Back Office Bistro, “Sebuah Permata yang Tersembunyi” di Kelapa Gading

‘Sebuah permata yang tersembunyi’, itulah slogan dari Back Office Bistro. Pada awal dibuka pada bulan November 2017, Arwin Effendi, pemilik Back Office Bistro dan pimpinan dari Gama Culinary Group mengakui, jika Back Office Bistro sempat mengalami kesulitan untuk bersaing dengan tempat makan lain di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Interior dari Back Office Bistro

“Lokasi ruko yang membelakangi jalan utama membuat tempat ini susah ditemukan. Namun, seiring dengan gencarnya promosi yang kami lakukan melalui sosial media, saat ini Back Office Bistro mulai dikenal oleh semakin banyak warga Kelapa Gading,” Lelaki yang akrab disapa Arwin ini menuturkan.

Arwin kemudian bercerita mengenai awal mula mendirikan Back Office Bistro di mana sebelum mendirikan bistro, ruko tempat lokasinya merupakan back office dari Gama Culinary.

“Kemudian kami membuat dapur pada lantai pertama untuk membuat menu-menu eksperimen, dari situlah munculah ide untuk membuat coffee shop. Namun, di sini sudah terlalu banyak coffee shop, akhirnya ide itu diubah. Kami pun memilih untuk mendirikan sebuah bistro yang menjual menu-menu non conventional,” Arwin menjelaskan.

Menerapkan Konsep Sajian Sehat

Banyaknya café dan restoran yang baru di Jakarta termasuk di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara, diakui Arwin membuat persaingan dalam bisnis makanan semakin ketat. Arwin melihat makanan yang disajikan di café atau restoran mirip satu sama lain.

Maka dari itu, Arwin ingin menerapkan konsep makanan yang berbeda di Back Office Bistro. Dengan melihat trend makanan yang sedang tumbuh di market, Arwin mengaku tertarik dengan menu makanan yang mengarah pada healthy food.

“Menu makanan yang sehat dengan rasa yang enak menjadi konsep makanan yang disajikan di Back Office Bistro. Tentunya dengan visual tampilan makanan yang menarik sekaligus menggugah selera. Inspirasi makanan yang ada di Back Office Bistro juga didapatkan dari makanan yang sedang trend di internet dan media sosial,” Arwin kembali menuturkan.

Salmon Tartare, Poke Bowl, dan Smashed Avocado

Untuk hidangan pembuka, Back Office Bistro memiliki menu Salmon Tartare. Paduan warna merah dari tomat, hijau dari alpukat mentega, dan oranye dari potongan ikan salmon membuat tampilan makanan terlihat segar. Rasa dari Salmon Tartare juga ringan dan membangkitkan selera makan.

Poke Bowl

Best seller menu-nya adalah Poke Bowl. Back Office Bistro menyajikan Poke Bowl dengan sebuah twist yang menarik yaitu memakai saus wijen. Selain itu, Poke Bowl a la Back Office Bistro memberikan pilihan nasi putih atau quinoa sebagai base-nya. Perpaduan warna antara salmon, saus wijen, alpukat, dan beberapa tambahan topping lainnya membuat tampilan Poke Bowl menarik dan menggiurkan.

Smashed Avocado

Selain Poke Bowl, salah satu menu yang juga sedang digemari adalah Smashed Avocado. Makanan ini terdiri dari roti gandum, smoked beef, alpukat mentega yang dihaluskan, poached egg, serta disajikan dengan honey mustard dan salad. Makanan ini memang cocok sebagai menu sarapan yang sehat dan bergizi. Rasa dari Smashed Avocado ini sangat creamy dan gurih, namun ringan di mulut.

Penulis: Alvina Wikarna

Fotografer: Kanno Sardella