Venice Patisserie and Bistro Sajikan Makanan dan Cake Favorit Dengan Harga Terjangkau

25 tahun bukanlah waktu yang singkat bagi Sony Daryanani, founder dan owner Venice Patisserie dan Bistro dalam merintis dan memajukan usaha restorannya itu. Bermula dari hobi membuat kue sejak usia 13 tahun, justru pada akhirnya membuat wanita yang akrab disapa Sony ini memutuskan untuk membuka usahanya di bidang food and beverage. “Tahun 1980an saya membuka usaha penjualan kue dengan nama Venizia di daerah Bintaro Jakarta. Lalu, di tahun 2008 saya memutuskan untuk membuka restoran saya dengan mengganti nama menjadi Venice Patisserie and Bistro yang berlokasi di Tebet. Sedangkan tempat yang saya miliki di Bintaro itu sekarang khusus saya jadikan kitchen production house untuk menangani produksi kue. Tahun 2012 genap 25 tahun sudah saya merintis usaha ini,” jelas Sony.

Venice Patisserie and Bistro memiliki indoor dan outdoor area untuk mengakomodasi para pelanggan. Jika di indoor area Sony memanjakan pelanggan restorannya dengan fasilitas karaoke, maka di outdoor area terdapat meja bilyar. “Karaoke dan meja bilyar itu saya sediakan supaya para pelanggan yang datang dan menunggu pesanan tidak bosan, karena mereka dapat menggunakan fasilitas yang ada itu tanpa dikenakan biaya apapun,” kata Sony. Di salah satu sudut indoor area yang dilengkapi plasma TV yang mengakomodasi fasilitas karaoke, Sony memilih nuansa ungu sesuai warna favoritnya yang didesain dengan konsep elegan.

Aneka Cake Favorit
Salah satu menu andalan Venice yang dianggap sebagai signature cake Sony adalah American Chocolate Cake. “Sudah 25 tahun saya berjualan American Chocolate Cake,” jelas Sony. American Chocolate Cake yang terdiri dari lapisan chocolate sponge cake dan diberi filling chocolate ganache pekat memang terkesan sederhana tetapi memiliki rasa yang istimewa, seperti halnya ragam cake lainnya yang ada di Venice Patisserie and Bistro. “Triple Chocolate Cake dan Black Forest juga menjadi favorit pelanggan kami selain American Chocolate Cake. Sekarang karena sedang tren, Rainbow Cake menjadi salah satu best seller juga,” jelas Sonny.

Selain menghadirkan Rainbow Cake, Sony juga membuat Red Velvet Cake dan Blue Velvet Cake karena permintaan pelanggan yang sangat
tinggi. “Rainbow Cake yang saya buat setiap lapisan kuenya memiliki rasa yang berbeda. Misalnya hijau dengan rasa pandan atau green tea, biru dengan rasa mint, kuning dengan rasa lemon dan sebagainya. Untuk menghasilkan warna pada Rainbow Cake saya menggunakan cokelat warna yang sudah memiliki warna dan rasa yang saya campur dalam adonan cakenya,” ungkap Sonny.

Red Velvet Cake ala Sony menggunakan buah bit sehingga penggunaan red food colorings tidak mendominasi. Sedangkan untuk Blue Velvet Cake, Sony memilih membuat dengan rasa mint yang menjadi favoritnya. “Saya menggunakan food colorings berkualitas berwarna biru dengan food flavor mint untuk mendapatkan aroma mint yang menyegarkan. Sejauh ini para customer saya menyukai paduan rasa dan aroma yang ada pada Blue Velvet Cake, terbukti dari tingkat pesanannya yang tinggi,” kata Sony. Sony menyediakan pilihan whole cakes dan slices di showcase yang ada di Venice Patisserie and Bistro. “Whole cakes yang saya sediakan selalu sold out dalam waktu singkat. Karena dari segi harga juga masih terjangkau,” kata Sony. Ragam Cheese Cake seperti Blueberry Cheese Cake dan Strawberry Cheese Cake juga tersedia selain French Macaron yang hadir dalam berbagai rasa dan warna”.

Menu Andalan
Di menu bistronya, Sony banyak menghadirkan menu steak and grill, Italian food, Asian food serta American favorite seperti burger. Sony juga menyediakan all you can eat buffet dengan beragam sajian khas. “All you can eat buffet hanya tersedia di hari biasa saja. Menunya berkisar di Italian dan Asian food,” jelas Sony. Menu steak yang disajikan Sony banyak yang menurutnya menjadi andalan sejak restorannya dibuka. “Venisson Steak atau steak daging kangguru adalah salah satu menu andalan di sini yang disajikan dengan kiwi sauce sebagai penyeimbang rasa yang juga menyehatkan,” kata Sony.

Salmon Steak, US Wagyu Steak dan Wagyu Burger juga diakui Sony merupakan menu yang banyak di pesan oleh para customer yang datang. “Wagyu Burgernya terdiri dari 100 gr wagyu patty yang dibuat dari daging wagyu cincang. Untuk semua menu, saya tidak menggunakan MSG karena saya sangat peduli dengan sisi kesehatan pelanggan saya. Beberapa sayuran yang digunakan di sini organic dan fresh sehingga menjamin mutu makanannya,” ungkap Sony.

Untuk ragam minuman pelanggan juga dimanjakan dengan varian mocktail dan coffee drinks. Sony juga menyediakan flavored beer dan wine by glass. “Di varian mocktail favorit ada Sunset Beach yang dibuat dari campuran orange juice, pineapple juice, guava juice serta grenadine syrup. Saya juga membuat menu Beauty and Healthy Drinks yaitu racikan minuman yang dibuat yang memiliki khasiat selain untuk kesehatan juga untuk kecantikan, seperti Stress Buster ataupun Skinny Minnie yang diracik khusus bagi yang sedang berdiet. Tentunya khasiatnya dapat terasa jika diminum secara teratur,” kata Sony yang telah lama bekerja sama dengan beberapa Bank dan instansi lainnya dengan menjadi food and cake supplier.

Jl. Tebet Raya No. 72C Jakarta Selatan

Written by Dewi Sri Rahayu
Photo by Zachrie Ruzandy

x
Selamat Natal 2014 dan Tahun Baru 2014
Team Bakery Magazine Mengucapkan Selamat Hari Natal 2014 dan Tahun Baru 2014.