Prambanan Kencana: Relasi dengan Pelanggan Kunci

Sementara banyak perusahaan lain yang berfokus untuk memperkenalkan produk-produk mereka di FHT 2012, PT. Prambanan Kencana malah berfokus untuk menjaga dan terus membangun relasi dengan para pelanggan. “Di bisnis foodservice ini yang dibangun adalah relationship. Bukan produknya yang terlalu ditonjolkan. Jadi yang lebih penting adalah dengan siapa dia bekerjasama karena dalam hal ini, bisnis para klienlah yang dipertaruhkan. Kami merasa perlu menonjolkan nama Prambanan Kencana karena ketika segmen pelanggan B2B (Business to Business) mengalami masalah, nama kamilah yang akan mereka cari, bukan merek yang kami distribusikan,” kata Ardi Nugroho, Marketing Manager Food Service PT. Prambanan Kencana.

 

Prambanan Kencana merupakan salah satu distributor bahan makanan terbesar di Indonesia yang mendistribusikan lebih dari 50 merek baking and food ingredient. Sunny Gem, Jansen, Engel, Borges, Ireks, Fondx, Adeka, La Costena, Yu Ai, Carma adalah beberapa brand besar dunia yang didistribusikan oleh Prambanan Kencana. “Selain sebagai distributor, kami juga melakukan aktifitas marketing. Untungnya semua produk yang kami pegang memiliki keunikan masing-masing, sehingga bisa saling bersinergi ketika melakukan kegiatan promosi. Pada pameran seperti FHT2012, kami memberikan sample produk sehingga kami bisa mendapatkan feedback secara langsung dari mulut pelanggan,” aku Ardi.

 

Jenis-Jenis Pelayanan Prambanan Kencana 

Prambanan Kencana memiliki beberapa jenis interaksi pelayanan yang dilakukan dengan pelanggan. Salah satu yang paling dasar adalah menjaga supply logistik agar tidak terganggu. “Pada tahap yang lebih tinggi, pelanggan kami menginginkan produk tertentu yang harus dicustomized dan dideveloped khusus hanya untuk mereka yang bisa dibicarakan. Beberapa bakery terkemuka yang menjadi klien Prambanan Kencana sengaja memesan cokelat yang didesain khusus untuk bisnis mereka. Salah satu perusahaan retail terbesar juga membutuhkan produk gluten free khusus untuk cabang mereka di Bali,” ungkap Ardi.

Prambanan Kencana menyebut pilihan layanan terakhir dengan nama Total Solution. “Total Solution bersifat untuk mengembangkan bisnis mulai dari diskusi, ide dan aplikasi produk, hingga ke display produk dan promosi. Kami memahami kesibukan para owner bakery sehingga mereka tidak memiliki waktu untuk mengembangkan bisnis mereka”.

Secara umum, Ardi menilai pasar Bali dan Jakarta sangat potensial untuk produk impor karena daya belinya tinggi. “Perbedaan mendasar antara keduanya adalah di segmen. Kami membagi pelanggan Prambanan Kencana ke dalam 7 segmen yaitu bakery, cafe, katering, hotel, home industry, restoran, dan specialty store (contohnya toko bahan kue). Di Jakarta, pasar bakery lebih besar sementara di Bali lebih besar di segmen hotel mengingat banyak turis asing. Produk seperti olive oil dan European bread penjualannya lebih baik di Bali,” ungkap Ardi.

Kiprah Prambanan Kencana membuktikan bahwa tugas distributor tidak hanya semata mendistribusikan produk semata. Sebagai perwakilan banyak merek luar negeri di Indonesia, Prambanan Kencana mengemban tanggung jawab untuk menerima keluhan pelanggan sekaligus membantu memberikan solusi atas masalah mereka.

 

Written and photo by Edwin Pangestu

 

x
Selamat Natal 2014 dan Tahun Baru 2014
Team Bakery Magazine Mengucapkan Selamat Hari Natal 2014 dan Tahun Baru 2014.