Fortune Cake Memberikan Solusi bagi Para Pelanggan

Bagi para pelaku bisnis cake decorating di Semarang, nama I Fen (Hung Cheng Fen) dan Agrippina Aileen yang tergabung dalam Fortune Cake sudah tidak asing lagi. Selain sudah kondang sejak dulu dalam menerima pesanan wedding atau birthday cake, kedua saudara sepupu ini juga membuka kursus cooking dan baking, serta toko bahan kue. Sementara Aileen berfokus pada mengajar peserta khusus, I Fen bertanggungjawab menerima pesanan cake dan mengelola toko.

Fortune Cake merupakan salah satu dari sebagian besar cake decorator yang beralih menggunakan fondant untuk wedding dan birthday cake. “Kami mengenal fondant sudah sejak lama sekali, namun masyakarat Semarang saat itu kurang menyukai rasanya. Seiring dengan berjalannya waktu, para produsen bisa menghasilkan fondant yang rasanya lebih enak. Masyarakat Semarang tentu tidak mau ketinggalan dari masyarakat Jakarta yang mulai bisa menerima fondant. Selama 15 tahun terakhir, penggunaan fondant semakin banyak di Fortune,” jelas Aileen.

Buttercream Yang Masih Tetap Diperlukan
Meskipun dari segi fleksibilitas dan penyimpanan fondant memiliki keunggulan, Aileen dan I Fen tetap percaya bahwa penggunaan buttercream merupakan dasar dari ilmu cake decorating. “Fungsi buttercream mirip seperti lem yang merekatkan cake dan fondant. Mempelajari dasar memang paling sulit, namun jika seseorang sudah bisa memoles cake menggunakan buttercream dengan halus dan lurus, maka tahap selanjutnya akan jauh lebih mudah. Harus saya akui, model dekorasi yang dihasilkan buttercream memang lebih terbatas, selain itu juga faktor cuaca turut berpengaruh.

Untuk membuat model yang rumit, buttercream harus ditangani di suhu ruangan yang dingin,” tutur Aileen. Sayangnya, proses dasar ini seringkali diabaikan oleh para cake decorator pemula. “Beberapa murid kami, terutama yang sudah pernah les cake decorating dari luar negeri sudah pandai menggunakan fondant, namun ketika disuruh memoles, mereka malah belum bisa. Pada aplikasinya, tidak setiap hari orang menggunakan fondant, terutama untuk cake hantaran, karena tidak semua orang suka dengan rasanya. Mereka yang mengutamakan rasa biasanya akan lebih memilih dekorasi buttercream untuk birthday cake, seperti rasa mocca caramel, black forest dan sebagainya,” tutur I Fen. Selain berbeda dari sisi penanganan, penggunaan cake untuk masingmasing bahan dekorasi ini juga berbeda. “Dekorasi buttercream bisa menggunakan seperti mandarin cake, lapis Surabaya atau cake lain yang ringan. Di sisi lain, penggunaan fondant harus dibarengi dengan cake yang lebih berat seperti fruit cake atau pound cake yang berfungsi untuk menahan beban fondant yang lebih berat daripada buttercream”

Kepuasan Pelanggan Segalanya
Fortune dapat menyesuaikan bujet yang dimiliki oleh para pelanggannya. “Bagi kami kepuasan pelanggan adalah prioritas penting. Beberapa pelanggan ada yang bahkan tidak sampai hati memotong birthday cake yang kami buat. Menurut mereka cakenya terlalu bagus untuk dipotong, ini benar-benar mereka sampaikan ke kami,” jelas Ifen. Namun bagaimanapun mereka Aileen dan Ifen selalu akan berusaha semampunya untuk bisa memuaskan para pelanggan Fortune Cake.

Jl. D.I. Panjaitan 15 Semarang

Written by Edwin Pangestu / Photo by Imam Saparisman

x
Selamat Natal 2014 dan Tahun Baru 2014
Team Bakery Magazine Mengucapkan Selamat Hari Natal 2014 dan Tahun Baru 2014.