products, agricultural products, steam, roast and deep fried, freezing, beverage, dan lain-lain. Ia menambahkan range product yang ditawarkan cukup lengkap. (AF/HW)

Comments { 0 }