Archive | News RSS feed for this section

Kolaborasi Mango Tree dan Mixologist Thailand Dalam Peluncuran Bistrobar

Pada 7 Februari 2014 lalu Mango Tree, salah satu restoran asal Thailand terkemuka, bersama dengan mixologist “Joseph Boroski” meluncurkan Mango Tree Bistrobar di Plaza Senayan, Jakarta, yang bertemakan ‘An Evening of Bistronomy and Mixology’.

IMG_0976 - Copy

Mango Tree Bistrobar di Plaza Senayan merupakan perpaduan desain tradisional Thai dengan gaya modern kontemporer. Suasana ruang yang hangat dan elegan ditonjolkan dengan penampilan ‘long bar’ untuk dapat memberikan pengalaman bistrobar yang sempurna. Mango Tree Bistrobar memiliki ruang VIP berkapasitas 12 orang dan dilengkapi sarana audio visual dengan layar besar untuk kebutuhan event khusus seperti nonton bareng, business presentation, launching product, seminar atau acara lainnya.

Konsep Mango Tree Bistrobar adalah menggabungkan penyajian makanan khas Thailand yang modern dan cocktail yang inovatif disertai dengan live music, live TV dan penampilan special DJ. Mango Tree Bistrobar menyajikan menu-menu klasik yang merupakan menu favorit dalam khasanah kuliner Thailand seperti Salad Jeruk Bali dengan Udang (Pomelo Salad with Shrimp) dan Salad Papaya dengan Telur Asin (Papaya Salad with Salted Egg).

Menu signature lainnya seperti Daging Sapi dengan Basil (Stir-Fried Beef with Basil), Ayam Panggang dengan Sereh (Grilled Chicken with Lemongrass), dan Ikan Kakap Goreng dengan Selada Mangga (Deep Fried Seabass with Mango Salad). Hidangan signature penutupnya yaitu Pannacotta Durian dan Mangga dengan Ketan (Mango with Sticky Rice). Menu signature cocktail seperti Green Mango Margarita, Chili Pineapple Martini dan Lemongrass Mojito juga tersedia.

Pada acara peluncuran Mango Tree Bistrobar di Plaza Senayan, Joseph Boroski yang merupakan pendiri Bangkok BAR School Academy of Mixology, juga menunjukan secara esklusif pembuatan cocktail Thailand terbaru. “Penelitian terhadap rempah-rempah yang unik digabungkan dengan menu unggulan dari Mango Tree Bistrobar menjadi inspirasi dalam menciptakan cocktail terbaru saya,” jelas Joseph.

CEO Mango Tree Bangkok, Chef Pitaya Phanphensophon mengatakan bahwa ia sangat gembira karena Indonesia sebagai negara dengan populasi terbesar keempat di dunia dapat menyambut baik makanan khas Thailand. Dalam waktu dekat Mango Tree akan dibuka pula di Washington DC, Amerika Serikat. Group Mango Tree mematok target untuk membuka 100 restoran termasuk bistrobar dan café di seluruh dunia sampai dengan tahun 2015. (RS)

Comments { 0 }

Sensasi Rasa Baru Es Krim Magnum Awali Rangkaian Inovasi di tahun 2014

RNL_3208

Es krim Magnum kembali mengawali tahun 2014 dengan meluncurkan produk premium chocolate ice cream baru yaitu Magnum Infinity. Pada 23 Januari 2014 lalu, bertempat di The Plaza (Altitude) Lantai 46, Unilever Indonesia mengklaim produk baru Magnum Infinity ini akan memanjakan para pleasure seekers di Indonesia dengan rasa cokelat langka asal Tanzania yang mempunyai rasa lebih kuat sehingga memberikan kenikmatan kelembutan balutan cokelat lebih lama.

Peluncuran produk terbaru Magnum ini juga dihadiri oleh Ira Noviarti selaku Ice Cream & Marketing Services Director PT Unilever Indonesia Tbk, Riri Odang selaku Senior Brand Manager Magnum, dan juga tidak ketinggalan beberapa artis. Ira menjelaskan bahwa untuk memahami karateristik dan kebutuhan konsumen Indonesia, Magnum telah melakukan berbagai inovasi yang mampu membawa peranan dari es krim sebagai bagian penting dari lifestyle. “Konsumen menengah di Indonesia menyukai produk berkualitas namun dengan harga terjangkau yang cocok dengan produk Magnum Infinity ini,” jelas Ira.

Menurut Jacques Poulain yang merupakan Magnum Chocolatier, bahwa Cokelat Tanzania yang digunakan Magnum Infinity tergolong jenis cokelat langka yang hanya diproduksi secara terbatas oleh segelintir perkebunanan cokelat di Tanzania, yang sudah mendapatkan sertifikasi. “Keunikan cokelat pada Magnum Infinity adalah adanya kandungan theobremino yang akan memberikan kenikmatan rasa cokelat yang lebih lama dan tahan lebih lama,” tambah Jacques. Magnum Infinity di Indonesia hadir dalam dua varian yaitu Chocolate & Caramel

Comments { 0 }

Pipiltin Cocoa, The Award Winning Cake “Passion of Chocolate”

Meskipun termasuk baru dalam kancah usaha food and beverage di Indonesia, Pipiltin Cocoa terbilang cukup sukses dan fokus pada penyajian sajian cake dan dessert serta produk cokelat lainnya yang diolah dengan menggunakan real chocolate dari beragam biji cokelat pilihan asal Indonesia.

Di ajang kompetisi Indonesian Chocolate Cup 2013 lalu, Pipiltin Cocoa pun sukses menyabet medali emas untuk semua kategori. Passion of Chocolate adalah produk cake dari Pipiltin Cocoa yang berhasil mendapat medali emas di Indonesian Chocolate Cup 2013. Yang menarik, pihak Pipiltin Cocoa memutuskan memasukkan Passion of Chocolate ke dalam daftar menu mereka. “Sejak bulan Oktober 2013 lalu, kami memang memasukkan Passion of Chocolate ke dalam menu di Pipiltin Cocoa. Hal ini semata-mata karena ingin berbagi joy of excitement kepada konsumen Pipiltin Cocoa,” buka Dedy Sutan, Executive Pastry Chef Pipiltin Cocoa.

Passion of Chocolate

Tabanan Bali Couverture Chocolate
Menurut Dedy Sutan, Passion of Chocolate terinspirasi untuk menonjolkan karakteristik cokelat itu sendiri yang merupakan bahan utamanya. “Menu kompetisi yang sudah kami ikutkan di Indonesian Chocolate Cup 2013, termasuk Passion of Chocolate sudah pasti dibuat melalui banyak pertimbangan dan uji coba. Penciptaan resep kami lakukan untuk mendapatkan hasil yang terbaik dengan menyesuaikan pada karakter bahan baku utama couverture chocolate yang telah disediakan oleh pihak sponsor utama saat itu,” ujar Dedy Sutan.

Setelah masuk dalam menu di Pipiltin Cocoa, Dedy Sutan membuat Passion of Chocolate dengan menggunakan couverture chocolate yang diolah dari biji cokelat asli Indonesia yang memang menjadi ciri khas dari Pipiltin Cocoa. “Kami menggunakan Dark Chocolate Couverture Tabanan Bali 60% dan Milk Chocolate Couverture Tabanan Bali 38% untuk menu Passion of Chocolate ini. Dan untuk bahan dekorasi, yakni Raspberry Chocolate Popping Candy Soil yang terlihat seperti butiran batu-batuan, kami menggunakan Chocolate Couverture Tabanan Bali 60%,” kata Dedy Sutan.

Karakter dan Elemen Passion of Chocolate
Chocolate Mousse, Passion Fruit Panacotta, Light Almond Sponge, Lemon Chocolate Cake, Praline Feuilletine, Caramel Glacage dan Raspberry Chocolate Popping Candy Soil adalah berbagai elemen yang terdapat pada Passion of Chocolate Cake. Karakter yang creamy dan smooth dari mousse-nya menjadi seimbang dengan adanya rasa asam segar dari passion fruit pannacotta dan lemon chocolate cake. Ekstra tekstur crunchy dari praline feuilletine turut menjadi pelengkap keseluruhan citarasa Passion of Chocolate.

“Mungkin terlihat sedikit rumit, tetapi hampir tidak ada teknik khusus dalam pembuatan Passion of Chocolate ini. Yang kami lakukan adalah fokus pada pemilihan bahan baku yang tepat lalu mengkombinasikan rasa dan tekstur sehingga mendapatkan hasil yang unik dan berbeda, namun tetap sesuai dengan konsep awal pembuatan Passion of Chocolate,” pungkas Dedy Sutan.

Comments { 0 }

PROCHIZ Baking Demo with Chef Jean Michel Fraisse

Di tengah maraknya sektor industri kuliner dalam negeri tak pelak mempengaruhi keju di tanah air, Prochiz berkomitmen untuk terus mengembangkan produksi keju dengan meluncurkan varian baru guna memenuhi kebutuhan konsumen. Prochiz merupakan merek keju yang diproduksi oleh PT Mulia Boga Raya yang mana ditilik dari namanya, Prochiz dapat diartikan sebagai professional dalam pengolahan dan pemasaran (keju).

Pada 20 November 2013 lalu, bertempat di Graha Wahab, Jalan Gunung Sahari Jakarta, Prochiz menggelar baking demo yang mengundang para pelanggan setianya. Masih dalam rangka mempromosikan produk terbarunya Spreadable Cheese, Prochiz menggandeng Chef Jean Michel Fraisse, seorang chef berkebangsaan Perancis untuk memberikan ide baru dalam mengaplikasikan keju Spreadable. “Karena kami baru melakukan launching 3 bulan lalu, maka kami ingin mensosialisasikan produk ini lebih jauh lagi, salah satunya adalah melalui baking demo,” ungkap Lina Phang, Product Manager Food Service PT Mulia Boga Raya.

20131120_121726

Lina menambahkan pemilihan Chef Jean sebagai instruktur berdasarkan persamaan prinsip mengenai rasa keju yang berkualitas. “Chef Jean dikenal memiliki ide-ide yang menarik, karena selain berprofesi sebagai seorang chef ia juga memiliki jiwa bisnis yang kuat. Di samping itu, ia pun sepakat bahwa keju Spreadable memiliki berbagai keunggulan dan pengaplikasian yang beragam,” jelas Lina.

Edukasi Pelanggan akan Ide-Ide Kreatif
Merupakan hal yang lumrah apabila belum banyak yang mengetahui akan aplikasi dari Spreadable Cheese ini. Chef Jean memodifikasi antara pastry Perancis yang dipadukan mengikuti selera pasar Indonesia. Seperti Open Foccacia Sandwich with Cherry Tomato and Rosemary, Aubergines and Cheese Rolls yang berkonsep open sandwich dengan basic focaccia bread.

“Pada dasarnya keju Spreadable memiliki aplikasi yang luas. Karena teksturnya yang lembut, dan untuk resep yang satu ini saya menjadikan Spreadable sebagai isian terong yang cocok digunakan sebagai topping focaccia,” jelas Chef Jean. Kreasi lainnya yang dibuat oleh chef yang mempunyai usaha kafe di Malaysia ini adalah Croissant Donut with Savoury Cheese and Bacon Filling yang sedang happening di Jakarta. Menurut Chef Jean belum banyak pemain kafe di Indonesia yang membuat Cronut dengan rasa savoury sehingga dari segi bisnis, menu ini akan mendatangkan profit yang potensial.

Bagi Chef Jean, menekuni bisnis yang paling penting adalah kreatifitas karena dengan pengembangan produk maka akan timbul harga jual yang tinggi. “Jangan takut mematok harga tinggi untuk satu produk yang berkualitas, pasalnya pandangan orang akan berpikir enak apabila produk tersebut memiliki harga yang tinggi dan sebaliknya,” ungkap Chef Jean.

Comments { 0 }

The FoodHall Promosikan Produk Makanan Amerika Serikat

Hingga tanggal 15 Desember 2013, para pengunjung The FoodHall Gourmet dapat membeli produk-produk segar Amerika di semua gerai TheFoodHall dan Daily FoodHall di Jakarta dalam program yang bertajuk US Fair – American Foodlicious. Ini merupakan sebuah program kerjasama The FoodHall dengan Peka Consult, yang merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pemasaran, branding, distribusi, dan konsultansi retail makanan termasuk beberapa produk makanan dan buah dari Amerika.

IMG_9597

Dalam pembukaan US Fair yang bertempat di The FoodHall Gourmet, Plaza Indonesia, Ms. Kristen F. Bauer, Charge d’Affaires a.i. U.S menyebutkan bahwa US Fair ini bertujuan untuk memperkenalkan produk-produk Amerika ke pasar Indonesia. “Produk Indonesia sudah banyak dikenal di Amerika, bahkan jumlah produk asal Indonesia yang dipasarkan di Amerika lebih banyak dibandingkan dengan produk Amerika di sini. Melalui US Fair ini, kami ingin masyarakat Indonesia, khususnya pengunjung The FoodHall mengetahui keunggulan produk-produk US, seperti kualitas yang tinggi, kesegarannya yang selalu terjaga, serta kaya nutrisi,” ungkap Kristen F. Bauer.

Mr. Ali A. Abdi, Agriculture Counselor dari Kedutaan Besar Amerika Serikat, menambahkan bahwa produk-produk Amerika yang dijual di Indonesia mempunyai mutu dan kualitas yang sama dengan produk yang dijual di negara asalnya. “Produk-produk Amerika diolah dan dikemas dengan teknologi yang tinggi. Misalnya, apel segar Washington. Kesegaran dan kandungan nutrisinya tetap sama dan terjaga walaupun proses pengirimannya 4-6 minggu ,” papar Ali A. Abdi.

Mother’s Love, Bantu Ibu Pilih Makanan Secara Cerdas
Dikesempatan yang sama, diluncurkan pula program Mother’s Love yang merupakan sebuah program pemberdayaan perempuan yang diadakan oleh Washington Apple. Mother’s love merupakan program edukasi strategis untuk membantu para ibu mengenali makanan yang sehat dan mempunyai nilai gizi dan nutrisi yang seimbang. Acara peluncuran ini turut dimeriahkan oleh demo masak bersama Chef Vindex Tengker yang mendemokan sejumlah masakan sehat dengan menggunakan sayuran dan buah segar Amerika.

Comments { 0 }

Seminar Food Safety: 5 Langkah Mudah Hindari Keracunan Makanan

Keracunan pangan (foodborne disease outbreak) merupakan efek samping pengolahan pangan yang tidak sesuai dengan standar proses pengolahan makanan dapat mengakibatkan terjadinya penyakit bawaan makanan atau bahkan sampai menyebabkan terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan hingga kematian.

Untuk meningkatkan pengetahun dan kesadaran operator rumah makan bertaraf sederhana, Unilever Food Solutions (UFS) bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan khususnya Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (PPPL) Kemenkes serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengadakan program edukasi bagi para operator makanan dalam menjaga keamanan makanan.

Dalam kata sambutannya pada Seminar Food Safety yang dihadiri oleh 500 operator makanan se-Jabodetabek, Adam Djokovic selaku Managing Director UFS Indonesia menyebutkan bahwa program edukasi “Chefmanship Academy” merupakan sebuah upaya UFS dalam membantu para chef dan operator makanan untuk menghidangkan sajian lezat dengan pengolahan yang sesuai dengan standar keamanan pangan.

IMG_9884

Semua Proses Kritikal

Pada seminar yang berlangsung pada tanggal 11 Desember 2013 lalu, Prof. dr. Tjandra Yoga Aditama, DirJen PPPL menyebutkan bahwa keamanan pangan tersebut sangat tergantung dari semua proses penyiapan hingga penyajiannya.

“Para operator hendaknya memperhatikan semua aspek, baik bahan, alat, dan proses. Sayangnya pengetahuan para operator mengenai pentingnya hal ini masih terbilang rendah. Makanya kita sering mendengar kasus keracunan pangan pada hajatan/acara khusus, jasa boga, dan rumah tangga,” ujar Prof. Tjandra.

Menurut Dr. Ir. Roy Alexander Sparingga, M. App. Sc selaku Kepala BPOM, masalah keamanan pangan ini merupakan merupakan tanggung jawab seluruh pihak. Selain pemerintah dan operator makanan, masyarakat sebagai konsumen juga bertanggung jawab terhadap keamanan pangan ini.

“Kami menghimbau para operator untuk lebih memperhatikan lagi keamanan pangan, dari mulai hal kecil seperti penggunaan peralatan masak yang bersih dan sesuai. Bahkan banyak yang tidak tahu bahwa time and temperature abuse dalam proses pengolahan makanan juga dapat menyebabkan terjadinya keracunan makanan,” papar Roy.

Lima Langkah Mudah Yang Penting
Chef Vindex Tengker, Brand Ambassador Unilever Food Solutions, menyebutkan bahwa keamanan pangan dapat diterapkan dengan lima langkah mudah, yaitu menjaga kebersihan, memisahkan pangan mentah dan pangan matang, memasak dengan benar sesuai dengan waktu dan suhu yang dianjurkan, menjaga pangan pada suhu aman, serta menggunakan air dan bahan baku yang aman.

”Sayangnya kelima hal inilah yang sering diabaikan oleh operator. Jika setiap operator atau Chef mengikuti kelima langkah mudah tersebut, mereka dapat menyediakan makanan yang lezat dan kreatif karena bagi saya seorang Chef juga harus memiliki tanggung jawab untuk menyajikan makanan yang aman,” ujar Vindex.

Comments { 0 }

EPFM Terus Aktif Membina Hubungan Erat dengan Pelanggan Sulut

PT Eastern Pearl Flour Mills (EPFM) mempunyai komitmen yang sangat kuat dalam menjaga kepuasan para pelanggannya dengan menyediakan kebutuhan akan tepung terigu yang konsisten mutunya yang dikenal baik. Selain itu, komitmen lain yang juga ditunjukkan oleh EPFM adalah lewat hubungan baik dengan para pelanggannya.

IMG_0096 - Copy

Salah satu wujudnya adalah dengan menyelenggarakan acara customer gathering seperti yang dilaksanakan pada 13 Desember 2013 lalu. Pada acara tersebut EPFM mengundang para pelanggan setianya yang berada di Manado dan sekitarnya, seperti Bitung, Tomohon, Tondano, dan Mobagu, semuanya di Propinsi Sulawesi Utara.

Acara ini merupakan bukti keseriusan EPFM dalam menjaga kedekatan dengan para pelanggannya. Memang Manado termasuk salah satu daerah dengan potensi penjualan terigu yang penting bagi EPFM.

“Untuk pasar wilayah Indonesia bagian Timur, Manado berada di urutan kedua setelah Makassar sebagai pasar dengan tingkat penjualan tertinggi. Di Indonesia bagian Timur nama EPFM memang sudah menjadi market leader, sekaligus dipercaya para pelaku usaha dalam memenuhi kebutuhan tepung terigu,” tegas Yohannes Mokalu, Area Sales Manager EPFM di Manado.

EPFM didirikan pada bulan Maret pada 1982, dengan nama awal adalah PT Berdikari Sari Utama Flour Mills. Namun sejarah dan pengalamannya di dunia penggilingan tepung terigu sudah dimulai sejak tahun 1972 saat masih berada sebagai salah satu bagian dari pabrik terigu besar lain.

Selama lebih dari 40 tahun EPFM telah berkembang menjadi salah satu perusahaan tepung terigu terkemuka di Indonesia dengan kapasitas penggilingan gandum mencapai 2.800 ton perharinya.

Sosialisasi Info Produk dan Baking Demo
Acara yang dimulai pukul 17.00 WIT dibuka dengan pengenalan produk EPFM. Perusahaan yang berpusat di Makassar ini memproduksi berbagai merek tepung terigu yang memiliki karakter dan kegunaannya masing-masing. Nama-nama merek yang dimaksud antara lain Gerbang, Gunung, Pirana, Serdadu Merah, Kawan Baru, Kompas, Gatot Kaca, dan Teko Mas.

Dalam acara presentasi disebutkan produk-produk andalan EPFM seperti Gerbang merupakan tepung terigu berprotein tinggi dengan karakterisasi gluten yang kuat. Pilihan tepat bagi roti yang membutuhkan pengembangan maksimal, seperti roti tawar, roti Eropa, dan berbagai produk danish pastry.

Terigu Kompas, merupakan tepung terigu protein sedang dengan kadar gluten sekitar 30% – 32%, terigu ini bisa diaplikasikan untuk mie, aneka macam donat, cake, roti, serta jajanan pasar. Lalu terigu merek Gatot Kaca, yaitu terigu khusus untuk membuat mie dan juga bisa diaplikasikan untuk aneka jenis goreng-gorengan, martabak, dan jajanan pasar.

Dalam kesempatan tersebut, diperkenalkan pula varian tepung terigu baru EPFM, yakni M1 yang merupakan terigu serbaguna berprotein sedang. Dengan menggunakan kualitas gandum yang sangat baik, memiliki batter tolerance (kemampuan menahan air di dalam tepung terigu) yang sangat tinggi dibanding terigu kompetitornya, M1 akan menghasilkan produk dengan umur simpan yang lebih panjang.

“Dengan presentasi tersebut diharapkan bisa menjadi referensi para tamu undangan agar lebih mengenal produk-produk kami agar mereka mempunyai wawasan yang kuat akan berbagai karakter tepung terigu kami sehingga bisa menyesuaikan dengan kebutuhan mereka.,” tutur Yohannes. Pengenalan produk tersebut juga ditunjang dengan aktivitas baking demo oleh para Technical andalan EPFM. Hal ini dilakukan guna melengkapi pengetahuan pelanggan mulai dari keunggulan produk hingga aplikasi.

IMG_0008 - Copy

Hargai Loyalitas Pelanggan
Dengan misi mengedepankan kepuasan pelanggan, EPFM senantiasa memberikan dukungan kepada para pelanggan sebagai mitra dengan mengadakan berbagai program yang menarik. Salah satunya yaitu program target bonus. “Program ini merupakan bentuk penghargaan kepada para pelanggan setia kami yang berhasil mencapai target pengambilan sesuai dengan kesepakatan bersama, antara pihak EPFM, distributor, dan para pelanggan dengan periode maksimal 6 bulan,” jelas Dewi Ayu Putri, Trade Marketing Supervisor EPFM.

Kerjasama lain yang ditawarkan EPFM adalah program sponsorship atau co- branding yang merupakan bentuk dukungan terkait dengan kegiatan bisnis para pelanggan dan bekerjasama membangun brand image dari kedua belah pihak.

Acara gathering yang meriah di Manado Convention Center (MCC) tersebut juga menyelipkan agenda ‘bagi-bagi hadiah’ dalam bentuk door prize. Sebagai wujud terima kasih kepada mitra bisnis setianya, tak tanggung-tanggung EPFM membagikan berbagai door prize menarik mulai dari handphone, kipas angin, setrika, magic jar, hingga hadiah utamanya, lemari es dan LED TV.

“Acara ini memang dibuat khusus untuk memanjakan pelanggan setia kami sekaligus menjadi sarana untuk tetap menjalin hubungan baik dengan mereka. Dengan melihat antusias peserta yang sangat besar untuk hadir, maka rencananya acara ini akan dijadikan sebagai agenda tahunan,” pungkas Yohannes.

Comments { 0 }