About post

Author Archive | post

PT SMART Tbk Memperkenalkan Kemasan Dan Formula Baru Filma Prestige Butter Blend Margarine

Dalam rangka peningkatan kualitas dan penyegaran produk, PT SMART Tbk meluncurkan kembali salah satu produk premiumnya. Bertempat di Sasono Mulyo Ballroom, Le Meridien Hotel Jakarta, PT SMART Tbk secara resmi memperkenalkan kemasan dan formula baru dari Filma Prestige Butter Blend Margarin yang menggunakan proses Interesterification Process. Kini konsumen akan mendapatkan manfaat lebih dari Filma Prestige Butter Blend Margarine yang hadir dengan berbagai perubahan dan kualitas yang lebih baik, selain bebas lemak trans juga menghasilkan tekstur margarine yang stabil dalam perubahan suhu sehingga membuat adonan dengan hasil product bakery premium yang lebih berkualitas.

Dengan judul acara “Grand Relaunch Filma Prestige”, PT SMART Tbk mengemas acara ini dengan memberikan Baking Demo dan juga Cooking Demo yang dibawakan oleh Chef James Pasalbessy.

PT SMART Tbk juga memiliki alasan tersendiri mengapa mereka melakukan “relaunch” terhadap salah satu produk premiumnya ini.

 

General Manager Marketing PT SMART Tbk, Davy Djohan mengatakan, bahwa acara ini diselenggarakan sebagai proses pengenalan kepada masyarakat terhadap perubahan produk ini. Di mana salah satu harapannya konsumen dapat lebih mengerti akan keunggulan terbaru dari Filma Prestige Butter Blend Margarine

“Ada banyak hal-hal baru yang mungkin kita perlu highlight, karena tanpa acara seperti ini agak sulit untuk memberitahukan kepada market bahwa sekarang kita punya produk baru yang sangat bagus dan bisa menggantikan produk lain yang jauh lebih mahal, sehingga sayang jika market tidak tahu benar akan hal ini” ujar Davy Djohan

Salah satu yang terbaru adalah, Filma Prestige Butter Blend Margarine kini sudah melewati proses IE atau Interesterification Process. Dengan proses ini, Filma Prestige Butter Blend Margarine diklaim sudah trans fat free. Tak hanya itu, hasil kue yang diciptakan akan lebih stabil dan dapat tahan lama.

Davy Djohan juga menjelaskan bahwa PT SMART Tbk merupakan yang pertama di Indonesia melakukan Interesterification Process untuk produk mereka. Hal ini tentu membuat seluruh produk PT SMART Tbk menjadi jauh lebih berkualitas.

Kemasan Baru Dari Produk Filma

Dalam acara Grand Relaunch ini, PT SMART Tbk juga memperkenalkan kemasan terbaru dari Filma Prestige Butter Blend Margarine. Dengan dominasi warna kuning dan putih, tampilan Filma Prestige Butter Blend Margarine ini terlihat lebih elegan dan bersih. Perubahan ini dilakukan untuk menambah kesan premium terhadap produk ini.

Brand Manager Filma PT SMART Tbk, Harry Tanrim menjelaskan, bahwa Filma Prestige Butter Blend Margarine berusaha untuk tampil lebih simple dan minimalis. Tidak hanya Filma Prestige, namun seluruh lini produk Filma juga mendapatkan sentuhan perubahan kemasan.

“Lebih ke refreshment, dan memang karena kita menggunakan formula baru, kita ingin memperkenalkan kepada konsumen supaya mereka juga merasakan sesuatu yang baru” jelas Harry Tanrim

Di kemasan yang baru, dari segi pemilihan warna sendiri tidak semua produk Filma mendapat warna kuning. PT SMART Tbk secara tidak langsung memberikan diferensiasi warna terhadap produknya agar memudahkan konsumen untuk menentukan pilihan produk margarine atau shortening.

“Selama ini memang kita punya packaging itu bisa dibilang mirip, tidak punya karakter atau identitas yang jelas. Jadi kita buat packaging yang lebih jelas. Kalau shortening kita berikan warna biru, kalau margarine itu kuning. Ini juga dapat mempermudah konsumen” ujar Harry Tanrim

 

Filma Prestige Butter Blend Margarine di Mata Chef Karen Carlotta

Dalam acara “Grand Relaunch Filma Prestige” ini, PT SMART Tbk juga turut menghadirkan Chef Karen Carlotta yang merupakan owner dari Union Brasserie, Union Deli, dan AMKC Private Dining untuk memberikan baking demo kepada peserta yang hadir. Secara khusus, Chef Karen atau yang biasa disapa Chef KC menciptakan beberapa resep kreasinya yang menggunakan Filma Prestige Butter Blend Margarine antara lain Ubi Ungu MilleFeuille, Cumi Velvet Cake, Lime Leaves Glaze Cake, dan Prestige Gougeres.
Bagi Chef Karen sendiri, Filma Prestige Butter Blend Margarin dinilai sangat memudahkannya dalam berkreasi membuat kue. Komposisinya yang unik membuatnya lebih fleksibel dalam menciptakan kue.

“Filma Prestige itu memudahkan aku banget ya, pertama itu dia karakternya itu kayak setengah butter setengah margarine, tapi actually lebih ke butter kalo menurut aku. Karena biasanya kalo margarine itself biasanya itu di suhu ruang dia itu ga meleleh gampang sedangkan kalo Filma Prestige itu lebih ke butter, jadi kalo di suhu ruang itu dia lembek sekali” ujar Chef Karen

Chef Karen juga menilai bahwa kombinasi antara margarine dan butter yang terdapat pada Filma Prestige juga sangat menghemat, dari segi waktu maupun biaya. Para chef tidak perlu lagi repot-repot mengombinasikan margarine dan butter.

“Produk ini merupakan sesuatu yang unique dan special, sangat membantu di dapur. Jadi kita tidak perlu lagi beli bahan butter dan margarine dari supplier kebanyakan. Kadang-kadang kita harus bikin percampuran, dan kebanyakan dari kita masih bingung dalam komposisi percampurannya. Sedangkan Filma Prestige Butter Blend Margarine ini sudah pas banget, tidak perlu pusing lagi, tinggal ambil dari sini.” jelas Chef Karen

Melalui acara ini, para peserta yang hadir juga mendapatkan penawaran khusus untuk pembelian produk Filma Prestige Butter Blend Margarine pada saat acara berlangsung. Para peserta juga terlihat antusias dan semangat melihat baking demo yang diberikan oleh Chef James maupun Chef Karen.

Peserta yang hadir juga makin mengerti lebih dalam mengenai kelebihan dari Filma Prestige Butter Blend Margarine  ini. Diakui oleh Ika, salah satu peserta yang hadir, Filma Prestige Butter Blend Margarine memberikan pilihan yang baik bagi para pengusaha bakery.

“Saya pikir brand Filma sudah bagus mengeluarkan inovasi melalui Filma Prestige Butter Blend Margarine ini sehingga membuat kita tidak menjadi seperti ‘memakai kacamata kuda’ yang terpaku pada satu pilihan. Kita juga makin mengerti akan kelebihan dari produk Filma” cerita Ika yang juga seorang home

Salah satu harapan PT SMART Tbk dari acara ini adalah para konsumen bisa melihat lagi keunggulan yang diberikan oleh Filma Prestige Butter Blend Margarin. Bakers-bakers yang mengutamakan kualitas terbaik dari produk premium juga bisa memilih Filma Prestige Butter Blend Margarine sebagai bahan baku utamanya.

Dapatkan berita terkini dari PT SMART Tbk hanya di Pakaroti.com

Comments { 0 }

Usung ‘Enak Bisa Sehat’ Bersama Fibercreme

Konsumsi serat di tengah masyarakat Tanah Air masih berada di angka 12gr-15gr. Angka tersebut masih berada jauh dari kebutuhan serat yang seharusnya dibutuhkan oleh tubuh yakni berkisar 25gr-30gr. Serat memiliki peran sebagai pengontrol berat badan, gula darah serta menjaga kesehatan usus.

Guna mengatasi konsumsi serat yang masih terlampau rendah tersebut, PT Lautan Natural Krimerindo atau lebih dikenal dengan Ellenka memperkenalkan produk multipurpose creamer yakni FiberCreme yang berlangsung di XXI Lounge Plaza Senayan, Jakarta.

Hendrik Gunawan, Direktur PT Lautan Natural Krimerindo dalam sambutannya mengungkapkan bahwa FiberCreme memiliki kompisisi utama berupa serat pangan oligosakarida (setiap 100gr FiberCreme mengandung 18gr serat) yang bersifat prebiotik dan memiliki sifat rendah kalori sehingga dapat membantu memelihara kesehatan tubuh.

“Sebagai perusahaan yang memiliki misi memproduksi produk makanan sehat dan setelah melalui dua tahun uji coba, kami sangat antusias memperkenalkan FiberCreme yang dapat memenuhi kebutuhan asupan serat sehari-hari,” jelas Hendrik dihadapan awak media.

Sajikan Beragam Sajian menggunakan FiberCreme

Turut hadir dalam acara tersebut Dr. Hardianto Setiawan Ong, SpPD-KGEH, FINASIM, seorang speasilis penyakit dalam yang mengungkapkan sejumlah fakta mengenai persentasi ideal dalam mengkonsumsi serat sehingga dapat memberikan manfaat bagi tubuh.

Ersamayori, seorang public figure yang juga hadir dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa FiberCreme tak hanya dapat digunakan dalam campuran makanan, minuman, kue, ataupundesserts namun juga berperan sebagai pengganti santan dan susu dalam setiap masakan seperti opor dan gulai.

Proses pengembangan FiberCreme terhadap sejumlah aplikasi makanan dan minuman juga terus dilakukan oleh Ellenka. Salah satunya adalah bekerja sama dengan Chef Yuda Bastara yang pada hari tersebut memperkenalkan ragam jenis masakan dan minuman menggunakan FiberCreme seperti Gulai Daun Singkong, White Noodle Curry, dan Homemade Chocolate Powder.

FiberCreme bisa didapatkan disejumlah Modern Market di Indonesia dalam bentuk tiga ukuran kemasan 100gr, 168gr, dan 450gr.

Comments { 0 }

Acara Taste Tomorrow Puratos Sekaligus Perkenalkan Produk Terbaru Deli Cheesecake

Demo bersama Chef Proffesional dari Puratos

Bertempatan di Hotel Grand Mercure Harmoni, Jakarta, PT Puratos Indonesia menggelar grand demo dengan 3 konsep yang berbeda yaitu, Taste of The World in Bite Size, Pimp My Cake & Pimp My Bread, dan Cozy Chocolate Corner.

Continue Reading →

Comments { 0 }

SIGEP 2018, The Sweetest Business Experience

Want to experience new world of pastries in Europe? Penasaran dengan perkembangan pastry di Eropa? Ada lebih dari 1000 exhibitor yang akan mengisi acara SIGEP 2018 tanggal 20-24 Januari 2018 mendatang! Buka peluang bisnis anda secara luas di acara ini!

Info lebih lanjut, kunjungi website SIGEP di http://en.sigep.it/?utm_source=Bareca&utm_campaign=mktestero

Comments { 0 }

PT Mulia Boga Raya, Perkenalkan Desain dan Logo Terbaru Prochiz Melalui Baking Demo

Kegiatan edukasi sekaligus memperkenalkan logo dan kemasan terbaru keju Prochiz, terus dilakukan oleh PT Mulia Boga Raya. Bentuk dari kegiatan tersebut cukup beragam, salah satunya adalah kegiatan baking demo yang berlangsung di Ballroom Merlyn Park Hotel Jakarta dengan mengundang Chef Chendawaty dari LPK Ny Liem, Bandung.

“Kami berharap dengan berlangsungnya kegiatan ini, masyarakat dan para pelaku usaha lebih mengenal keju Prochiz beserta keunggulan yang ditawarkannya. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk meningkatkan target pasar yang kini tak hanya untuk kalangan masyarakat namun juga berfokus kepada konsumen menengah atas,” Melani Angelina, Product Manager dari PT Mulia Boga Raya saat menjelaskan tujuan dari acara yang berlangsung pada 20 Juli 2017 lalu tersebut.

Usung Prochiz Cheddar dan Spreadable

Kegiatan baking demo berlangsung meriah dengan 9 aplikasi produk bakery dan pastry yang dikreasikan oleh chef yang akrab disapa Chef Achen tersebut. Menurut Chef Achen, Cheesecake, Donut Cheese Kastengel, Oreo Angel Cake, Domino Cheese Roll hingga Mamon Cake yang diusung dalam kegiatan ini menyesuaikan dengan latar belakang para peserta sebagai pelaku UKM.

Salah satu hasil produk menggunakan Prochiz

“Untuk memudahkan para peserta dalam membuat produk yang didominasi keju dan memiliki rasa yang sesuai dengan selera masyarakat, saya menggunakan Prochiz Cheddar dan Prochiz Spreadable. Kedua produk ini juga sangat cocok digunakan sebagai filling ataupun topping yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan para pelaku usaha,” Chef Achen menutup penjelasannya.

Penulis dan Fotografer: Raka Pradipta

Comments { 0 }

Nana Cake Boutique, Membangun Karir di Industri Kuliner

Lemon & Passion Fruit Tart dengan topping ragam berries segar

Marcelina Nadya Selamat memiliki keinginan untuk membangun karirnya di bidang industri kuliner demi memenuhi hasratnya terhadap dunia cooking dan baking.

Hal itu pula yang membuatnya melanjutkan studi di Le Cordon Bleu Wellington, New Zealand pada Oktober 2013 hingga Juni 2014. Nana—demikian dia akrab disapa, berhasil menyelesaikan studinya dengan mengambil Le Grand Diplome (Diplome de Patisserie & Diplome de Cuisine).

Kembali ke Jakarta, Nana memutuskan memulai bisnis patisserie-nya dengan mendirikan Nana Cake Boutique di Januari 2015. Pada awalnya, Nana Cake Boutique hanya menjangkau pelanggan dengan penjualan secara daring. Produk awalnya adalah Korean flowers buttercream dan ragam custom cake.

Di tahun 2017, Nana memutuskan untuk membuka gerai Nana Cake Boutique dengan menempati area di lantai 1 WINC Collaborative Space, Serpong-Tangerang, yang dilengkapi dengan café sehingga ragam seduhan kopi hasil brewing dengan menggunakan espresso machine pun tersedia.

Vanilla & Raspberry Entremet

Raspberry Cheese Mousse & Blueberry Cheesecake

Raspberry Cheese Mousse menjadi salah satu best seller petit gateauyang menggabungkan elemen sable Breton, raspberry cheese mousse, raspberry gelee, dan red mirror glaze.

Blueberry Cheesecake menjadi pilihan petit gateau yang menarik. Blueberry cheesecake-nya menggunakan teknik unbaked cheesecakedengan menggunakan campuran blueberry puree di cheesecake-nya. Terdapat sable Breton di bagian bawahnya. Lapisan mirror glaze, chocolate garnish, dan microwave sponge melengkapi tampilan Blueberry Cheesecake ini.

Sensasi Cita Rasa Elegan dari Vanilla and Raspberry Entremet

Kreasi menarik secara visual dan cita rasa pun hadir pada Vanilla and Raspberry Entremet. Keseluruhan cita rasa terbentuk dengan baik, tidak ada unsur yang terlalu mendominasi. Vanilla Bavarois cream, raspberry gelee, Guayaquil cremeux, dan almond dacquoise menjadi elemen pembentuknya.

Cita rasa manis yang seimbang dengan sentuhan creaminess yang cukup dari Vanilla Bavarois cream-nya terbilang elegan di palate, menjadi penetral menyenangkan untuk  raspberry gelee yang asam segar. Entremet-nya di-glazing dengan mirror glaze. Warna kontras dari topping aneka berries segar dan gold leaf menambah cantik tampilannya.

Lemon & Passion Fruit Tart

Dekorasi ragam berries segar juga terlihat di produk Lemon & Passion Fruit Tart. Sable tart sebagai tart base-nya diisi dengan lemon & passion fruit curd. Topping dekorasi beragam berries segar seperti raspberry, blueberry, dan blackberry, juga strawberry, semakin menarik dengan penambahan microwave sponge dan daun mint.

Nana mengakui banyak menggunakan unsur berries di dalam aneka produknya, baik dalam bentuk puree maupun segar. “Untuk ragam berries dalam bentuk puree, lebih banyak digunakan untuk campuran, seperti untuk membuat gelee, mousse, dan sebagainya. Sedangkan untuk dekorasi, saya menggunakan ragam berries yang segar untuk hasil dekor yang maksimal,” Nana menuturkan sekaligus menutup percakapan.

Penulis: Dewi Sri Rahayu

Fotografer : Hendri Wijaya

Comments { 0 }

Chérie, Cake Shop Daring Berikut Coffee Shop

Watermelon Cake

Angelique dan Albert J. Setjoadi sepakat ingin mendirikan usaha keluarga di  bidang F&B, yang dimulai dengan mendirikan usaha cake shop daring Chérie berikut sebuah coffee shop—Coffee Cup by Chérie, di tahun 2013.

 

Chérie bermula dari 3 cake, yaitu Signature Blueberry Cheesecake, Carrot Cake, dan Mocca Cake. “Ketiga cake ini awalnya dibuat oleh Tante kami yang menjualnya secara home industry lebih dari 10 tahun lamanya. Tapi, kemudian Tante kami berpindah domisili ke luar negeri dan memberikan ketiga resep cake tersebut di saat kami memutuskan mendirikan Chérie ini,” Angelique, yang akrab disapa Angel ini menjelaskan.

 

Sempat mengambil gelar Bachelor of Engineering di Olin College, Boston, Amerika Serikat, Albert akhirnya memutuskan untuk memperdalam ilmu pastry-nya dengan mengambil Diplome de Patisserie di Le Cordon Bleu, Paris-Prancis. Kembali ke Jakarta, Albert pun fokus di bagian produksi dan menambah varian cake dengan tetap berpegang pada konsep premium cakes yang diusung Chérie.

 

Watermelon Cake

 

Watermelon Cake menjadi best-seller cake di Chérie—terdiri dari layer almond dacquoise, Chantilly cream, semangka segar, dan toppingberupa strawberry, dried rose petal, pearl sugar, dan kacang pistachio serta almond. Dengan paduan cake bercita rasa manis yang ringan dan kesegaran semangka, terasa semakin menggugah selera dengan permainan tekstur yang ada.

 

Angel dan Albert sepakat menambah variasi cake berbasis buah karena terbilang tingga peminat yang menyukai rasa segar pada sajian cake. Selain Watermelon Cake, Albert pun membuat Mango Raspberry Entremet dan Triple Berry Cake.

Triple Berry Cake

 

Mango Raspberry Entremet & Triple Berry Cake

 

Pada Mango Raspberry Entremet, terdapat elemen lapisan shortbread cookies, raspberry jelly, almond dacquoise, mango mousse, dan mirror glaze. Sedangkan pada Triple Berry Cake, penggunaan fresh berries terlihat mendominasi.

 

“Lapisannya terdiri dari vanilla sponge cake, vanilla Chantilly cream, dan aneka berries segar seperti strawberry, blueberry, dan raspberry segar yang kemudian dilapisi dengan Italian meringue buttercream sebagai covering cakeBerries segar kami gunakan pada setiap lapisan cakehingga untuk cake topping-nya,” Albert menjelaskan.

 

Menutup percakapan, Albert menuturkan jika ada kendala tersendiri menyajikan cake dengan berries. Menurut Albert, ketersedian beberapa buah berry segar, seperti raspberry segar masih belum stabil, mengingat buah ini didatangkan berdasarkan musimnya. Dengan begitu, Triple Berry Cake-nya masuk dalam daftar seasonal cakes di Chérie demi menjaga kualitas cake-nya.

 

Penulis : Dewi Sri Rahayu

Fotografer : Dwi Ratri Utomo

Comments { 0 }