Pasar Murah Rakyat EPFM Dukung Usaha Pemerintah Kendalikan Harga Sembako

Ibu rumah tangga yang kebanjiran order kue dadakan merupakan cerita yang biasa di bulan Ramadhan. Beberapa hidangan favorit Lebaran seperti cookies, bolu, brownies, chiffon, donat, martabak manis, dan gorengan tentu saja menggunakan terigu sebagai bahan baku utama. Oleh sebab itu, Eastern Pearl Flour Mills (EPFM) memanfaatkan momen ini untuk memasarkan produk unggulan mereka, terigu serba guna protein sedang “Kompas” dalam kemasan 1 kg dalam rangkaian kegiatan Pasar Murah Rakyat pada 18 – 19 Agustus 2011 di Rawa Badak, Jakarta Utara. Dengan kemasan 1kg yang praktis, tentu saja sasaran utama mereka adalah para ibu rumah tangga dan UMKM sebagai pengguna.

“Acara tahunan ini diadakan oleh Dinas Perindustrian, Dinas Koperasi dan Pemda DKI Jakarta dalam rangka menyambut Bulan Ramadhan. Selain agar rakyat dapat menikmati sembako murah, acara ini kami ikuti untuk membantu program pemerintah mengendalikan harga”, jelas Gunawan Zabdiel, Technical Marketing Support EPFM. Sebelumnya EPFM juga mengikuti acara ini di Lapangan Palad, Cakung pada 15 – 16 Agustus lalu. Kegiatan ini akan berlangsung selama bulan Ramadhan di beberapa lokasi di Pulau Jawa.

Dalam kesempatan kali ini, pemerintah mensubsidi para peserta Pasar Murah Rakyat. Untuk produk EPFM, terigu Kompas 1 kg yang biasa dijual Rp 7.000 mendapat subsidi sebesar Rp 1.500. Momen ini tentu saja dimanfaatkan betul oleh masyarakat dengan cara membeli terigu dalam jumlah banyak. Hanya dalam waktu 2 hari, EPFM telah menjual lebih dari 1.000 kg terigu Kompas.

Pasar Tradisional Memiliki Nilai Penting
Menurut Gunawan, kemasan 1 kg ini disukai ibu rumah tangga karena lebih higienis dan praktis. “Selain itu kami bisa yakin bahwa terigu ini benar-benar merek Kompas. Karena pada beberapa pasar tradisional yang menggunakan sistem terigu timbangan (scooping), pelanggan tidak bisa memastikan apakah terigu yang dimaksud sesuai yang diminta”, tambahnya.

Pengalaman di lapangan membuktikan bahwa brand Kompas telah cukup dikenal masyarakat. Hal ini tentu saja berkat strategi EPFM untuk memperkuat jalur distribusi dari pasar tradisional terlebih dahulu untuk meningkatkan brand awareness. Selain itu, pasar tradisional terbukti lebih maksimal dan sesuai dengan daya beli masyarakat dan penyerapan produk. Target distribusi utama mereka adalah Pulau Jawa, bahkan terigu Kompas telah tersedia di hampir semua pasar tradisional di wilayah Jakarta.

“Daya beli dan penyerapan produk jauh lebih maksimal jika melalui pasar tradisional”, jelas Gunawan. Terigu Kompas adalah produk EPFM yang memiliki beberapa keunggulan yaitu butirannya lebih halus sehingga pelanggan tidak perlu mengayak terlebih dahulu. Keunggulan lainnya adalah jumlah produk yang dihasilkan (yield) lebih banyak, jangkauan aplikasi produk yang luas dan bervariasi, serta dihasilkan oleh EPFM yang telah dikenal baik oleh masyarakat.

Kegiatan Pasar Murah Rakyat merupakan acara yang menguntungkan semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, sekaligus peserta seperti EPFM. Dengan subsidi yang diberikan pemerintah, masyarakat mampu mendapatkan barang dengan harga murah yang kemudian akan meningkatkan produktivitas UMKM selama bulan Ramadhan.