Frangipani Café Enjoy Cherry Crumble and Jaffle at Humble Café

Bertandang ke Frangipani Café, Anda akan disambut konsep ala rumahan yang humble dengan ukuran ruangan yang tidak seberapa besar, tapi ditata dengan begitu apik sehingga nyaman untuk sekedar bersantap santai. Letaknya bersebelahan dengan Spa Cikajang 63, di bilangan Jalan Cikajang Jakarta Selatan. Rupanya, kehadiran Frangipani Café pada awalnya ditujukan sebagai pelengkap Spa Cikajang 63 yaitu digunakan sebagai area ruang tunggu.

“Spa Cikajang 63 ini khusus wanita. Pernah ada seorang Bapak yang mengantar Istrinya melakukan perawatan di Spa dan terpaksa menunggu di luar. Kami melihat dan berpikir untuk memanfaatkan space area di sebelah Spa yang tidak terlalu besar untuk dibuat café kecil sebagai area menunggu yang nyaman. Jadi, didirikanlah Frangipani Café ini. Tapi, ternyata sambutannya begitu positif. Sekarang kami sedang merencanakan untuk membuat sebuah Central Kitchen untuk mendukung rencana menaikkan kapasitas produksi,” buka Rianti Cartwright, salah satu Founder dan Owner Frangipani Café.

Konsep Café yang Nyaman

Rianti memiliki café tersebut bersama 2 orang sahabatnya, Belinda Astrela dan Viola Ginex yang dibuka untuk umum sejak Januari 2013. Rianti dan Belinda yang juga pemilik dari Spa Cikajang 63 menjelaskan bahwa saat ini mereka sedang fokus pada penyediaan alat-alat untuk melengkapi Central Kitchen dan berharap ke depannya dapat memiliki café dengan space area yang lebih besar.

“Saat ini, space area di Frangipani Café memang tidak besar. Kapasitas tempat duduknya hanya sekitar 20-25 seats saja,” jelas Rianti. Ruangan café terbagi dua, dengan outdoor area yang terlihat nyaman dengan pohon rindangnya yang teduh.
Konsep café yang nyaman, sederhana, tidak terlalu formal dan santai memang dipilih sebagai konsep Frangipani Café,” jelas Rianti.

Nuansa yang terkesan klasik didapat dari jejeran photo frames yang memajang koleksi foto keluarga Rianti dan kedua pemilik lainnya. “Pengunjung bisa melihat sekilas kehidupan kami lewat foto-foto tersebut. Memang, kesannya jadi sangat personal,” jelas Rianti.

Signature Dish Cherry Crumble

Kebanyakan pengunjung yang datang ke Frangipani Café rupanya banyak yang mencari signature dish-nya, yaitu Cherry Crumble. “Cherry Crumble adalah salah satu best selling products kami, selain produk-produk lainnya seperti varian Crumble lainnya, Jaffles, Cupcakes hingga ke varian makanan dan minumannya,” ungkap Rianti.

Cherry Crumble yang ada di Frangipani Café rupanya diolah langsung oleh Rianti, Belinda dan juga Viola. “Resepnya memakai resep Neneknya Viola yang asli orang Jerman. Di sini kami menyajikannya dengan side dish berupa fresh whipped cream,” kata Rianti. Penyajian dengan whipped cream menurut Rianti memang mengikuti penyajian Cherry Crumble yang otentik.

Cherry Crumble menurut Rianti adalah Pie khas Jerman yang terbuat dari 3 elemen utama, yaitu pie dough atau adonan kulit pie, isian yang berupa buah ceri serta topping crumble yang renyah dan sedikit beraroma kayu manis. Citarasanya terbilang istimewa. Tidak terlalu manis ataupun asam dan ketika disantap dengan whipped cream justru semakin menaikkan citarasanya.

“Suami saya, Cas, suka sekali dengan Cherry Crumble buatan Viola. Dia juga yang memberi ide untuk menjual Cherry Crumble di Frangipani Café,” ungkap Rianti. Varian Crumble lainnya yang tersedia adalah Blueberry Crumble, Cherry and Blueberry Crumble, Plum Crumble dan Apple Crumble.

Jl. Cikajang No. 63 Jakarta Selatan

Written by Dewi Sri Rahayu
Photo by Hendri Wijaya