Pizza Barboni, Hidangkan Thin-Crust Pizza yang Autentik

Pizza Barboni merupakan restoran pizza yang menyajikan thin-crust pizza yang autentik serta dipanggang di dalam wood fire oven. Pizza Barboni pertama kali didirikan di Kemang, Jakarta Selatan pada tahun 2012 oleh seorang kelahiran Italia penyuka kuliner. Saat ini, Pizza Barboni memiliki dua gerai, yaitu gerai pusat di Plaza Festival, Kuningan, Jakarta, dan di Serpong, Tangerang. Hal ini diakui oleh Jenita Taurisia, pemilik gerai Pizza Barboni di Serpong, Tangerang.

Funghi Pizza

“Saya pernah berkunjung ke Pizza Barboni dan menyukai cita rasa Italian thin-crust pizza yang disajikan. Dilengkapi dengan wood fire oven, membuat gerai Pizza ini menjadi lebih unik, menambah nilai jualnya sebagai restoran pizza a la Italia. Hal tersebut menjadi sebagian alasan bagi saya dalam memutuskan untuk bekerjasama membuka gerai Pizza Barboni di Serpong sejak Februari 2018,” Jenita menjelaskan.

Menurut Jenita, seluruh resep pizza dan pasta yang disajikan di Pizza Barboni dikreasikan langsung oleh pendiri dan pemilik brand Pizza Barboni, tentunya dengan mengacu kepada standar pengolahan pizza Italia yang autentik. Jenita juga menuturkan, di Pizza Barboni, bahan baku utama untuk mengolah pizza maupun menu pasta, masih didatangkan dari Italia, seperti olive oil, keju mozzarella, keju parmesan, tomato sauce, tepung untuk membuat adonan pizza, dan pasta kering.

“Setiap harinya, kami membuat adonan pizza karena kesegaran adonan pizza adalah hal yang sangat krusial untuk menghasilkan kualitas pizza yang maksimal. Sebelum ditipiskan dengan tangan, adonan pizza di-proofing selama 2 jam. Setelah ditipiskan dan diberi topping, pizza kemudian dipanggang di dalam wood fire oven bersuhu 350°-400°Celsius,” Jenita mengungkapkan.

Jenita menjelaskan, kayu yang digunakan pada wood fire oven tersebut adalah kayu rambutan. Alasannya, kayu rambutan dapat menghasilkan api yang besar saat dibakar, namun lebih lama untuk kayu menjadi arang.

Trust the Crust

‘Trust the Crust’ menjadi motto dari Pizza Barboni. Dengan rustic style, diameter pizza-nya bisa mencapai antara 28 cm – 32 cm, di mana bagian ujung terluar terlihat tidak beraturan di beberapa sisinya. Tekstur di bagian ujung terluar pizza crust lebih renyah pada permukaannya, semakin mantap disantap dengan tekstur dalam yang sedikit kenyal dan lembut.

9 pilihan menu pizza tersaji di Pizza Barboni. Varian pizza yang termasuk best seller di antaranya Americana Pizza dan  Funghi Pizza. Americana Pizza memiliki topping tomato sauce, smoked beef, pepperoni, dan keju mozzarella. Sedangkan topping untuk Funghi Pizza meliputi tomato sauce, jamur, dan keju mozzarella.

“Pada dasarnya, Italian pizza memang terbilang tidak banyak perpaduan topping-nya.  Bisa dibilang lebih simple paduan topping-nya,” Jenita menuturkan.

Pasta, Burger, dan Dessert Pizza

Di menu pasta, salah satu yang menjadi best-seller adalah B.C.M; Beef Bacon, Cream, Mushroom, di mana pasta tagliatelle dimasak dengan tambahan herb berupa sage dan keju parmesan, memberi paduan rasa yang ringan dengan tekstur pasta al dente. Penyuka sayuran dapat memilih Veggieliscious Pasta.

“Sayuran pada Veggieliscious Pasta kami panggang terlebih dahulu di wood fire oven dan diberi bumbu sehingga memiliki rasa. Sayuran panggang tersebut kemudian kami masak dengan spaghetti, krim, keju parmesan, dan sage,” Jenita menjelaskan.

Pizza Barboni juga menyajikan menu Burger, dengan konsep gourmet burger yang menampilkan keunikan tersendiri. Salah satunya Crispy Cheddar Burger yang memiliki elemen berupa roasted crispy cheddar, yang tersisip di antara burger bun dan beef patty-nya.

“Sebagai penutup, tersedia dessert pizza atau pizza dengan topping manis, yaitu Nutella Pizza. Untuk pizza crust-nya menggunakan adonan pizza yang sama, kemudian dipanggang hingga matang lalu diberi topping berupa selai cokelat hazelnut Nutella, potongan pisang segar, whipped cream, dan taburan bubuk kayu manis,” Jenita menutup penjelasannya.

Penulis: Dewi Sri Rahayu

Fotografer: Kanno Sardella