EPFM, Lauw Bakery

Jl. R.S. Fatmawati No.42A Jakarta


Membuktikan kesungguhan dalam memproduksi roti dengan gaya konvensional, Lauw Bakery telah teruji eksistensinya selama 50 tahun sejak berdiri di tahun 1960an. Tempat produksi dan gerai yang terdapat di Pulo Gadung, Pondok Aren, Fatmawati, Boplo, Bintaro telah menjadi salah satu cerita tentang perjuangan usaha roti di Jakarta yang masih bertahan. Ditemui di gerai Fatmawati, Ronico Yuswardi, merupakan salah satu penerus generasi kedua Lauw Bakery, sangat optimis dengan bisnis yang berbasisi tepung terigu ini. “Roti yang kami buat masih mempertahankan resep dan juga tampilan yang sama seperti Lauw di tahun-tahun sebelumnya. Karena kami sadar bahwa itulah identitas yang harus kami tunjukkan kepada masyarakat Jakarta yang gemar makan roti,”ujar Nico, panggilan akrab Ronico.


Memiliki lebih dari 300 gerobak roti yang merupakan ujung tombak pemasaran roti Lauw Bakery, tersebar di kawasan Jabodetabek. “Tempat produksi sengaja dibangun di beberapa tempat, agar kami selalu bisa memberikan roti yang fresh kepada pelanggan setia roti Lauw,” jelas Nico. Selain roti gambang yang merupakan ciri khas roti orang Betawi, Lauw Bakery juga masih memproduksi roti buaya yang juga merupakan tradisi orang betawi ketika melangsungkan pernikahan. “Tidak banyak bakery yang masih memproduksi roti buaya atau juga yang berbentuk kepiting. Selama tradisi memberi hantaran untuk pernikahan dengan roti buaya masih berjalan, kami akan terus memproduksinya,”lanjut Nico.

Lauw Bakery bisa bertahan dan terus berkembang hingga sekarang juga berkat kesetiaan pelanggan yang saat ini sudah mencapai tiga generasi. Tidak menutup diri dengan trend yang sedang berkembang, beberapa roti dengan style Taiwan juga tersedia seperti roti abon, roti dengan topping daging dan lainnya. “Kita harus membuka diri dengan trend yang sedang berkembang sembari tetap mempertahankan identitas. Itulah yang membuat Lauw Bakery tetap bertahan hingga sekarang,”ujar Nico yang juga sedang membuat satu produk baru yaitu bread crumb dengan nama Panko.


Dukungan EPFM Yang Penting Bagi Usaha
Sejak tahun 2005 Lau Bakery telah menjadi salah satu pelanggan setia PT.EPFM dengan tiga jenis terigu yang dipakai yaitu Gerbang, Pirana dan Kompas. Tepung terigu merupakan salah satu bahan utama dalam produksi roti yang memerlukan perhatian khusus, baik dalam proses produksi maupun dalam cara penyimpanan agar kualitas akhir roti selalu baik dan stabil.

“Kami sangat puas dengan kerjasama yang selama ini dijalin dengan EPFM. Selain kualitas terigu yang stabil, keberadaan terigunya juga aman. Jadi kami tidak perlu khawatir kehabisan stock,” jelas Nico. Salah satu dukungan penting dari EPFM adalah dengan mengirimkan team technical secara berkala untuk test product atau memberikan informasi mengenai teknik atau trend terbaru dalam produksi roti kepada para Baker di Lauw Bakery.

x
Selamat Natal 2014 dan Tahun Baru 2014
Team Bakery Magazine Mengucapkan Selamat Hari Natal 2014 dan Tahun Baru 2014.