Black Sheep, Usung Konsep Traditional Italian Restaurant yang Berbeda

Bersama sejumlah rekannya, Chef Michele Cuozzo ikut mendirikan Black Sheep yang mengusung konsep traditional Italian restaurant. Berbeda dengan Italian restaurant lainnya,

Black Sheep memiliki jam operasional yang lebih pagi untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat Ibu Kota yang ingin menyantap menu-menu untuk sarapan.

“Kami fokus menghadirkan sajian tradisional khas Italia dengan tidak banyak memodifikasi menu seperti menambahkan bahan baku tertentu. Hal tersebut juga tergambar dari penataan ruangan serta kehadiran furnitur menarik dengan sentuhan tradisional Italia yang juga akrab dengan masyarakat Ibu Kota,” Chef Michele menjelaskan.

Pork sausage dan pork confit dalam Mixed Grilled Pork

Black Sheep Spaghetti

Berpengalaman bekerja di sejumlah Italian restaurant di Indonesia sejak 1994, Chef Michele sangat serius memperhatikan proses pengolahan dan quality control dari setiap bahan baku di Black Sheep.

Pria asal Italia Selatan ini bahkan menerapkan proses dry aging selama satu minggu untuk setiap daging yang akan disajikan kepada pelanggan serta memberlakukan proses long fermentation untuk setiap adonan pasta.

Spaghetti Black Sheep menjadi salah satu sajian pasta unggulan dari restoran yang berlokasi di wilayah Kemang, Jakarta Selatan ini. Warna hitam dari homemade spaghetti ini berasal dari squid ink yang didapat dari cutter fish. Prawns, scallops serta cherry tomato kian melengkapi sajian ini.

“Salah satu sajian pasta khas Italia Selatan lainnya yang juga saya perkenalkan adalah Gnocchi Alla Sorentina. Gnocchi terbuat dari kentang yang dicampur dengan vla, nutmeg powder, dan garam. Setelah melalui proses deep fry, Gnocchi disajikan bersama tomato sauce, daun basil serta taburan keju mozzarella,” Chef Michele menuturkan.

Mixed Grilled Pork

Mixed Grilled Pork

Selain menyajikan aneka sajian khas Italia, Chef Michelle juga memanjakan setiap meat lovers melalui kehadiran sajian olahan daging. Mixed Grilled Pork menjadi salah satu sajian daging unggulan dari Black Sheep yang dapat dinikmati secara bersama karena memiliki penyajian yang cukup unik.

Disajikan di atas sebuah wood plate yang cukup besar, Chef Michelle menyajikan ragam olahan pork meat seperti pork sausage, pork confit, pork ribs hingga pork chops bersama mashed potato, mushrooms, dan mix vegetable saute. Untuk tahap akhir sebagai bagian dari plating, Chef Michele menyiramkan olive oil di atas sajian ini.

“Bagi yang menyukai raw meat, kami juga memiliki sajian Carpacio Di Manzo yang terdiri dari sliced tenderloin beef yang dipadukan bersama mixed salad, keju parmesan serta seasoning dengan olive oil dan lemon,” Chef Michele mengakhiri penjelasannya.

 

Penulis: Raka Pradipta

Fotografer: Dwi Ratri Utomo