Kopikina, Sediakan Single Origin Coffee asal Indonesia

Pada akhir tahun 2013, Cornelius Swangga atau yang akrab disapa Angga memulai bisnis kopi dengan membuka kedai Kopikina di daerah Tebet, Jakarta Selatan. Kopikina dikenal sebagai penyedia single origin coffee asal Indonesia dan memiliki lebih dari 50 koleksi biji kopi Indonesia. Selain kopi, Kopikina juga menyajikan berbagai hidangan makanan dan juga minuman non kopi seperti teh dan cokelat.

Dari Hobi Menjadi Bisnis

Sebelum beralih ke bisnis kopi, Angga memiliki profesi di bidang pertambangan. Dengan profesi ini, Angga sering ditempatkan di daerah yang dekat dengan kebun kopi. Sejak itu Angga mengoleksi berbagai jenis biji kopi yang ditemuinya. Karena ketertarikannya pada kopi, Angga juga mengikuti berbagai kursus mengenai kopi.

Pada tahun 2013, Angga memiliki ide untuk membuka sebuah kedai kopi dengan tujuan untuk mengenalkan biji kopi lokal yang telah ia kumpulkan kepada masyarakat. Ide ini akhirnya terealisasikan dengan didirikannya Kopikina. Angga memilih Tebet sebagai lokasi berdirinya café ini karena alasan yang sederhana yaitu dekat dengan kantor, selain itu pada tahun 2013 daerah Tebet mulai berkembang.

Menurut Angga, Kopikina memiliki arti Kopi Indonesia. Awalnya, Angga hanya ingin menamakan kedai ini Kina, namun ia khawatir dengan nama Kina, orang tidak tahu apa yang dijual di café ini. Lalu untuk memperjelas namanya, ditambahkan kata Kopi.

Kopikina memiliki konsep vintage café yang diperkuat dengan beberapa dekorasi benda tua atau vintage seperti radio dan koleksi kamera analog. “Ya, saya memang suka mengoleksi kamera analog dan dulu juga hobi fotografi, tapi sekarang sudah tidak,” Angga menuturkan mengenai koleksi kameranya.

Seiring berjalannya waktu, Angga memperluas bisnisnya dengan menjadi pemasok kopi. Hampir 90% biji kopi dari Kopikina dipasok ke corporate, sementara sisanya untuk single coffee shop atau penikmat kopi secara pribadi. Selain itu, Kopikina juga menjadi produsen mesin roaster dimana mesin ini juga yang dipakai untuk roasting biji kopi yang dijual di café. Dalam satu atau dua bulan mendatang Angga akan memindahkan Kopikina ke lokasi baru yang lebih luas dan masih berada di daerah Tebet.

Tentang Trend Kopi

Selama beberapa tahun belakangan, coffee shop trend berkembang pesat di Indonesia termasuk di daerah Jakarta. Setiap coffee shop tentunya memiliki keunikan masing-masing misalnya dengan dekorasinya atau produk yang disediakan. Untuk bersaing dengan café lain, sebuah coffee shop harus memiliki identitas yang kuat. Kopikina miliki branding yang kuat yaitu sebagai penyedia biji kopi lokal, inilah yang membedakan Kopikina dengan coffee shop lainnya.

“Di Indonesia sendiri banyak sekali fenomena trend kopi yang sedang booming selama 1-2 tahun lalu meredup. Kami berharap trend kopi yang sudah ada tidak cepat meredup dan bisnis kopi yang ada di Indonesia tetap berkelanjutan,” Angga berkata sambil menutup percakapan.

Penulis: Alvina Wikarna

Fotografer: Kanno Sardella