Archive | June, 2012

Cooking Class: Belajar Membuat Sushi ala Sushi Tei


Melihat kepopuleran sushi saat ini, Universitas Bina Nusantara bekerjasama dengan Sushi Tei mengadakan cooking class pembuatan aneka macam sushi. “Ini merupakan workshop dari kampus kami dimana kebetulan Sushi Tei mempunyai program cooking class jadi kami tertarik untuk bekerja sama,” ujar Cassandra Etania selaku panitia acara dari cooking class ini.

Acara yang diadakan di Sushi Tei Central Park ini, terdiri dari 3 sesi, yaitu cooking class bersama Chef Firmansyah, salah seorang Chef di Sushi Tei Central Park, sesi hands-on, dan sesi membuat sushi kreasi sendiri. Ada 2 macam menu Sushi yang diajarkan oleh Chef Firman, yaitu Kani Corn Hand Roll dan Stamina Roll “Sushi ini dinamakan Handroll Cooking Class: Belajar Membuat Sushi ala Sushi Tei karena tidak membutuhkan alat bantu untuk membuatnya,” ujar Chef Firman.

Vera Kusliawan, selaku Marketing Manager Sushi Tei mengaku, “Ini merupakan kegiatan positif yang memang harus didukung dan juga menguntungkan kedua belah pihak,” ujarnya. Rara, salah seorang peserta mengaku sangat menyukai sushi sehingga tertarik untuk belajar membuatnya. “Saya termasuk salah seorang pelanggan setia Sushi Tei,” kata Rara.

Written by Marisa Aryani
Photo by Murenk

Comments { 0 }

Oriental Inspiration Baking Demo


Di bulan April lalu, Prambanan Kencana bersama Angel Yeast mengadakan Baking Demo di Prambanan Kencana-Angel Yeast Baking Centre Jakarta, dengan menghadirkan Master Chef Hu Hong An sebagai Chef Demonstrator. “Angel Yeast merupakan merek ragi Internasional dari China yang sudah sangat dikenal di dunia. Dari tahun 2008 sampai sekarang, Angel Yeast merupakan produsen ragi nomor 1 di Asia dan nomor 3 di dunia,” ungkap Ardi Nugroho, Marketing Manager dari Prambanan Kencana.

Chef Hong mendemonstrasikan 5 resep roti oriental, seperti Pumpkin Bread, Pooledo Toast, Dill Weed and Cheese Bread, Haman Toxiu Stollen serta Milk Sweet Bread. Hasil produk roti yang telah didemonstrasikan memiliki struktur serat roti yang baik dengan pori halus yang seragam.

Chef Hong pun menjelaskan keunggulan dari Angel Yeast yang memiliki waktu fermentasi yang lebih cepat sehingga lebih efisien dan aktivitas yeast dalam mengembangkan adonan roti yang lebih stabil. Bread Improver dari Angel Yeast yang juga digunakan saat baking demo, juga memiliki fungsi yang tak kalah penting yaitu membuat struktur gluten lebih kuat, menghasilkan roti yang lebih lembut serta memperpanjang usia roti.

Produk Angel Yeast yang didistribusikan oleh Prambanan Kencana terbagi dalam 3 kategori, yaitu Angel Yeast Brown, Angel Yeast White dan Angel Yeast Blue. “Angel Yeast Brown dan White dapat diaplikasikan ke dalam pembuatan Asian Sweet Bread (Taiwan bread, Japanese bread, dan sebagainya) sedangkan Angel Yeast Blue khusus untuk aplikasi European Bread maupun roti yang less sugar,” tutup Ardi Nugroho.

Written by Dewi Sri Rahayu
Photo by Albertus Dendy Indra

Comments { 0 }

Gandum Mas Kencana “China Splash” Membangun Kedetangan dengan Pelanggan secara Personal

Hubungan kerjasama dan intimasi akan berjalan lebih lancer jika kita mengenal para klien secara personal di lingkungan informal. Hal inilah yang mendasari GMK untuk mengadakan Customer Intimacy Program bertajuk “China Splash” ke Cina yang berlangsung pada 11-22 Mei 2012.

“Kami sudah merencanakan program ini sejak setahun yang lalu. Beberapa dari peserta tur sudah pernah ke Cina, oleh sebab itu kami harus memikirkan nilai lebih yang akan kami berikan pada tur kali ini. Selain wisata alam dan berbelanja, kami juga melakukan kunjungan ke Guangzhou Bakery Exhibition dan kunjungan ke toko grosir bahan kue untuk menambah wawasan para peserta,” ungkap Petrus Johannes Danang Wikandaru, yang akrab dipanggil PJ, General Manager Sales & Marketing PT. Gandum Mas Kencana (GMK).

Pada tur kali ini, GMK menginginkan peserta yang dating lebih banyak dari kalangan bakery owner, bukan hanya dari para manajer seperti yang terjadi pada tahun lalu. “Untuk menarik para owner untuk ikut serta, tentu saja dari pihak manajemen top level GMK juga ikut bergabung. Kami menurunkan tim yang cukup lengkap, mulai dari Ibu Susanna Solichin selaku Direktur GMK, saya selaku GM Sales & Marketing, Naprayanti (National Sales Manager Industry), Yuliska (Group Product Manager), hingga Sama Hariadi dan Deny Frederick (Technical Advisor). Jadi, jika ada peserta yang ingin berdiskusi mengenai bisnis, produk hingga aplikasi secara detail, kami siap melayani secara langsung,” tambah PJ.

Para Peserta Tur
Peser tatur kali ini merupakan perwakilan dari distributor, sub distributor, star wholesaler, toko, bakery, hingga jaringan outlet nasional. GMK mengundang PT. Prambanan Kencana selaku distributor nasional. Sementara itu, dari pihak sub distributor, GMK mengundang PT. Sempana (Medan), PT. Cahaya Setia (Samarinda) dan PT. Indo Harapan Makmur (Manado).
Untuk kategori star wholesaler, Jakarta diwakili oleh PT. Wahab, sementara dari Palu diwakili oleh CV. Sederhana. Pemilik toko bahan kue seperti Toko Yuli dan Toko Paten Jaya (Medan) serta Toko Delapan (Surabaya) juga turut serta dalam tur ini. Dari kalangan bakery, GMK mengundang Holland Bakery (Jakarta), Valentine Bakery (Tenggarong), Sweet Bakery (Samarinda), Saimen Bakery (Jambi), Oktias Bakery (Jakarta), Prima Rasa (Bandung), Donut Mokko (Semarang) dan tak ketinggalan Bolu Meranti (Medan). Selain itu GMK juga mengundang perwakilan dari national key chains yaitu KFC.

Kegiatan Tur
Rombongan tur berangkat dari Jakarta pada 11 Mei 2012 dengan penerbangan pukul 23.45 ke Shanghai. Ketika sampai pada pagi harinya, rombongan langsung diajak mengunjungi Zhouzhang, Kota Air paling terkenal di Cina, The Twin Bridge, Chengxu Temple dan Zhang House. Pada sorenya, rombongan bertolak ke Suzhou yang dijuluki Venesia dari Timur untuk mengunjungi Tiger Hill dan Liu Garden.

Pada hari-hari berikutnya mereka mengunjungi Hangzhou, Xian, Guilin dan ke kota terakhir yaitu Guangzhou pada Jumat 18 Mei. Setelah tiba di Guangzhou, rombongan diberi kebebasan untuk mengunjungi salah satu pusat perbelanjaan di kota ini yaitu Shangxia Jiu Lu Pedestrian Street. Keesokan harinya pada 19 Mei, peserta diajak mengunjungi Guangzhou Bakery Exhibition. Pada malamnya, rombongan diajak ke Yumin Restaurant yang menyajikan berbagai makanan seafood eksotis seperti bulu babi dan buaya. Di restoran ini peserta dapat melihat langsung proses pemotongan buaya yang masih hidup, suatu hal yang jarang ditemui.

Dodik Hakso (Manager Donat Mokko) mengaku bahwa selain mendapat banyak pengetahuan mengenai mesin, tampilan donat, dan packaging dari eksebisi, ia juga berhasil menjalin relasi baru yang akrab dengan sesama peserta. Pada awalnya, mungkin hanya sedikit sekali peserta yang mengenal satu sama lain, namun akhirnya kami bisa saling kenal lebih dekat karena suasana akrab yang tercipta. “Bagi saya acara karaoke di ruang meeting sangat sangat berkesan. Mereka yang tadinya enggan bernyanyi malah sampai seperti putus urat malunya ketika bernyanyi dan ajojing bersama baik dari kalangan tua, muda, pria, wanita, semuanya ikut gembira,” kata Dodik.

Meskipun China Splash selama 12 hari ini cukup melelahkan, GMK merasa bahwa tujuan dari penyelenggaraan acara ini telah tercapai. “Tujuan kami selain untuk menjalin kebersamaan, juga untuk menyediakan wadah bagi peserta untuk menambah wawasan dan memperluas networking. Banyak peluang bisnis dan pengembangan produk yang menjadi inspirasi bagi peserta pada acara ini,” jelas Susanna.

Untuk tahun depan, GMK merencanakan untuk mengadakan tur yang lebih menarik, namun mereka mengaku masih mempertimbangkan mengenai waktu pelaksanaannya. “Mungkin tur selanjutnya tidak akan sepanjang ini durasinya. Selain itu kami juga mendapat masukan dari pelanggan yang meminta agar tur diselenggarakan setelah Lebaran karena salah satu faktor penting yang harus dimaksimalkan dalam bisnis ini adalah penjualan menjelang Lebaran,” tambahnya.

Written & Photo by Edwin Pangestu

Comments { 0 }

Praline “Teh Tarik”

Bahan Teh Tarik Filling :
500 gr VIVO Topping Ace 500
40 gr Teh hitam kualitas baik
600 gr TULIP White Couverture
50 gr Delfi Cocoa Butter
60 gr Unsalted butter

Cara Membuat :
1. Masak VIVO Topping Ace 500 dan teh hitam hingga mendidih, biarkan infuse selama 15 menit.
2. Saring dan timbang, tambahkan VIVO Topping Ace hingga kembali menjadi 500 gr.
3. Tuangkan ke dalam TULIP White Couverture yang telah dilelehkan bersama dengan Delfi Cocoa Butter.
4. Tambahkan ke dalamnya unsalted butter, aduk hingga tercampur rata.
5. Dinginkan pada suhu kamar.

Penyelesaian :
1. Siapkan cetakan praline polycarbonate, semprotkan chocolate colored cocoa butter (pewarna khusus cokelat dari cocoa butter) menggunakan air brush, biarkan set di suhu ruang ber AC.
2. Semprotkan kembali yellow colored cocoa butter ke dalam cetakan polycarbonate, biarkan kembali set di ruang ber AC.
3. Poles dengan gold dust.
4. Lanjutkan proses selanjutnya seperti membuat kulit praline menggunakan TULIP White Couverture.
5. Isi dengan Teh Tarik Filling, diamkan di suhu kamar.
6. Tutup bagian bawah menggunakan chocolate transfer sheet.

Keterangan Produk :
1. TULIP White Couverture : Cokelatnya begitu lembut, seimbang dan seksi serta menjadi favorit para penggemar cokelat yang menyukai hidangan kue lezat berwarna putih.
2. VIVO Topping Ace 500 : Perpaduan antara 50% krim hewani dan 50% krim nabati. Rasanya tidak manis, lebih gurih dan menghasilkan volume 3 kali pengembangan setelah dikocok.
3. Delfi Cocoa Butter : Minyak cokelat murni dengan kemasan 25 kg

Recipe by Chef Benty Diwansyah
(The Embassy of Chocolate TULIP)

 

Photo by Imam Saparisman

Comments { 0 }

Olive Lemon Tea

Bahan Green Tea Sponge :
125 gr Gula pasir
3 btr Telur
5 btr Kuning telur
25 gr Maizena
25 gr Susu bubuk full cream
15 gr Green tea powder
100 gr Terigu protein rendah
15 gr Cake emulsifier
30 gr Susu segar
50 gr Colavita Extra Virgin Olive Oil

Cara Membuat :
1. Kocok seluruh bahan kecuali susu segar dan Colavita Extra Virgin Oil hingga mengembang sempurna.
2. Tambahkan ke dalamnya susu segar dan Colavita Extra Olive Oil sambil dikocok perlahan dan tercampur rata.
3. Tuangkan adonan dalam 2 buah loyang bulat Ø 20 cm yang telah dialasi dengan kertas minyak.
4. Panggang dengan suhu 1800C selama 25 menit.

Bahan Green Tea Mousse :
90 gr Susu segar
10 gr Green tea powder
170 gr TULIP White Couverture (dicincang)
5 gr Gelatine bubuk ( rendam dengan air dingin )
185 gr VIVO Topping Ace 500

Cara Membuat :
1. Masak susu segar dan green tea powder hingga mendidih. Angkat dari kompor.
2. Masukkan gelatin yang telah direndam air dingin aduk hingga larut.
3. Tuangkan cokelat aduk hingga cokelat meleleh biarkan dingin.
4. Campur dengan VIVO Topping Ace 500 yang telah dikocok 60%.

Bahan Green Tea Glaze :
300 gr Gula pasir
150 gr Air
8 gr Green tea powder
300 gr Glucose
200 gr Susu kental manis
30 gr Gelatine (rendam dalam 100 gr
air dingin)
100 gr TULIP White Couverture (lelehkan)
300 gr Nuetral gel

Cara Membuat :
1. Masak gula pasir, air dan glucose hingga 1010C.
2. Tambahkan ke dalamnya susu kental manis dan green tea powder.
3. Masukkan juga gelatine yang telah direndam air dingin.
4. Tuangkan ke dalamnya TULIP White Couverture yang telah dilelehkan, aduk dengan immersion blender hingga rata tambahkan ke dalamnya neutral gel.

Bahan Lemon Cream :
125 gr Gula pasir
100 ml Fresh lemon juice
4 btr Telur
5 gr Gelatine (rendam dalam 30 gr
air dingin)
70 gr Mentega tawar

Cara Membuat :
1. Campurkan semua bahan jadi satu kecuali mentega dan gelatin, masak dengan bain marie hingga mengental.
2. Masukkan ke dalamnya gelatin yang telah direndam dalam air dingin dan mentega tawar kocok dengan immersion blender hingga rata.
3. Tuangkan dalam cetakan ring Ø 18 cm yang telah dialasi dengan plastic wrap, bekukan.

Penyelesaian :
1. Siapkan cetakan cake ring uk Ø 20 cm alasi dengan plastic acetate, spuitkan green tea mousse ke dalamnya.
2. Potong green tea sponge menjadi 2 layer, letakkan layer pertama di atas green tea mousse basahi dengan syrup sake.
3. Letakkan juga lemon cream yang masih beku di dalamnya.
4. Spuitkan kembali green tea mousse dan tutup dengan green tea sponge layer kedua basahi kembali dengan syrup sake.
5. Bekukan dalam freezer.
6. Keluarkan dari cetakan dan siram dengan green tea glaze, biarkan set dalam chiller.
7. Taburi bagian atasnya dengan sedikit gold dust dan beri dekorasi dari white chocolate.

Keterangan Produk :
1. Colavita Extra Virgin Olive Oil : Berasal dari buah zaitun terbaik di Italia, yang merupakan perasan pertama sehingga memiliki rasa, aroma dan warna yang sempurna.
2. TULIP White Couverture : Cokelatnya begitu lembut, seimbang dan seksi serta menjadi favorit para penggemar cokelat yang menyukai hidangan kue lezat berwarna putih.
3. VIVO Topping Ace 500 : Perpaduan antara 50% krim hewani dan 50% krim nabati. Rasanya tidak manis, lebih gurih dan menghasilkan volume 3 kali pengembangan setelah dikocok.

Recipe by Chef Benty Diwansyah
(The Embassy of Chocolate TULIP)

Comments { 0 }

Green Tea Wholemeal Bun

 

Bahan :
10 gr Puratos S 500 Acti-Plus
800 gr Terigu protein tinggi
15 gr Puratos Okedo
200 gr Puratos Easy Wholemeal
150 gr Gula
30 gr Susu bubuk
10 gr Garam
120 gr Telur
450 gr Air
120 gr Margarine
3 gr Green tea powder
250 gr Kismis

Topping :
100 gr Terigu protein sedang
100 gr Air
30 gr Minyak
1 gr Green tea powder
5 gr Pistachio powder

Cara Membuat :
1. Aduk semua bahan dengan kecepatan rendah, kecuali margarine dan kismis. Setelah menyatu naikkan kecepatan hingga setengah kalis.
2. Masukkan margarine, dan aduk kembali hingga kalis, kemudian masukkan kismis.
3. Istirahatkan selama 30 menit.
4. Bulatkan adonan menjadi 60 gr sebanyak 28 buah, letakkan di atas loyang roti ukuran 60X40 cm secara berdekatan.
5. Istirahatkan kembali selama 60 menit dalam suhu 350 C , biarkan menyatu.
6. Topping : campur terigu, air dan minyak hingga menyatu, masukkan ke dalam piping bag.
7. Berikan topping di atasnya, panggang dalam suhu 2000 C selama 12 menit.
8. Setelah matang, taburi dengan green tea powder dan pistachio powder.

Recipe by Team Technical Puratos Indonesia

 

Photo by Imam Saparisman

Comments { 0 }

Green Tea Red Bean Cake

 

Bahan A :
12 bt Kuning telur (240 gr)
2 bt Putih telur (60 gr)
130 gr Gula pasir
¼ st Vanili bubuk

Bahan B :
45 gr Terigu protein sedang
15 gr Green tea bubuk
20 gr Susu bubuk full cream

Bahan C :
12 gr Cake emulsifier
Bahan D (dilelehkan) :
50 gr FILMA BOS
70 gr FILMA margarine

Bahan E :
1 kaleng Kacang merah (red bean)

Cara Membuat :
1. Kocok bahan A sampai mengembang dan kental lalu masukkan bahan B dan kocok merata.
2. Masukkan bahan C lalu kocok sampai mengembang dan kental.
3. Masukkan bahan D lalu aduk merata.
4. Siapkan 2 loyang persegi panjang ukuran 22 x 22 x 3 cm yg sudah dialasi kertas roti dan dipoles margarine.
5. Tuangkan adonan lalu ratakan.
6. Panggang dengan panas oven 1800 C selama 20 – 25 menit.
7. Setelah matang dan dingin 1 lapis cake green tea dilapis dengan butter cream lalu beri kacang merah kalengan.
8. Kemudian lapisi kembali dengan cake green tea.dan spuitkan butter cream di atasnya.
9. Hias atasnya dengan butter cream dan taburi dengan green tea bubuk.

Butter cream
Bahan :
500 gr FILMA Bakers Cream Fat
150 gr Susu kental manis
350 gr Gula cair fructose

Cara Membuat :
Kocok semua bahan sampai mengembang dan tercampur merata.

Recipe by Koko Hidayat
Technical Bakery Advisor Culinary Head PT SMART Tbk

 

Photo by Murenk

Comments { 0 }